الكهف (Al-Kahf)

Per AyatMushaf
فَانْطَلَقَا
maka keduanya pergi/berjalan
ۗحَتّٰٓى
sehingga
اِذَا
tatkala
لَقِيَا
keduanya bertemu
غُلٰمًا
anak muda
فَقَتَلَهٗ
maka (Khaidir) membunuhnya
ۙقَالَ
(Musa) berkata
اَقَتَلْتَ
mengapa kamu membunuhnya
نَفْسًا
jiwa/orang
زَكِيَّةً؈ۢ
yang suci
بِغَيْرِ
tanpa
نَفْسٍۗ
jiwa/orang
لَقَدْ
sesungguhnya
جِئْتَ
kamu mendatangkan
شَيْـًٔا
sesuatu
نُكْرًا
mungkar
۔
﴿٧٤﴾
Maka berjalanlah keduanya; hingga ketika keduanya berjumpa dengan seorang anak muda, maka dia membunuhnya. Dia (Musa) berkata, “Mengapa engkau bunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sungguh, engkau telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar.”
2214 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Khadir menerima permohonan maafnya. Kemudian mereka berdua keluar dari kapal itu. Maka ketika mereka berjalan di tepi laut, tiba-tiba mereka melihat anak kecil sedang bermain dengan sekumpulan anak-anak lainnya. kemudian khadir membunuhnya.Maka musa pun mengingkari perbuatan khadir dan berkata, ”bagaimana engkau membunuh jiwa yang masih suci, belum mencapai usia taklif, sedangkan ia tidaklah membunuh satu jiwa sehingga pantas untuk dibunuh karenanya? sungguh engkau telah melakukan perbuatan mungkar yang besar. ”

Sumber: https://tafsirweb.com/4900-surat-al-kahfi-ayat-74.html

Tafsir as-Sa'di

74. “Maka berjalanlah keduanya; hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak,” yaitu anak kecil “maka dia mem bunuhnya,” Khidhir membunuhnya. Kemarahan pun semakin menjadi-jadi pada Musa, kecemburuan agamanya sontak muncul ketika Khidhir membunuh seorang anak kecil yang belum berbuat dosa. “Musa berkata, ‘Mengapa kamu bunuh jiwa yang masih bersih, bukan karena dia membunuh orang lain. Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang mungkar’.” Kemungkaran mana yang sebanding dengan membunuh anak kecil yang belum ternoda oleh dosa, dan ia pun tidak membunuh orang lain?Teguran Musa yang pertama muncul karena kelupaan. Sedangkan sanggahan ini bukan karena lupa, tetapi karena tidak sabar.

Sumber: https://tafsirweb.com/4900-surat-al-kahfi-ayat-74.html

Tafsir Al-Wajiz

74. Maka setelah melangkah dari perahu keduanya berjalan lagi, hingga ketika keduanya berjumpa dengan seorang anak. Lantas Khidhr membunuh anak itu.Kemudian Musa berkata: "Mengapa kamu tega membunuh jiwa yang masih bersih, tanpa sebab bahwa dia telah membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu kemungkaran dalam hal agama."

Sumber: https://tafsirweb.com/4900-surat-al-kahfi-ayat-74.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 74-76 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka berjalanlah keduanya) yaitu setelah itu (hingga tatkala keduanya berjum­pa dengan seorang anak, maka Khidhir membunuhnya) penjelasan sebelumnya disebutkan bahwa anak itu sedang bermain dengan anak lainnya di salah satu wilayah itiu. Lalu nabi Khidhir sengaja menangkap anak yang paling tampan dan paling cerah di antara mereka, lalu membunuhnya. Dalam suatu riwayat, nabi Khidhir cara mencabut kepala­nya.Hanya Allah yang lebih mengetahui. Ketika nabi Musa menyaksikan hal itu, dia mengingkarinya dengan protes yang lebih keras daripada yang pertama. dan berkata: (Mengapa kamu bunuh jiwa yang bersih) yaitu yang masih kecil dan belum melakukan hal kotor, dan dosa apapun, lalu kamu membunuhnya (bukan karena dia membunuh orang lain) yaitu, tanpa alasan pembunuhan (Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang mungkar) yaitu suatu perbuatan mungkar yang jelas (Khidhir berkata, "Bukankah sudah kukatakan kepadamu bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat sabar bersamaku” (75)) menguatkan syarat pertama yang telah diajukan. Oleh karena itu nabi Musa berkata: (Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali ) ini) yaitu jika aku menanyakan sesuatu kepadamu sesudah ini (maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur kepadaku) yaitu, aku sudah memberi maaf kepadamu berkali-kali.

Sumber: https://tafsirweb.com/4900-surat-al-kahfi-ayat-74.html

Informasi

Surat

الكهف (Al-Kahf)

Goa — 110 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

74 dari 110 ayat

Juz

Juz 15

Halaman

Halaman 301

Ruku

Ruku 261

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 60 (120/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2214 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-18