البقرة (Al-Baqarah)

Per AyatMushaf
يَسْـَٔلُوْنَكَ
mereka bertanya kepadamu
مَاذَا
apa yang
يُنْفِقُوْنَ
mereka nafkahkan
ۗ
قُلْ
katakanlah
مَآ
apa
اَنْفَقْتُمْ
kamu nafkahkan
مِّنْ
dari
خَيْرٍ
kebajikan/harta
فَلِلْوَالِدَيْنِ
maka untuk kedua orang tuamu
وَالْاَقْرَبِيْنَ
dan kaum kerabat
وَالْيَتٰمٰى
dan anak-anak yatim
وَالْمَسٰكِيْنِ
dan orang-orang miskin
وَابْنِ
dan orang-orang yang
السَّبِيْلِ
perjalanan
ۗ
وَمَا
dan apa saja
تَفْعَلُوْا
kalian kerjakan
مِنْ
dari
خَيْرٍ
kebajikan/harta
فَاِنَّ
maka sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
بِهٖ
dengannya
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
﴿٢١٥﴾
Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan.” Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.
222 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sahabat-sahabatmu bertanya kepadamu (wahai nabi), tentang apa yang dapat mereka infakkan dari jenis-jenis harta mereka untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan kepada siapa mereka menginfakkannya. katakanlah kepada mereka," infakkanlah harta apa saja yang tersedia pada diri kalian dari berbagai macam harta yang halal lagi baik. dan jadikanlah infaq kalian teruntuk kedua orang tua, dan orang-orang dekat dari keluarga kalian, kaum kerabat kalian, anak-anak yatim yang meinggal bapaknya sebelum mereka mencapai usia balig, orang orang fakir yang tidak mendapatkan sesuatu untuk mencukupi dan menutupi kebuthan mereka, musafir yang terlilit kebutuhan yang jauh dari keluarga dan hartanya." Dan kebaikan apapun yang kalian perbuat, Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui nya.

Sumber: https://tafsirweb.com/843-surat-al-baqarah-ayat-215.html

Tafsir as-Sa'di

215. Maksudnya, mereka bertanya kepadamu tentang nafkah, dan ini mencakup pertanyaan tentang apa yang diinfakkan dan siapa yang akan diberikan infaq. Allah menjawab mereka tentang hal itu, maka FirmanNya, “apa saja harta yang kamu nafkahkan,” artinya, harta yang sedikit atau banyak, maka orang yang paling utama menerima harta itu dan yang paling berhak untuk didahulukan serta paling besar hak mereka atas semua doa kedua orang tua yang diwajibkan atasmu berbakti kepadanya dan haram bagimu durhaka kepadanya.Di antara cara berbakti paling agung kepada mereka adalah memberi nafkah kepada keduanya, dan diantara keduanya akan yang paling besar adalah tidak memberi nafkah bagi keduanya. Karena itu, memberi nafkah kepada keduanya adalah wajib atas seorang anak yang berada dalam kondisi lapang. Setelah kedua orang tua adalah sanak saudara menurut tingkatannya, yang terdekat lalu yang lebih dekat menurut kedekatannya dan kebutuhannya; karena memberi nafkah kepada mereka adalah sebuah sedekah dan silaturahim. “Dan anak-anak yatim.” Mereka adalah anak-anak kecil yang tidak memiliki orang yang menafkahi mereka, sehingga mereka adalah orang-orang yang biasanya sangat membutuhkan, mereka tidak mampu mengurusi kemaslahatan diri mereka sendiri dan tidak ada orang yang mencari nafkah untuk mereka.Allah mewasiatkan mereka kepada hamba-hambaNya sebagai kasih sayang dariNya kepada mereka dan kemurahanNya. “Dan orang-orang miskin.” Mereka ini adalah orang-orang yang membutuhkan dan terdesak, serta dililit kekurangan, maka mereka itu diberi nafkah demi menutupi kebutuhan mereka dan mencukupkan mereka. “Dan orang yang berada dalam perjalanan,” yaitu orang asing yang kehabisan bekal di negeri asing, dia diberi pertolongan untuk melanjutkan perjalanannya dengan memberi nafkah agar sampai kepada tujuannya. Setelah Allah menghususkan mereka yang telah disebutkan dalam ayat itu karena kebutuhan mereka yang sangat mendesak, maka Allah menyebutkan secara umum seraya berfirman, “Dan kebaikan apa saja yang kamu buat,” seperti bersedekah terhadap mereka atau selain mereka, bahkan sebagai bentuk ketaatan dan pendekatan diri, karena itu termasuk dalam kategori kebaikan, “maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui nya.” Allah akan membalasnya buat kalian dan menjaganya untuk kalian, sesuai dengan niat dan keikhlasannya, banyak dan sedikitnya nafkah yang diberikan, kebutuhan yang mendesak terhadapnya dan besarnya manfaat dan gunanya.

Sumber: https://tafsirweb.com/843-surat-al-baqarah-ayat-215.html

Tafsir Al-Wajiz

215. Wahai nabi, mereka bertanya kepadamu tentang apa yang seharusnya mereka infakkan? Maka jawablah tentang pemberian yang utama, hal itu untuk menjelaskan orang yang memberi infak, “Maka harta yang hendak kalian infakkan itu, berikanlah kepada kedua orang tua, kerabat, anak yatim, fakir miskin, dan musafir yang berhenti di tengah perjalanannya, Dan kebaikan yang kalian berikan kepada mereka atau orang lain itu, Allah Maha mengetahuinya dan akan membalasnya.Ath-Thabari meriwayatkan dari Ibnu Juraij yang berkata: “Orang-orang mukmin bertanya kepada rasulullah ﷺ tentang sebaiknya mereka menginfakkan harta mereka dimana, lalu turunlah ayat {Yas’aluunaka maa dzaa yunfiquun…}”

Sumber: https://tafsirweb.com/843-surat-al-baqarah-ayat-215.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Muqatil bin Hayyan mengatakan,”Syat ini menjelaskan tentang berinfak dengan ikhlas. As-Suddi mengatakan,”Ayat ini dinasakh dengan ayat zakat” dan ada pandangan tentang ayat itu. Makna ayat ini “Mereka bertanya kepadamu bagaimana mereka harus berinfak?” Ini adalah pendapat Ibnu Abbas dan Mujahid.Lalu Allah menjelaskan tentang hal tersebut, Dia berfirman, (Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan") yaitu infakkanlah harta kalian untuk beberapa orang ini, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits “Ibu, ayah, dan saudaramu, kemudian orang-orang yang lebih membutuhkan darimu” Maimun bin Mihran membaca ayat ini dan kemudian berkata,"Ini adalah sasaran infak, dimana tidak disebutkan di dalamnya drum, seruling, patung-patung kayu, atau hiasan dinding" Kemudian Allah berfirman, (Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya) yaitu Bagaimanapun kebaikan yang kalian lakukan, maka Allah mengetahuinya.Dia akan memberikan balasan kepada kalian atas tindakan tersebut dengan balasan yang lebih baik, karena Allah tidak akan berlaku zalim bahkan seberat dzarrah

Sumber: https://tafsirweb.com/843-surat-al-baqarah-ayat-215.html

Informasi

Surat

البقرة (Al-Baqarah)

Sapi — 286 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

215 dari 286 ayat

Juz

Juz 2

Halaman

Halaman 33

Ruku

Ruku 27

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 7 (13/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-222 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-2