مريم (Maryam)

Per AyatMushaf
اَسْمِعْ
alangkah tajam pendengaran
بِهِمْ
dengan mereka
وَاَبْصِرْۙ
dan alangkah terangnya penglihatan
يَوْمَ
pada hari
يَأْتُوْنَنَا
mereka datang kepada kami
لٰكِنِ
tetapi
الظّٰلِمُوْنَ
orang-orang yang zalim
الْيَوْمَ
pada hari ini
فِيْ
dalam
ضَلٰلٍ
kesesatan
مُّبِيْنٍ
yang nyata
﴿٣٨﴾
Alangkah tajam pendengaran mereka dan alangkah terang penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.
2288 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Alangkah tajam pendengaran dan pandangan mereka pada hari kiamat pada hari mereka datang kepada Allah ketika semua itu sudah tidak bermanfaat bagi mereka!! Akan tetapi, orang-orang yang berbuat zhalim ketika mereka di dunia, berada dalam jarak yang sangat jauh dari kebenaran.

Sumber: https://tafsirweb.com/5084-surat-maryam-ayat-38.html

Tafsir as-Sa'di

38. “Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari (ketika) mereka datang kepada Kami,” maksudnya alangkah baik pendengaran dan penglihatan mereka kala itu. Sehingga mereka mengakui kekufuran dan kesyirikan serta ucapan-ucapan mereka. Mereka mengatakan, ""Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin". (As-Sajdah:12).Pada Hari KIamat, mereka benar-benar meyakini apa yang sebenarnya telah mereka lakukan. “Tetapi orang-orang yang zhalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.” Mereka tidak memiliki argument dalam kesesatan ini. Karena mereka itu antara orang yang menentang lagi sesat di atas bukti nyata, (atau mengetahui kebenaran tetapi menabraknya), dengan orang yang sesat dari jalan kebenaran, mampu mengenal kebenaran dengan baik, tapi dia lebih menyukai kesesatan dan amal kejelekan, tanpa mau berusaha untuk mengetahui perbedaan yang haq dari yang batil. Renungilah, bagaimana Allah berfirman, “Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir,” setelah ayat “Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka.” Allah tidak mengatakan “Kecelakaanlah bagi mereka,” (dengan menggunakan kata ganti) yang kembali kepada kata al-ahzab (kelompok-kelompok).Karena di antara kelompok-kelompok yang berselisih itu, ada kelompok yang berpandangan dengan benar, sesuai dengan yang benar. Kelompok yang benar ini menyatakan bahwa Isa itu adalah hamba Allah dan RasulNya. Mereka beriman kepadanya dan mengikutinya.Mereka ini adalah orang yang beriman, tidak termasuk dalam golongan yang terkena ancaman. Oleh karena itu, Allah hanya mengancam orang-orang kafir saja.

Sumber: https://tafsirweb.com/5084-surat-maryam-ayat-38.html

Tafsir Al-Wajiz

38. Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari ketika mereka datang kepada Kami untuk perhitungan amal di akhirat. Artinya bahwa pendengaran dan penglihatan mereka menjadi sempurna, sehingga mereka menjadi faham dan mengerti tentang hakikat tentang perkara yang benar.Bertentangan dengan apa yang telah mereka sangka dan lakukan ketika di dunia Tetapi orang-orang yang kafir dan zalim kepada diri mereka sendiri ketika di dunia berada dalam kesesatan yang nyata

Sumber: https://tafsirweb.com/5084-surat-maryam-ayat-38.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 38-40 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang kafir [ada hari kiamat, bahwa sesungguhnya mereka mempunyai pendengaran yang sangat terang dan penglihatan yang sangat tajam. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan. Sungguh, kami adalah orang-orang yang yakin.” (12)) (Surah As-Sajdah). yaitu, mereka mengatakan hal itu ketika tidak ada sesuatu pun yang dapat memberikan manfaat dan menolong mereka.Seandainya hal ini terjadi sebelum mereka menyaksikan azab, maka hal itu memberi manfaat dan dapat menyelamatkan mereka dari azab Allah. Oleh karena itu Allah berfirman: (Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka) yakni betapa terangnya pendengaran mereka dan betapa tajamnya penglihatan mereka (pada hari mereka datang kepada Kami) yaitu pada hari kiamat (Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini) yaitu di dunia (berada dalam kesesatan yang nyata) yaitu, tidak dapat mendengar, tidak dapat melihat dan tidak dapat berpikir, yaitu di saat petunjuk datang kepada mereka, mereka tidak menerimanya, namun mereka mau menaatinya ketika hal itu sudah tidak memberikan manfaat bagi mereka.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan) yaitu berilah peringatan kepada makhluk tentang hari penyesalan (yaitu ketika segala perkara telah diputuskan) yaitu pemisahan antara penghuni surga dan penghuni neraka, dan masing-masing dimasukkan ke dalam tempat tinggalnya untuk selamanya. (Dan mereka) pada hari itu (dalam keadaan lalai) dari apa yang diperingatkan kepada mereka tentang hari penyesalan (dan mereka tidak (pula) beriman) yaitu tidak mempercayainya Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan) salah satu dari nama hari kiamat yang diagungkan Allah سبحانه وتعالى untuk memperingatkan para hambaNya. Firman Allah: (Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan (40)) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat Yang Maha Pencipta, Raja Yang Mengatur, dan semua makhluk akan binasa, dan yang kekal hanyalah Dia Yang Maha Tinggi dan Maha Suci. Tidak ada seorang pun yang disebut raja pengatur, melainkan Dia­lah yang mewarisi semua makhlukNya, Yang Maha Kekal sesudah mereka dan Maha Memutuskan di antara mereka.Maka tidak ada seorang pun yang dizalimi sedikit pun, bahkan mereka tidak dianiaya dalam hal yang sekecil nyamuk, tidak pula sekecil dzarrah.

Sumber: https://tafsirweb.com/5084-surat-maryam-ayat-38.html

Informasi

Surat

مريم (Maryam)

Maryam — 98 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

38 dari 98 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 307

Ruku

Ruku 265

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 62 (123/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2288 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-19