مريم (Maryam)
Per AyatMushaf
اِذْ
tatkala
قَالَ
dia berkata
لِاَبِيْهِ
kepada bapaknya
يٰٓاَبَتِ
wahai ayahku
لِمَ
mengapa
تَعْبُدُ
kamu menyembah
مَا
apa/sesuatu
لَا
tidak
يَسْمَعُ
ia mendengar
وَلَا
dan tidak
يُبْصِرُ
ia melihat
وَلَا
dan tidak
يُغْنِيْ
ia mencukupi/menolong
عَنْكَ
dari kamu
شَيْـًٔا
sesuatu/sedikitpun
﴿٤٢﴾
(Ingatlah) ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya, “Wahai ayahku! Mengapa engkau menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolongmu sedikit pun?
2292 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Yaitu ketika dia berkata kepada ayahnya, Azar, ”wahai ayahku, untuk apa engkau menyembah berhala-berhala yang tidak dapat mendengar dan tidak dapat melihat, serta tidak dapat menyingkirkan sesuatu keburukan pun darimu selain Allah?
Sumber: https://tafsirweb.com/5088-surat-maryam-ayat-42.html
Tafsir as-Sa'di
42. Allah menceritakan pembicaraannya dengan sang bapak. Allah berfirman, “Ingatlah ketika dia berkata kepada bappaknya,” dengan nada mendiskreditkan peribadatan kepada patung yang dilakukan oleh bapaknya “Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun,” maksudnya kenapa bapak menyembah berhala-berhala yang memiliki kekurangan secara fisik dan perbuatannya; sehingga ia tidak bisa mendengar, tidak bisa melihat, dan juga tidak memiliki kemampuan untuk memberikan manfaat untuk dirinya sendiri dan tidak memiliki kekuasaan sedikit pun untuk menolak malapetaka.Keterangan ini merupakan bukti nyata yang kasat mata yang menunjukkan bahwa menyembah sesuatu yang memiliki kekurangan secara fisik dan perbuatannya, merupakan tindakan jelek menurut akal dan syari’at. Dan peringatan dan isyaratnya menunjukkan bahwa yang wajib dan pantas untuk disembah adalah Dzat yang memiliki kesempurnaan, yang para hamba tidak memperoleh kenikmatan kecuali berasal dariNya, dan tidak sanggup menghalangi (bahaya) dari mereka kecuali Dia. Dan Dialah Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/5088-surat-maryam-ayat-42.html
Tafsir Al-Wajiz
42. Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya Azar; "Wahai bapakku, mengapa engkau menyembah berhala yang tidak mendengar permintaanmu, tidak mampu melihat penyembahanmu juga tidak dapat menolongmu atau bahkan menyelamatkanmu sedikitpun?
Sumber: https://tafsirweb.com/5088-surat-maryam-ayat-42.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 41-45 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada nabi Muhammad ﷺ, (ceritakanlah kisah Ibrahim di dalam Al-Kitab) dan bacakanlah kepada kaummu yang menyembah berhala. Dan ceritakanlah kepada mereka sebagian dari berita tentang nabi Ibrahim, kekasih Tuhan Yang Maha Pemurah, yang mana mereka adalah keturunannya dan mereka menduga bahwa mereka berada dalam agamanya. Sungguh nabi Ibrahim adalah seorang yang benar dan seorang nabi, dia hidup bersama ayahnya dan melarang ayahnya menyembah berhala. jadi dia berkata: (Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun?) yaitu tidak dapat memberikan manfaat kepadamu, dan tidak dapat menolak suatu mudharat darimu (Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu) yaitu, jika aku berasal dari keturunanmu dan kamu melihat diriku lebih kecil daripada kamu karena aku adalah anakmu, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya aku telah dianugerahi ilmu dari sisi Allah yang tidak diketahui olehmu dan kamu tidak memilikinya sama sekali (maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus) yaitu jalan yang lurus yang mengantarkan untuk meraih sesuatu yang sangat diharapkan dan menyelamatkan dari hal yang menakutkan (Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah setan) yaitu, janganlah kamu menaatinya dengan menyembah berhala-berhala ini, karena sesungguhnya setanlah yang mendorongmu untuk melakukan itu dan dia suka dengan perbuatanmu.Sebagaimana Allah berfirman: (Bukankah Aku telah memerintahkan kepada kalian, hai Bani Adam, supaya kalian tidak menyembah setan?Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian) (Surah Yasin: 60) dan (Yang mereka sembah selain dari Allah itu tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain menyembah setan yang durhaka (117)) (Surah An-Nisa’) Firman Allah: (Sesungguhnya setan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah) yaitu menentang dan enggan untuk taat kepada Tuhannya; maka Tuhannya mengusir dan menjauhkannya.Maka janganlah mengikutinya, karena kamu akan menjadi seperti dia (Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah) Karena kemusyrikan dan kedurhakaanmu atas apa yang diperintahkan kepadamu (maka kamu menjadi kawan bagi setan) yaitu maka kamu tidak mempunyai pelindung, penolong, dan penjamin selain iblis. Padahal iblis tidak dapat melakukannya, dan juga yang lainnya, bahkan ketaatanmu terhadapnya yang mengakibatkan kamu tertimpa azab. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih (63)) (Surah An-Nahl)
Sumber: https://tafsirweb.com/5088-surat-maryam-ayat-42.html
Informasi
Surat
مريم (Maryam)
Maryam — 98 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
42 dari 98 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 308
Ruku
Ruku 266
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 62 (123/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2292 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-19