مريم (Maryam)

Per AyatMushaf
يٰٓاَبَتِ
wahai ayahku
اِنِّيْٓ
sesungguhnya aku
اَخَافُ
aku takut/khawatir
اَنْ
bahwa akan
يَّمَسَّكَ
menimpa kamu
عَذَابٌ
azab
مِّنَ
dari
الرَّحْمٰنِ
Yang Maha Pengasih
فَتَكُوْنَ
maka adalah kamu/menjadi
لِلشَّيْطٰنِ
bagi syaitan
وَلِيًّا
pemimpin/kawan
﴿٤٥﴾
Wahai ayahku! Aku sungguh khawatir engkau akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pengasih, sehingga engkau menjadi teman bagi setan.”
2295 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Wahai ayahku, sesungguhnya aku takut engkau meninggal dalam kekafiranmu, maka siksaan dari tuhan yang maha pengasih akan menimpamu, sehingga setan akan menjadi kawanmu di neraka kelak.

Sumber: https://tafsirweb.com/5091-surat-maryam-ayat-45.html

Tafsir as-Sa'di

45. Oleh karena itu, Nabi Ibrahim mengatakan, “Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir, kamu akan ditimpa azab dari Dzat Yang Maha Pemurah,” yaitu dengan sebab tindakanmu berulang-ulang dalam kekufuran dan tindakanmu yang terus menerus tenggelam dalam melampaui batas “sehingga kamu menjadi kawan bagi setan,” di dunia dan akhirat. Akibatnya, engkau akan menempati kedudukannya yang tercela, menjalani kehidupan pada wilayah kekuasaannya yang buruk.Nabi Ibrahim menempuh cara bertahap dalam mendakwahi bapaknya dengan memulai dengan cara paling lunak lalu cara-cara terlunak (setelahnya). (Pertama) Ibrahim memberitahukan tentang ilmunya seraya berkata, “Keunggulan ilmu itu menuntut ayah untuk mengikutiku, jika engkau menaatiku, maka engkau telah mendapatkan petunjuk ke jalan yang lurus.” Setelah itu, Ibrahim melarang bapaknya menyembah setan serta memberitahukan akibat-akibat buruknya. Selanjutnya (yang kedua), beliau mengingatkan bapaknya tentang azab dan siksa Allah, jika sang bapak tetap seperti itu, dan bahwa dia akan menjadi teman setan.

Sumber: https://tafsirweb.com/5091-surat-maryam-ayat-45.html

Tafsir Al-Wajiz

45. Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir engkau akan diazab Tuhan Yang Maha Pemurah di hari kiamat sebab menyembah berhala ini. Sehingga menjadikan engkau kawan bagi syaitan dalam laknat dan azab neraka"

Sumber: https://tafsirweb.com/5091-surat-maryam-ayat-45.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 41-45 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada nabi Muhammad ﷺ, (ceritakanlah kisah Ibrahim di dalam Al-Kitab) dan bacakanlah kepada kaummu yang menyembah berhala. Dan ceritakanlah kepada mereka sebagian dari berita tentang nabi Ibrahim, kekasih Tuhan Yang Maha Pemurah, yang mana mereka adalah keturunannya dan mereka menduga bahwa mereka berada dalam agamanya. Sungguh nabi Ibrahim adalah seorang yang benar dan seorang nabi, dia hidup bersama ayahnya dan melarang ayahnya menyembah berhala. jadi dia berkata: (Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun?) yaitu tidak dapat memberikan manfaat kepadamu, dan tidak dapat menolak suatu mudharat darimu (Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu) yaitu, jika aku berasal dari keturunanmu dan kamu melihat diriku lebih kecil daripada kamu karena aku adalah anakmu, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya aku telah dianugerahi ilmu dari sisi Allah yang tidak diketahui olehmu dan kamu tidak memilikinya sama sekali (maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus) yaitu jalan yang lurus yang mengantarkan untuk meraih sesuatu yang sangat diharapkan dan menyelamatkan dari hal yang menakutkan (Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah setan) yaitu, janganlah kamu menaatinya dengan menyembah berhala-berhala ini, karena sesungguhnya setanlah yang mendorongmu untuk melakukan itu dan dia suka dengan perbuatanmu.Sebagaimana Allah berfirman: (Bukankah Aku telah memerintahkan kepada kalian, hai Bani Adam, supaya kalian tidak menyembah setan?Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian) (Surah Yasin: 60) dan (Yang mereka sembah selain dari Allah itu tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain menyembah setan yang durhaka (117)) (Surah An-Nisa’) Firman Allah: (Sesungguhnya setan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah) yaitu menentang dan enggan untuk taat kepada Tuhannya; maka Tuhannya mengusir dan menjauhkannya.Maka janganlah mengikutinya, karena kamu akan menjadi seperti dia (Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah) Karena kemusyrikan dan kedurhakaanmu atas apa yang diperintahkan kepadamu (maka kamu menjadi kawan bagi setan) yaitu maka kamu tidak mempunyai pelindung, penolong, dan penjamin selain iblis. Padahal iblis tidak dapat melakukannya, dan juga yang lainnya, bahkan ketaatanmu terhadapnya yang mengakibat­kan kamu tertimpa azab. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih (63)) (Surah An-Nahl)

Sumber: https://tafsirweb.com/5091-surat-maryam-ayat-45.html

Informasi

Surat

مريم (Maryam)

Maryam — 98 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

45 dari 98 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 308

Ruku

Ruku 266

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 62 (123/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2295 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-19