مريم (Maryam)

Per AyatMushaf
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itulah
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اَنْعَمَ
telah memberi nikmat
اللّٰهُ
Allah
عَلَيْهِمْ
atas mereka
مِّنَ
dari
النَّبِيّٖنَ
para nabi
مِنْ
dari
ذُرِّيَّةِ
keturunan
اٰدَمَ
Adam
وَمِمَّنْ
dan dari orang-orang
حَمَلْنَا
Kami bawa
مَعَ
bersama
نُوْحٍۖ
Nuh
وَّمِنْ
dan dari
ذُرِّيَّةِ
keturunan
اِبْرٰهِيْمَ
Ibrahim
وَاِسْرَاۤءِيْلَ
dan Israil
ۖوَمِمَّنْ
dan dari orang-orang
هَدَيْنَا
Kami telah beri petunjuk
وَاجْتَبَيْنَاۗ
dan Kami telah pilih
اِذَا
tatkala/apabila
تُتْلٰى
dibacakan
عَلَيْهِمْ
atas mereka
اٰيٰتُ
ayat-ayat
الرَّحْمٰنِ
Maha Pengasih
خَرُّوْا
mereka tersungkur
سُجَّدًا
bersujud
وَّبُكِيًّا
dan menangis
۩
﴿٥٨﴾
Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Yakub) dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis.
2308 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang yang telah Kami beritahukan kisah mereka kepadamu, wahai rasul, mereka itulah orang-orang yang telah dianugerahi Allah karunia dan taufik. Dia menjadikan mereka sebagai para nabi dari keturunan Adam dan dari keturunan orang-orang yang telah kami angkut bersama Nuh di dalam kapal, dan dari keturunan ibrahim, dari keturunan ya’qub, dan dari orang-orang yang telah Kami beri hidayah bagi mereka untuk beriman dan Kami pilih untuk mengemban risalah dan kenabian; mereka itu bila dibacakan kepada mereka ayat-ayat tuhan yang maha pengasih yang memuat ajakan mentauhidkanNya dan hujjah-hujjahnya, mereka menyungkur bersujud kepada Allah dengan penuh ketundukan dan kerendahan. dan mereka menangis karena takut kepada Allah .

Sumber: https://tafsirweb.com/5104-surat-maryam-ayat-58.html

Tafsir as-Sa'di

58. SEtelah menyebutkan kisah para nabi yang dimulliakan dan para rasul yang diistimewakan, Allah menyebutkan berbagai keutamaan dan derajat mereka. Allah berfirman, “Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi,” maksudnya Allah memberikan karunia kepada mereka yang tidak akan dapat dipadani dan anugerah yang ta dapat dilampaui yaitu nikmat kenabian dan kerasulan.Mereka itulah orang-orang yang kita diperintahkan untuk berdoa kepada Allah supaya diberikan petunjuk ke jalan orang-orang yang telah Dia beri kenikmatan kepada mereka, dan bahwa orang-orang yang menaati Allah, maka dia "bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." (An-NIsa:69). Dan bahwa sebagian mereka adalah “dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh,” maksudnya, anak keturunannya “dan dari keturunan Ibrahim dan Israil.” Jadi, inilah keluarga-keluarga terbaik di dunia.Allah telah menyeleksi, memilih, dan memperlakukan mereka dengan istimewa. Kondisi mereka saat membaca ayat-ayat Allah yang diturunkan kepada mereka, yang berisi pemberitahuan tentang perara-perkara ghaib, dan sifat-sifat Dzat Yang Maha Mengetahui perkara-perkara ghaib, berita tentang Hari Akhir, janji dan ancaman “maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis,” maksudnya , mereka tunduk kepada ayat-ayat Allah dan khusyu mengamatinya. Ayat-ayat ini berpengaruh dalam hati-hati mereka berupa keimanan, raghbah (cinta kepada Allah) dan ketakutan (rahbah) yang menyebabkan mereka menangis, bertaubat serta bersujud kepada Rabb mereka.Mereka bukanlah termasu orang-orang yang jika mendengar ayat-ayat Allah, menyungkur dalam keadaan buta dan tuli. Dalam penyandaran kata ‘al-aayaat’ (ayat-ayat) dengan nama Allah ‘Ar-Rahman’ (Yang Maha Penyayang) terdapat bukti bahwa ayat-ayatNya termasuk rahmat dan curahan kebaikanNya kepada para hambaNya. Karena dengannya, Allah memberikan hidayah kepada mereka menuju al-Haq, membukakan mata batin mereka dari kebutaan, menyelamatkan mereka dari kesesatan dan mengajari mereka (ayat hingga terbebas) dari kubangan kebodohan.

Sumber: https://tafsirweb.com/5104-surat-maryam-ayat-58.html

Tafsir Al-Wajiz

58. Mereka para nabi itu yang dijelaskan dalam surat ini seperti Zakaria hingga Idris adalah para nabi yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur menangis tanpa suara dengan bersujud dan menangis karena takut kepada Allah

Sumber: https://tafsirweb.com/5104-surat-maryam-ayat-58.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa para nabi itu tidak terbatas yang disebutkan dalam surah ini saja, tetapi penyebutan para nabi di sini termasuk dalam kaidah penyebutan beberapa orang untuk menyebutkan semua golongan yang disebut. (adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam) Di antara yang memperkuat bahwa makna yang dimaksud ayat ini adalah golongan para nabi, yaitu seperti firman Allah سبحانه وتعالى dalam surah Al-An'am, yaitu: (Dan itulah hujah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui (83) Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya’qub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh), yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik (84) dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas.Semuanya termasuk orang-orang yang saleh (85) dan Ismail, Alyasa', Yunus, dan Luth. Masing-masingnya Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya) (86) dan Kami lebihkan (pula) derajat sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus (87) Sampai firmanNya (Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka) (Surah Al-An'am: 83-90) dan (di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu) (Surah Ghafir: 78) Disebutkan dalam hadits shahih Bukhari dari Mujahid, dia bertanya kepada Ibnu Abbas,"Apakah di dalam surah (Shad) terdapat ayat Sajdah?" Lalu Ibnu Abbas menjawab,"Ya" Kemudian membacakan firmanNya: (Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka) (Surah Al-An'am: 90) "Nabi kalian termasuk orang yang diperintahkan untuk mengikuti jejak mereka" dia berkata bahwa termasuk di antara mereka adalag nabi Dawud.Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat ini: (Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis) yaitu apabila mereka mendengar Kalam Allah yang mengandung hujjah, dalil-dalil, dan bukti-buktiNya, maka mereka bersujud kepada Tuhan mereka dengan penuh ketundukan dan ketenangan sebagai pujian dan rasa syukur atas nikmat-nikmatNya yang agung atas mereka. Kata “Al-Bukiyyu” adalah bentuk jamak dari “bakin”. Para ulama sepakat atas ketentuan sujud setelah membaca ayat ini karena mengikuti jejak dan menelusuri budi pekerti mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/5104-surat-maryam-ayat-58.html

Informasi

Surat

مريم (Maryam)

Maryam — 98 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

58 dari 98 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 309

Ruku

Ruku 267

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 62 (123/4)

Sajdah

Ayat Sajdah

Urutan Mushaf

Ayat ke-2308 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-19