مريم (Maryam)
Per AyatMushaf
فَوَرَبِّكَ
maka demi Tuhanmu
لَنَحْشُرَنَّهُمْ
sungguh Kami akan mengumpulkan mereka
وَالشَّيٰطِيْنَ
dan syaitan
ثُمَّ
kemudian
لَنُحْضِرَنَّهُمْ
sungguh Kami akan datangkan mereka
حَوْلَ
sekeliling
جَهَنَّمَ
Jahanam
جِثِيًّا
berlutut
﴿٦٨﴾
Maka demi Tuhanmu, sungguh, pasti akan Kami kumpulkan mereka bersama setan, kemudian pasti akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahanam dengan berlutut.
2318 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Maka demi tuhanmu (wahai rasul) Kami akan benar-benar menghimpun orang-orang yang mengingkari kebangkitan (manusia setelah kematian) pada hari kiamat bersama setan-setan, kemudian pasti Kami akan datangkan mereka semua di sekeliling jahanam dengan dduk berlutut dengan lutut-lutut mereka karena begitu dahsyatnya keadaan menakutkan yang mengitari mereka, mereka tidak sanggup berdiri.
Sumber: https://tafsirweb.com/5114-surat-maryam-ayat-68.html
Tafsir as-Sa'di
68. Allah telah bersumpah –Dia adalah sejujur-jujurnya Dzat yang berkata- dengan rububiyahNya, sungguh Kami akan menghimpun orang-orang yang mengingkari kebangkitan beserta para setan mereka. Allah mengumpulkan mereka pada hari yang telah ditentukan. “Kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling neraka Jahanam dalam keadaan berlutut,” maksudnya bertekuk lutut lantaran begitu dahsyatnya kengerian-kengerian dan kerasnya goncangan-goncangan serta keadaan-keadaan yang sangat mencekam, guna menunggu keputusan Allah Yang Maha besar lagi Mahatinggi.
Sumber: https://tafsirweb.com/5114-surat-maryam-ayat-68.html
Tafsir Al-Wajiz
68. Demi Tuhanmu wahai rasul, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka para pengingkar hari kebangkitan bersama syaitan di Mahsyr di hari kiamat. kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahannam dengan berlutut. Sebab kesulitan dan beratnya perhitungan yang mereka hadapi
Sumber: https://tafsirweb.com/5114-surat-maryam-ayat-68.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 66-70 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang manusia, bahwa manusia itu heran dan menganggap mustahil kehidupan setelah kematiannya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan, maka yang patut mengherankan adalah ucapan mereka, “Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?”) (Surah Ar-Ra'd: 5) Allah menjadikan permulaan penciptaan sebagai dalil untuk menunjukkan kekuasaanNya menghidupkan kembali yaitu bahwa Allah سبحانه وتعالى menciptakan manusia, dan manusia belum ada, maka bukankah mudah bagiNya mengembalikan manusia hidup kembali karena telah ada.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkannya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah jauh lebih mudah bagiNya) (Surah Ar-Rum: 27) Firman Allah: (Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama setan) Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan menyebut DzatNya Yang Maha Mulia, bahwa sesungguhnya Dia pasti mengumpulkan mereka dengan setan-setan yang menyembah selain Allah (kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahanam dengan berlutut) Al-Aufi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa maknanya adalah berlutut, sebagaimana firmanNya: (Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut) (Surah Al-Jatsiyah: 28) As-Suddi berkata bahwa maknannya adalah berdiri Firman Allah: (Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap golongan) yaitu dari setiap umat, pendapat ini dikatakan Mujahid (siapa di antara mereka yang paling durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah) Qatadah berkata tentang firmanNya: (Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah (69) dia berkata bahwa maknannya,”Kemudian pasti akan Kami tarik dari setiap pemeluk agama, pembesar-pembesar dan pemimpin-pemimpin kejahatannya.Demikian juga dikatakan Ibnu Juraij dan lainnya dari kalangan ulama Salaf. Hal ini sama dengan firmanNya: (sehingga apabila mereka telah masuk semuanya, berkatalah orang yang (masuk) belakangan (kepada) orang yang (masuk) terlebih dahulu, “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami. Datangkanlah siksaan api neraka yang berlipat ganda kepada mereka” Allah berfirman, “Masing-masing mendapatkan (siksaan) yang berlipat ganda, tapi kamu tidak mengetahui.” (38) Dan orang yang (masuk) terlebih dahulu berkata kepada yang (masuk) belakangan, “Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami.Maka rasakanlah azab itu karena perbuatan yang telah kamu lakukan.” (39)) (Surah Al-A’raf) Firman Allah: (Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka (70)) Kata “tsumma” di sini untuk mengathafkan berita dengan berita.Makna yang dimaksud adalah bahwa Allah سبحانه وتعالى lebih mengetahui siapa di antara hamba-hambaNya yang layak untuk dimasukkan ke dalam neraka Jahanam dan kekal di dalamnya, dan siapa yang layak mendapat dilipatgandakan siksanya. Sebagamana Allah سبحانه وتعالى berfirman di ayat sebelumnya: (Allah berfirman, "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, tetapi kalian tidak mengetahui”)
Sumber: https://tafsirweb.com/5114-surat-maryam-ayat-68.html
Informasi
Surat
مريم (Maryam)
Maryam — 98 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
68 dari 98 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 310
Ruku
Ruku 268
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 62 (124/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2318 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-19