مريم (Maryam)

Per AyatMushaf
وَاتَّخَذُوْا
dan mereka mengambil/menyembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
اٰلِهَةً
tuhan-tuhan/sesembahan
لِّيَكُوْنُوْا
supaya sesembahan itu adalah
لَهُمْ
bagi mereka
عِزًّا
kemuliaan/pelindung
ۙ
﴿٨١﴾
Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka.
2331 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan kaum musyrikin telah mengambil sesembahan yang mereka sembah selain Allah agar sesembahan itu membela mereka dan menjadi sumber sebagai kekuatan bagi mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/5127-surat-maryam-ayat-81.html

Tafsir Al-Wajiz

81. Mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah berupa berhala, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka atau pemberi syafaat dan pemberi kemuliaan kepada mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/5127-surat-maryam-ayat-81.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 81-84 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang kafir yang menyekutukan Tuhan mereka, bahwa mereka menjadikan sembahan-sembahan selain Dia sebagai tuhan-tuhan mereka. (dengan bangga) yang mereka membanggakan dirinya dan meminta pertolongan kepadanya. Kemudian Allah memberitahukan bahwa perkaranya tidak seperti yang mereka duga, dan apa yang mereka harapkan itu tidak ada. Lalu Allah berfirman: (sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya) yaitu pada hari kiamat (dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka) yaitu berbeda dengan apa yang mereka sangka terhadap sembahan-sembahan mereka.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka? (5) Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat), niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan mereka (6)) (Surah Al-Ahqaf) Abu Nuhaik membacanya: “Kullun sayakfuruuna bi’ibaadatihim” (Masing-masing dari sembahan mereka akan mengingkari penyembahan mereka) As-Suddi berkata tentang firmanNya: (Sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya) yaitu penyembahan berhala-berhala.Firman Allah: (dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka) berbeda dengan apa yang mereka harapkan dari sembahan-sembahan mereka. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka) dia berkata maknannya adalah menjadi teman-teman mereka. Mujahid berkata bahwa maknannya adalah menjadi lawan mereka yang mendebat dan mendustakan pemujaan-pemujaan mereka.Firman Allah: (Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk mengasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh? (83)) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa setan-setan itu menyesatkan mereka. Qatadah berkata yaitu membelokkan mereka mereka untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan durhaka terhadap Allah. Sufyan Ats-Tsauri berkata yaitu menggoda dan mengobarkan semangat mereka.Dan menurut As-Saddi, setan-setan itu menyesatkan mereka dengan sebenar-benarnya. Abdurrahman bin Zaid berkata bahwa ini sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al-Qur'an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan); maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya (36)) (Surah Az-Zukhruf) Firman Allah: (maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan siksa terhadap mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti (84)) yaitu, janganlah kamu terburu-buru, wahai Muhammad, meminta azab segera ditimpakan kepada mereka (karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti) yaitu sesungguhnya Kami menangguhkan mereka sampai waktu yang ditentukan dan dipastikan, dan mereka pasti mendapat azab dan pembalasan Allah.Allah berfirman: (Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak (42)) (Surah Ibrahim).As-Suddi berkata tentang firman Allah (karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti) yaitu beberapa tahun, beberapa bulan, beberapa hari, dan beberapa saat. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti) dia berkata yait Kami menangguhkan mereka selama mereka hidup di dunia.

Sumber: https://tafsirweb.com/5127-surat-maryam-ayat-81.html

Informasi

Surat

مريم (Maryam)

Maryam — 98 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

81 dari 98 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 311

Ruku

Ruku 268

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 62 (124/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2331 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-19