مريم (Maryam)
Per AyatMushaf
وَنَسُوْقُ
dan Kami akan menghalau
الْمُجْرِمِيْنَ
orang-orang yang berdosa
اِلٰى
ke
جَهَنَّمَ
neraka Jahanam
وِرْدًا
keadaan dahaga
ۘ
﴿٨٦﴾
dan Kami akan menggiring orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga.
2336 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
85-86. Pada hari Kami akan mengumpulkan orang-orang yang bertakwa kepada tuhan mereka yang penyayang kepada mereka sebagai rombongan utusan yang dimuliakan. Dan Kami mengiring kaum yang kafir kepada Allah dengan cara yang keras menuju neraka dalam keadaan berjalan lagi penuh kehausan.
Sumber: https://tafsirweb.com/5132-surat-maryam-ayat-86.html
Tafsir as-Sa'di
86. Sedangkan orang-orang yang berbuat jahat digiring “ke dalam Neraka Jahanam dalam keadaan dahaga,” maksudnya merasakan kehausan. Ini merupakan keadaan mengenaskan (yang dialami seseorang), dihalau dalam keadaan hina dan rendah menuju penjara terbesar dan siksa yang paling buruk yaitu Neraka Jahanam.Dalam keadaan haus dan keletihan, mereka meminta tolong, namun tidak ditolong. Mereka memohon namun tidak dikabulkan. Mereka meminta syafa’at namun tidak diberi.
Sumber: https://tafsirweb.com/5132-surat-maryam-ayat-86.html
Tafsir Al-Wajiz
86. Kami akan menyeret orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga dan terhina
Sumber: https://tafsirweb.com/5132-surat-maryam-ayat-86.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 85-87 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang kekasih-kekasihNya yang bertakwa yang takut kepadaNya di dunia, mengikuti para rasulNya, membenarkan apa yang disampaikan oleh para rasul dan taat kepada apa yang diperintahkan, serta menjauhi apa yang dilarang oleh para rasul. Mereka pada hari kiamat akan dikumpulkan sebagai utusan untuk menghadap kepadaNya. Mereka menghadap kepadaNya dengan berkendara.Di antarany ada yang berkendara menggunakan kendaraan yang terbuat dari cahaya kendaraan akhirat; mereka datang kepadaNya dengan utusan yang baik menuju kemuliaan dan keridhaanNya. Adapun orang-orang yang berdosa yang mendustakan dan menentang para rasul, maka sesungguhnya mereka digiring menuju ke neraka (dalam keadaan dahaga) yaitu haus. Pendapat ini dikatakan oleh ‘Atha’, Ibnu Abbas, Mujahid, Al-Hasan, Qatadah, dan lainnya.Saat itu dikatakan: (Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mukmin) yang lebih baik dan lebih indah tempat pertemuan(nya)) (Surah Maryam: 73) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: ((Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat (85)) dia berkata yaitu dengan berkendara.Firman Allah: (dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga (86)) yaitu kehausan (Mereka tidak berhak mendapat syafaat) yaitu tidak ada seorang pun yang memberi syafaat kepada mereka, sebagaimana sebagian orang-orang mukmin memberi syafaat kepada sebagian lain. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang mereka: (Maka kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorang pun (100) dan tidak pula mempunyai teman yang akrab (101)) (Surah Asy-Syu'ara) Firman Allah: (kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan yang Maha Pemurah) Ini adalah Istisna munqathi’ dengan makna hanya orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah saja.Perjanjian itu berupa kesaksiannya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, lalu dia mengamalkan kalimat tersebut. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah) dia berkata yang dimaksud dengan perjanjian itu adalah kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan berlepas diri kepada Allah dari upaya dan kekuatan, serta tidak berharap kecuali hanya kepada Allah سبحانه وتعالى
Sumber: https://tafsirweb.com/5132-surat-maryam-ayat-86.html
Informasi
Surat
مريم (Maryam)
Maryam — 98 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
86 dari 98 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 311
Ruku
Ruku 269
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 62 (124/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2336 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-19