طٰهٰ (Taha)
Per AyatMushaf
وَمَا
dan apa
تِلْكَ
itu
بِيَمِيْنِكَ
ditangan kananmu
يٰمُوْسٰى
wahai musa
﴿١٧﴾
”Dan apakah yang ada di tangan kananmu, wahai Musa? ”
2365 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
“Apakah yang ada di tangan kananmu itu, wahai Musa?”
Sumber: https://tafsirweb.com/5259-surat-thaha-ayat-17.html
Tafsir as-Sa'di
17. Usai menjelaskan prinsip keimanan kepada Musa, Allah ingin memaparkan dan memperlihatkan kepadanya tanda-tanda kekuasaanNya yang akan menyebabkan hatinya tenang dan pandangannya sejuk dengannya, dan keimanan menjadi kokoh dengan dukungan dari Allah baginya di hadapan musuh. Lalu Allah berfirman, “Apakah itu yang ditangan kananmu hal Musa,” pertanyaan ini (disampaikan), kendatipun Allah sudah mengetahuinya.Namun, agar lebih menarik perhatian pada momentum ini, pembicaraan dimulai melalui cara pertanyaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/5259-surat-thaha-ayat-17.html
Tafsir Al-Wajiz
17. Dan apakah yang kamu bawa di tangan kananmu itu, wahai Musa? Yaitu tongkat yang digunakan untuk memberi perhatian bahwa sesungguhnya mukjizatNya ada di dalamnya.Dan pengulangan {Ya Musa} adalah untuk menekankan suatu keakraban dan perhatian
Sumber: https://tafsirweb.com/5259-surat-thaha-ayat-17.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 17-21 Ini merupakan bukti dari Allah سبحانه وتعالى kepada nabi Musa, mukjizat yang agung, dan peristiwa yang luar biasa yang menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang mampu melakukan hal sepert itu selain Allah سبحانه وتعالى bahwa tidak akan ada seorang pun yang dapat mendatangkannya kecuali seorang nabi yang diutus. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa (17)) Sebagian mufasir berkata,”Sesungguhnya Allah berfirman demikian kepadanya dengan maksud mengingatkan.DIkatakan juga bahwa sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى mengatakan demikian kepadanya dengan maksud menetapkan. Yaitu sesuatu yang ada di tangan kananmu yang merupakan tongkat yang kamu kenali, kamu akan melihat apa yang akan Kami lakukan terhadapnya sekarang. (Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa? (17)) istifham yang mengandung makna penetapan (Berkata Musa, "Ini adalah tongkatku, aku bertelekan padanya”) yaitu aku menjadikannya sebagai pegangan dalam berjalan ("dan aku pukul (daun) dengannya untuk kambingku”) yaitu aku menggoyangkan tangkai pohon agar daunannya rontok untuk menggembala kambingku. Firman Allah: (dan bagiku ada lagi keperluan yang lain padanya) yaitu untuk kebaikan, manfaat, dan kegunaan lainnya.Firman Allah: (Allah berfirman, "Lemparkanlah itu, hai Musa!" (19)) yaitu lemparkanlah tongkat yang kamu pegang di tanganmu itu, waha Musa (Lalu dia melemparkan tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat (20) yaitu menjadi ular yang sangat besar dan panjang serta bergerak sangat cepat.Tiba-tiba tongkat itu bergerak dan berubah menjadi ular yang sangat cepat gerakannya, dan itu merupakan ular yang paling cepat gerakannya, tetapi itu lebih kecil. Hal ini tetap menunjukkan makna yang besar dan sangat cepat gerakannya, (merayap dengan cepat) maknannya adalah merayap dan bergerak Oleh karena itu Allah berfirman (Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula) yaitu kepada keadaan yang biasa kamu kenal sebelumnya
Sumber: https://tafsirweb.com/5259-surat-thaha-ayat-17.html
Informasi
Surat
طٰهٰ (Taha)
Taha — 135 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
17 dari 135 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 313
Ruku
Ruku 270
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 63 (125/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2365 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-20