طٰهٰ (Taha)

Per AyatMushaf
قَالَ
(Fir'aun) berkata
اَجِئْتَنَا
adakah kamu datang kepada kami
لِتُخْرِجَنَا
untuk kamu mengusir/mengeluarkan kami
مِنْ
dari
اَرْضِنَا
bumi negeri kami
بِسِحْرِكَ
dengan sihirmu
يٰمُوْسٰى
wahai musa
﴿٥٧﴾
Dia (Fir‘aun) berkata, “Apakah engkau datang kepada kami untuk mengusir kami dari negeri kami dengan sihirmu, wahai Musa?
2405 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Fir’aun berkata, “Apakah kamu datang kepada kami (wahai Musa) untuk mengusir kami dari negeri-negeri kami dengan sihirmu ini?

Sumber: https://tafsirweb.com/5299-surat-thaha-ayat-57.html

Tafsir as-Sa'di

57. Dia berkata, “Adakah kamu datang kepada kami untuk mengusir kami dari negeri kami (ini) dengan sihirmu,” dia mengklaim bahwa tanda-tanda kebesaran Allah (mukjizat-mukjizat itu) yang diperlihatkan Musa kepadanya merupakan bentuk sihir dan kepalsuan belaka, yang ditujukan untuk mengusir merekka dari tanah mereka dan menguasai (tanah) nya, agar perkataannya menorehkan pengaruh di hati orang-orang. Sesungguhnya tabiat manusia condong menyukai tanah kelahirannya, sulit untuk keluar meninggallkannya.Lalu Fir’aun memberitahukan kepada mereka bahwa Musa hendak mewujudkannya, agar mereka membenci Musa dan menyiapkan usaha untuk melawannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5299-surat-thaha-ayat-57.html

Tafsir Al-Wajiz

57. Fir’aun berkata: “Apakah Kamu datang kepada kami dengan mengubah tongkat menjadi ular dan tangan yang bersinar yang merupakan jenis sihir supaya kamu berkuasa atas tanah kami, Mesir dan mengusir kami darinya lalu menjadi raja di dalamnya.”

Sumber: https://tafsirweb.com/5299-surat-thaha-ayat-57.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 57-59 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang Fir'aun bahwa dia berkata kepada nabi Musa ketika menyaksikan tanda yang besar, yaitu ketika melemparkan tongkatnya, maka tongkat itu menjadi ular yang sangat besar; lalu nabi Musa memasukkan tangannya ke dalam ketiaknya, lalu dikeluarkan tangannya memancarkan sinar putih bukan karena penyakit. Fir'aun berkata,"Ini adalah sihir yang kamu buat untuk menyihir kami dan menguasai orang-orang agar mereka mengikutimu, lalu kamu melawan kami bersama mereka.. Sesungguhnya kami mempunyai ahli sihir seperti kamu, maka janganlah kamu merasa sombong dengan apa yang kamu miliki berupa ilmu sihir di tempat dan waktu yang ditentukan.Maka saat itu nabi Musa (menjawab) mereka (Waktu untuk pertemuan (kami dengan) kalian itu ialah di hari raya) yaitu hari raya mereka dan hari libur mereka dari pekerjaan mereka, agar semua orang bisa menyaksikan kekuasaan Allah atas apa yang Dia kehendaki melalui mukjizat para nabi, dan kesia-siaan sihir karena keluar biasaan mukjizat nabi. Oleh karena itu nabi Musa berkata: (dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalahan naik) yaitu semua manusia dikumpulkan (di waktu dhuha) yaitu di pagi hari agar lebih jelas dan lebih terang. Demikian juga semua perkara para nabi, jelas dan terang, tidak ada yang tersembunyi.Oleh karena itu nabi Musa berkata tidak berkata malam hari, melainkan di pagi hari. Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata tentang firmanNya: (di suatu tempat yang pertengahan letak(nya)) yaitu tempat datar di antara orang-orang, dan tidak ada penghalang dan mereka di tempat itu tidak saling menghalangi satu sama lain.

Sumber: https://tafsirweb.com/5299-surat-thaha-ayat-57.html

Informasi

Surat

طٰهٰ (Taha)

Taha — 135 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

57 dari 135 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 315

Ruku

Ruku 272

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 63 (126/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2405 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-20