طٰهٰ (Taha)

Per AyatMushaf
جَنّٰتُ
surga
عَدْنٍ
'Adn
تَجْرِيْ
mengalir
مِنْ
dari
تَحْتِهَا
bawahnya
الْاَنْهٰرُ
sungai-sungai
خٰلِدِيْنَ
mereka kekal
فِيْهَا
di dalamnya
ۗوَذٰلِكَ
dan itulah
جَزٰۤؤُا
balasan
مَنْ
dari
تَزَكّٰى
suci/bersih
ࣖ
﴿٧٦﴾
(yaitu) surga-surga ‘Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri.
2424 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

75-76. Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi benar-benar telah melakukan amal-amal shalih, maka baginya tempat-tempat hunian yang tinggi di surga, tempat tinggal yang abadi, sungai-sungai yang mengalir di bawah istana-istana dan pohon-pohonnya. Mereka hidup kekal abadi di dalamnya.Kenikmatan abadi tersebut merupakan balasan pahala dari Allah bagi siapa saja yang telah membersihkan dirinya dari noda, kotoran, dan kesyirikan, serta dia hanya beribadah kepada Allah semata, taat kepadaNya, dan menjauhi maksiat-maksiat kepadaNya, serta menghadap kepada Tuhannya, dalam keadaan dia tidak menyekutukan seorang pun dari makhluknya denganNYa dalam beribadah kepadaNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5318-surat-thaha-ayat-76.html

Tafsir as-Sa'di

75-76. Barangsiapa yang mendatangi Rabbnya dalam keadaan beriman, membenarkan para RasulNya, mengikuti kitab-kitabNYa, dan telah beramal shalih yang wajib maupun yang sunnah “maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia),” yaitu tempat-tempat yang tinggi di kamar-kamar yang penuh dengan hiasan, kenikmatan-kenikmatan yang berlangsung terus menerus, sungai-sungai yang mengalir, keabadian yang langgeng, keceriaan yang mendalam, yang tidak pernah tersaksikan oleh mata, didengar oleh telinga, dan tidak terbetik di hati seorang pun. “Dan itu,” pahala “adalah balasan bagi orang yang bersih,” yaitu bersih dari syirik, kekufuran, kefasikan, dan kedurhakaan, baik dengan cara tidak pernah menjamahnya secara keseluruhan atau telah bertaubat dari apa yang telah dia kerjakan. Dia pun membersihkan jiwanya, dan m emupuknya dengan keimanan dan amal shalih.Sesungguhnya proses tazkiyah memuat dua makna: membersihkan dan menghilangkan keburukan serta menambah raihan kebaikan. Kata “zakat” disebut dengan zakat atas dasar dua hal ini.

Sumber: https://tafsirweb.com/5318-surat-thaha-ayat-76.html

Tafsir Al-Wajiz

76. Tempat-tempat itu ada di surga yang berdiri abadi. Dari bawah bilik-biliknya mengalir sungai-sungai.Mereka menetap selama-lamanya di dalamnya. Dan itu adalah balasan bagi orang suci dari dosa dan kekufuran

Sumber: https://tafsirweb.com/5318-surat-thaha-ayat-76.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 74-76 (Sesungguhnya barang siapa yang datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa) yaitu, dia menghadap kepada Allah pada hari kiamat dalam keadaan berdosa (maka sesungguhnya baginya neraka Jahanam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup) sebagaimana firmanNya: (Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir) (Surah Fathir: 36) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh) yaitu barang siapa menghadap kepada Tuhannya pada hari kiamat dalam keadaan hatinya beriman dan membenarkannya dengan perbuatan dan ucapannya (maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia)) yaitu surga yang mempunyai derajat tinggi, kamar-kamar yang tenang, dan rumah-rumah yang baik.Diriwayatkan dari Ubadah bin Ash-Shamit, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda,”Surga itu memiliki seratus tingkatan, jarak di antara dua tingkatan itu sama dengan jarak antara langit dan bumi. Dan Firdaus adalah tingkatan surga paling tinggi, Firman Allah: ((yaitu) surga Adn) yaitu tempat tinggalnya. Ini sebagai badal dari kata “ad-darajat al-'ula” (yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya) yaitu mereka tinggal di dalam selamanya (Dan itu adalah balasan bagi orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan)) yaitu membersihkan dirinya dari kotoran, najis, dan kemusyrikan serta menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, dan mengikuti para rasul dalam apa yang disampaikan oleh mereka berupa kebaikan dan kewajiban

Sumber: https://tafsirweb.com/5318-surat-thaha-ayat-76.html

Informasi

Surat

طٰهٰ (Taha)

Taha — 135 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

76 dari 135 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 316

Ruku

Ruku 272

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 63 (126/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2424 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-20