طٰهٰ (Taha)

Per AyatMushaf
اِنَّمَآ
sesungguhnya hanyalah
اِلٰهُكُمُ
Tuhanmu
اللّٰهُ
Allah
الَّذِيْ
yang
لَآ
tidak ada
اِلٰهَ
Tuhan
اِلَّا
melainkan
هُوَۗ
Dia
وَسِعَ
luas/meliputi
كُلَّ
segala
شَيْءٍ
sesuatu
عِلْمًا
pengetahuan
﴿٩٨﴾
Sungguh, Tuhanmu hanyalah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu.”
2446 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Tuhan kalian, (wahai sekalian manusia), adalah Allah, Yang tiada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Dia, pengetahuanNya meliputi segala sesuatu.

Sumber: https://tafsirweb.com/5340-surat-thaha-ayat-98.html

Tafsir as-Sa'di

98. Maksudnya, tidak ada sesembahan (yang berhak disembah) kecuali WajahNya Yang MUlia. Tidak boleh disembah, dicintai, ditakuti, diseur kecuali Dia.Dia-lah Dxat yang sempurna yang mempunyai nama-nama yang tinggi, yang ilmuNya meliputi segala sesuatu, yang tidak ada satu pun kenimatan pada manusia melainkan (pasti) bersumber dariNya, tidak sanggup menyingkirkan kejelekan kecuali Dia. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Dia, dan tidak ada sesembahan yang berhak disembah selainNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5340-surat-thaha-ayat-98.html

Tafsir Al-Wajiz

98. Lalu Musa berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya Tuhan kalian yang layak disembah hanyalah Allah yang mana tiada Tuhan yang layak disembah selain Dia. Ilmunya meliputi segala sesuatu.”

Sumber: https://tafsirweb.com/5340-surat-thaha-ayat-98.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 95-98 Nabi Musa bertanya kepada Samiri,"Apakah yang mendorongmu berbuat demikian? apakah yang membuatmu melakukan apa yang kamu lakukan itu?" (Samiri menjawab, 'Aku mengetahui sesuatu yang mereka tidak mengetahui”) yaitu aku melihat Jibril ketika datang untuk membinasakan Fir'aun (maka aku ambil segenggam dari jejak rasul) yaitu dari bekas jejak kudanya. Inilah pendapat yang ter­kenal di kalangan mufasir atau kebanyakan dari mereka. Mujahid berkata tentang firmanNya: (maka aku ambil segenggam dari jejak rasul) dia berkata dari bekas kuda malaikat Jibril.Dia berkata bahwa “gabdhah” adalah yang memenuhi kedua telapak tangan. Mujahid berkata, lalu Samiri melemparkan apa yang ada pada tangannya itu ke dalam tumpukan perhiasan Bani Israil, maka terbentuklah dari leburannya bentuk tubuh anak sapi yang dan bersuara karena masuknya angin ke dalam rongga tubuhnya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (lalu aku melemparkannya) yaitu aku melemparkannya bersama orang-orang melemparkan perhiasannya (dan demikianlah nafsuku membujukku) yaitu membuat terlihat baik dan membuatnya takjub dengan itu (Musa berkata, "Pergilah kamu, maka sesungguhnya bagimu di dalam kehidupan di dunia ini (hanya dapat) mengatakan, “Janganlah menyentuh(ku)”) yaitu sebagaimana kamu telah mengambil dan memegang apa yang tidak boleh kamu ambil dan pegang, berupa bekas jejak utusan itu; maka hukumanmu di dunia ini adalah hendaknya kamu mengatakan,"Janganlah kamu menyentuhku," yaitu janganlah kamu menyentuk orang-orang dan mereka tidak boleh menyentuhmu (Dan sesungguhnya bagimu hukuman) yaitu pada hari kiamat (yang kamu sekali-kali tidak dapat menghindarinya) yaitu tidak ada jalan keluar bagimu darinya.Qatadah berkata tentang firmanNya: ((hanya dapat) mengatakan, "Janganlah menyentuh(ku)”) dia berkata yaitu hukuman terhadap mereka dan sisa-sisa mereka sekarang mengatakan "Janganlah menyentuhku” Firman Allah: (Dan sesungguhnya bagimu hukuman (di akhirat) yang kamu sekali-kali tidak dapat menghindarinya) Al-Hasan, Qatadah dan Abu Nuhaik berkata bahwa maknannya adalah kamu tidak akan bisa menghindar darinya. Firman Allah (dan lihatlah tuhanmu itu) sembahanmu (yang kamu tetap menyembahnya) yaitu kamu tetap menyembahnya yaitu patung anak sapi itu (Sesungguhnya kami akan membakarnya) kemudian melemparkan abunya di laut. Oleh karena itu Allah berfirman: (kemudian kami sungguh-sungguh akan menghamburkannya ke dalam laut (berupa abu yang berserakan)) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Tuhan kalian hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu (98)) Nabi Musa berkata kepada mereka,"Ini bukanlah tuhan kalian. Sesungguhnya Tuhan kalian adalah Allah, Dzat yang tidak ada Tuhan selain Dia. Tidak ada yang pantas disembah kecuali Dia, dan segala sesuatu butuh dan menyembah kepadaNya" Firman Allah: (Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu) menjadi nashab sebagai tamyiz, yaitu Dia Maha Mengetahui segala sesuatu (dan ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu) (Surah Ath-Thalaq: 12), (dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu) (Surah Al-Jin: 28) maka tidak (Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sekalipun seberat zarrah) (Surah Saba’: 3)

Sumber: https://tafsirweb.com/5340-surat-thaha-ayat-98.html

Informasi

Surat

طٰهٰ (Taha)

Taha — 135 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

98 dari 135 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 318

Ruku

Ruku 274

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 64 (127/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2446 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-20