طٰهٰ (Taha)
Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
لَكَ
bagimu
اَلَّا
bahwa tidak
تَجُوْعَ
kamu kelaparan
فِيْهَا
didalamnya
وَلَا
dan kamu tidak
تَعْرٰى
telanjang
ۙ
﴿١١٨﴾
Sungguh, ada (jaminan) untukmu di sana, engkau tidak akan kelaparan dan tidak akan telanjang.
2466 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya bagi kamu (wahai Adam) di dalam surga ini dapat makan sehingga kamu tidak lapar dan mengenakan pakaian hingga kamu tidak telanjang.
Sumber: https://tafsirweb.com/5360-surat-thaha-ayat-118.html
Tafsir as-Sa'di
117-119. Saat itulah, menjadi jelas permusuhan iblis yang memuncak terhadap Adam dan istrinya, ketika dia menjadi musuh bagi Allah. Sudah terlihat kedengkiannya, yang memicu faktor permusuhannya.Maka Allah memperingatkan Adam dan istrinya dari (bahaya) iblis. Allah berfirman, “Jangan sampai dia, ‘mengeluarkan kamu berdua dari surge, yang menyebabkan kamu menjadi celaka’.” Yaitu jika setan (berhasil) mengeluarkanmu darinya, padahal di dalamnya kamu mendapatkan rizki yang menyenangkan dan kenyamanan yang sempurna. “Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang.Dan bahwa kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya,” maksudnya, matahari tidak mengenaimu dengan terik panasnya. Allah menjamin bagi beliau kontinuitas suplai makanan, minuman, sandang, air, tanpa kepayahan dan kecapaian. Akan tetapi, Allah melarangnya dari memakan (buah) pepohonan tertentu.Allah berfirman, "dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang lalim". (Al-A’raf:19).
Sumber: https://tafsirweb.com/5360-surat-thaha-ayat-118.html
Tafsir Al-Wajiz
118. Sesungguhnya bagimu di surga itu bisa menikmati berbagai macam kehidupan, sehingga kalian tidak pernah kelaparan dan kehabisan pakaian di dalamnya
Sumber: https://tafsirweb.com/5360-surat-thaha-ayat-118.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 115-122 Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata,"Sesungguhnya manusia itu dinamakan insan karena dia diberi perintah lalu dia melupakannya" Firman Allah: (Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat, "Sujudlah kalian kepada Adam!") Allah سبحانه وتعالى menyebutkan kemuliaan dan penghormatan nabi Adam dan keutamaan yang Dia anugerahkan kepadanya di atas kebanyakan makhlukNya dengan keutamaan yang sebenar-benarnya. Pembahasan kisah ini telah dijelaskan dalam surah Al-Baqarah, Al-A'raf, Al-Hijr, dan Al-Kahfi, dan di akhir surah Shad akan disebutkan bahwa Allah menciptakan nabi Adam dan memerintahkan kepada para malaikat untuk bersujud kepadanya sebagai bentuk penghormatan. Dia menjelaskan permusuhan iblis kepada Bani Adam dan kakek moyang mereka dahulu.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (maka mereka sujud, kecuali iblis. Ia membangkang) yaitu menolak dan sombong (Maka Kami berkata, "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi istrimu) yaitu Hawa (maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi sengsara) yaitu, Dia berusaha mengeluarkan kamu dari sana, sehingga kamu akan kelelahan, dan kesusahan mencari rezeki, karena sesungguhnya kamu sekarang dalam mencari penghidupan yang makmur dan tenang, tanpa beban dan bersusah payah (Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang (118)) Sesungguhnya disebutkan antara kelaparan dan telanjang karena lapar merupakan kerendahan dalam bathin, dan telanjang merupakan kehinaan bagian luar (dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya (119)) Ini juga merupakan dua perkara yang saling berlawanan, karena haus merupakan kepanasan di dalam, dan kepanasan sinar matahari merupakan panas bagian luar Firman Allah: (Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata, "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?" (120)) Telah disebutkan pembahasan bahwa (dia (setan) membujuk mereka dengan tipu daya) (Surah Al-A’raf: 22) dan (Dan dia (setan) bersumpah kepada keduanya, "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasihat pada kamu berdua” (21)) (Surah Al-A'raf) Telah disebutkan pembahasan bahwa Allah سبحانه وتعالى telah memerintahkan kepada nabi Adam dan istrinya untuk memakan semua buah-buahan yang ada di surga, namun tidak boleh mendekati pohon tertentu.Lalu Iblis terus-menerus menggoda keduanya sehingga keduanya memakannya. Dan itu adalah pohon khuldi, yaitu dengan godaan bahwa siapa saja yang memakan buahnya akan akan hidup kekal Firman Allah: (dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga) Mujahid berkata bahwa keduanya menutupinya untuk pakaian. Demikian juga dikatakan Qatadah dan As-Suddi.
Sumber: https://tafsirweb.com/5360-surat-thaha-ayat-118.html
Informasi
Surat
طٰهٰ (Taha)
Taha — 135 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
118 dari 135 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 320
Ruku
Ruku 276
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 64 (128/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2466 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-20