الانبياۤء (Al-Anbiya')

Per AyatMushaf
لَا
tidak/tidaklah
يُسْـَٔلُ
Dia ditanya
عَمَّا
dari apa
يَفْعَلُ
Dia berbuat
وَهُمْ
dan/tetapi mereka
يُسْـَٔلُوْنَ
mereka akan ditanya
﴿٢٣﴾
Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi merekalah yang akan ditanya.
2506 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya diantara bukti keesaan Allah dalam menciptakan dan ibadah, sesungguhnya Dia tidak ditanya tentang ketetapanNya terhadap makhluk-makhlukNya, sedang seluruh makhlukNya akan dimintai pertanggung jawaban atas perbuatan-perbuatan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/5535-surat-al-anbiya-ayat-23.html

Tafsir as-Sa'di

23. “Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuatNya,” karena kebesaran, kemuliaan, dan kesempurnaan kekuasaanNYa. Tidak ada satu makhluk pun yang sanggup melawan dan menghambatNya, baik dengan perkataan ataupun tindakan. Lantaran kesempurnaan hikmahNya dan peletakan berbagai ketetapan olehNya pada tempatnya, serta keelokan penangananNya pada bentuk yang terbaik, yang dapat dicerna oleh akal.Sehingga tidak ada pertanyaan yang tertuju padaNya. Sebab penciptaanNya tidak mengandung cacat atau kerusakan. “Dan merekalah,” yakni para makhluk “yang akan ditanyai,” tentang tindak-tanduk dan tutur kata mereka lantaran ketidakberdaayn dan kekerdilan mereka. Pasalnya, mereka adalah para hamba Allah.Perbuatan-perbuatan dan gerak gerik mereka sudah tersuratkan. Tidak ada hak kewenangan penanganan dan pengaturan yang mereka miliki atau pun yang dimiliki oleh pihak lain sekecil biji gandum sekalipun.

Sumber: https://tafsirweb.com/5535-surat-al-anbiya-ayat-23.html

Tafsir Al-Wajiz

23. Karena keagungan, otoritas dan pengaturanNya, Allah tidak ditanya tentang apa yang Dia kerjakan. Sedangkan para hamba itu ditanya tentang apa yang mereka kerjakan karena mereka adalah hamba yang dimiliki Allah سبحانه وتعالى

Sumber: https://tafsirweb.com/5535-surat-al-anbiya-ayat-23.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 21-23 Allah سبحانه وتعالى mengingkari orang yang menjadikan tuhan-tuhan selain Dia, lalu Allah berfirman: (Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang mati)? (21)) yaitu apakah tuhan-tuhan mereka itu dapat menghidupkan dan membangkitkan orang-orang mati dari tanah? yaitu mereka tidak mampu melakukan sesuatu dari itu.Maka bagaimana bisa mereka menjadikannya sebagai tandingan Allah yang mereka sembah bersamaNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa seandainya ada tuhan-tuhan selain Allah, maka langit dan bumi akan rusak. Lalu Allah berfirman: (Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah) yaitu di langit dan bumi (tentulah keduanya itu telah rusak binasa) sebagaimana firmanNya: (Allah sekali-kali tidak mempunyai anak dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya.Kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu (91)) (Surah Al-Mu’minun) Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arsy daripada apa yang mereka sifatkan) yaitu dari apa yang mereka katakan, bahwa Allah memiliki anak atau sekutu.Maha Suci dan Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka buat-buat dengan ketinggian yang Maha Besar. Firman Allah: (Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai (23)) yaitu Dialah Dzat Yang memutuskan yang tidak ada yang menghalangi keputusanNya dan tidak ada seorangpun yang dapat menolakNya karena keagungan, kebesaran, ilmu, hikmah, keadilan, dan kelembutanNya (dan merekalah yang akan ditanyai) yaitu, Dia adalah Dzat yang akan menanyai makhlukNya tentang apa yang telah mereka perbuat, seperti firmanNya: (Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua (92) tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu (93)) (Surah Al-Hijr) Ini sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (sedangkan Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)Nya) (Surah Al-Mu’minun: 88)

Sumber: https://tafsirweb.com/5535-surat-al-anbiya-ayat-23.html

Informasi

Surat

الانبياۤء (Al-Anbiya')

Para Nabi — 112 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

23 dari 112 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 323

Ruku

Ruku 279

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 65 (129/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2506 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-21