الانبياۤء (Al-Anbiya')

Per AyatMushaf
وَلَقَدِ
dan sesungguhnya
اسْتُهْزِئَ
telah diperolok-olok
بِرُسُلٍ
dengan beberapa Rsul
مِّنْ
dari
قَبْلِكَ
sebelum kamu
فَحَاقَ
maka mengepung
بِالَّذِيْنَ
dengan orang-orang yang
سَخِرُوْا
(mereka) mengejek
مِنْهُمْ
diantara mereka
مَّا
apa (azab)
كَانُوْا
adalah mereka
بِهٖ
dengannya
يَسْتَهْزِءُوْنَ
mereka memperolok-olokan
ࣖ
﴿٤١﴾
Dan sungguh, rasul-rasul sebelum engkau (Muhammad) pun telah diperolok-olokkan, maka turunlah (siksaan) kepada orang-orang yang mencemoohkan apa (rasul-rasul) yang selalu mereka perolok-olokkan.
2524 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan sesungguhnya telah dicemooh rasul-rasul sebelummu (wahai Rasul) maka turunlah kepada orang-orang yang suka memperolok-olok tersebut siksaan yang dahulu menjadi motivasi cemoohan dan olok-olokan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/5553-surat-al-anbiya-ayat-41.html

Tafsir as-Sa'di

41. Dan setelah Allah menyebutkan penghinaan mereka terhadap rasulNya dengan perkataan, “apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu.” (Al-Anbiya:36), maka Allah menghibur beliau, bahwa kejadian seperti itu merupakan kebiasaan umat-umat terdahulu saat menghadapi para utusan Allah (yang diutus kepada mereka). Allah berfirman, “Dan sungguh telah diperolok-olok beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan dari mereka,” menghampiri mereka, “balasan (azab) olok-olokkan mereka.” Maksudnya telah datang siksaan kepada mereka.Segala faktor untuk menolaknya pun lenyap. Hendaknya mereka berhati-hati akan turunnya bencana, hukuman yang telah melanda kaum yang mendustakan para utusan Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/5553-surat-al-anbiya-ayat-41.html

Tafsir Al-Wajiz

41. Dan sungguh orang-orang kafir terdahulu itu mengolok-olok para rasul sebelummu, wahai Nabi. Lalu azab yang selalu diperingatkan oleh para rasul kepada mereka sebagai balasan olok-olok mereka itu menimpa dan menyelimuti mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/5553-surat-al-anbiya-ayat-41.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 41-43 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menghibur hati RasulNya dari gangguan yang menyakitkan dari orang-orang musyrik berupa ejekan dan pendustaan. (Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang dahulu selalu mereka perolok-olokkan (41)) yaitu azab yang dahulunya mereka kira mustahil terjadi. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat mengubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah.Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu (34)) (Surah Al-An'am) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan tentang nikmatNya atas hamba-hambaNya berupa pemeliharaanNya di malam dan siang hari melalui penjagaanNya dengan pengawasan yang tidak pernah tidur sedikit pun.Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Siapakah yang dapat memelihara kalian di waktu malam dan siang hari dari (azab Allah) Yang Maha Pemurah?”) yaitu, pengganti Dzat yang Maha Pengasih dari selain Dia, sebagaimana seorang penyair berkata: “Dia adalah seorang budak perempuan yang belum pernah memakai pakaian yang lembut, dan belum pernah merasakan kacang fustuk sebagai pengganti kacang biasa. yaitu belum pernah merasakan kacang fustuk sebagai ganti dari kacang biasa. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingati Tuhan mereka) yaitu, mereka tidak mengakui nikmat dan kebaikan Allah atas mereka, bahkan mereka berpaling dari ayat-ayat dan tanda-tanda kekuasaanNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Atau apakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami) Ini adalah Istifham inkari peringatan, dan celaan. yaitu, apakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat melindungi dan memelihara mereka dari azab Kami selain Kami?Perkaranya tidak seperti yang mereka anggap dan duga. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman; (Tuhan-tuhan itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri) yaitu tuhan-tuhan mereka andalkan selain Allah, tidak mampu menolong diri mereka sendiri. Firman Allah: (dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami itu?) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya (dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami itu?) yaitu dilindungi.

Sumber: https://tafsirweb.com/5553-surat-al-anbiya-ayat-41.html

Informasi

Surat

الانبياۤء (Al-Anbiya')

Para Nabi — 112 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

41 dari 112 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 325

Ruku

Ruku 280

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 65 (130/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2524 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-21