الانبياۤء (Al-Anbiya')

Per AyatMushaf
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يَخْشَوْنَ
(mereka) takut
رَبَّهُمْ
Tuhan mereka
بِالْغَيْبِ
dengan yang gaib (tidak melihat-Nya)
وَهُمْ
dan mereka
مِّنَ
dari
السَّاعَةِ
hari kiamat
مُشْفِقُوْنَ
mereka merasa takut
﴿٤٩﴾
(Yaitu) orang-orang yang takut (azab) Tuhannya, sekalipun mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari Kiamat.
2532 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

48-49. Dan sungguh Kami telah memberikan kepada Musa dan Harun hujjah dan pertolongan untuk menghadapi musuh mereka dan kitab (yaitu Taurat) yang dengannya Kami membedakan antara kebenarana dan kebatilan, dan cahaya yang menjadi sumber petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. Yang takut akan siksaan Tuhan mereka, sedang mereka itu khawatir terhadap Hari perhitungan amal yang terjadi ketika datangnya Hari Kiamat.

Sumber: https://tafsirweb.com/5561-surat-al-anbiya-ayat-49.html

Tafsir as-Sa'di

49. Selanjutnya Allah menerangkan siapa orang-orang yang bertakwa itu. Allah berfirman, “(Yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Rabb mereka sedang mereka tidak melihatNya,” maksudnya, mereka takut kepada Allah saat mereka sendirian, tidak ada pandangan orang lain yang mengarah kepada mereka, sehingga pasti saat bersama orang lain, akan lebih takut kepada Allah.Mereka menahan diri (wara’) dari apa yang diharamkan oleh Allah dan melaksanakan perkara-perkara yang harus dikerjakan. “Dan mereka merasa takut akan (tibanya) Hari KIamat,” maksudnya, mereka takut lagi khawatir. Hal ini muncul karena kesempurnaan ma’rifat (pengetahuan) mereka tentang Rabb mereka. Sehingga mereka memadukan sikap untuk berbuat baik dan merasa takut kepaddaNya.Bentuk ‘athaf (kata sambung “dan”) di sini untuk menghubungkan sifat-sifat yang diperuntukkan bagi sesuatu yang (berjumlah) satu dan obyek yang satu.

Sumber: https://tafsirweb.com/5561-surat-al-anbiya-ayat-49.html

Tafsir Al-Wajiz

49. Yaitu orang-orang yang takut dengan azab Tuhannya dalam keadaan sembunyi dan tidak dilihat olehNya. Maksunya yaitu mereka adalah orang-orang ikhlas yang tidak pamer kepada manusia dan maereka itu takut terhadap kengerian hari kiamat.

Sumber: https://tafsirweb.com/5561-surat-al-anbiya-ayat-49.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 48-50 Telah disebutkan peringatan bahwa Allah سبحانه وتعالى sering mengiringkan penyebutan nabi Musa عليه السلام dan nabi Muhammad ﷺ da antara kitabnya masing-masing. Oleh akrena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Harun kitab Taurat) Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah Kitab. Qatadah berkata bahwa kitab Taurat kandungannya adalah tentang halal dan haram, serta sesuatu yang dibedakan oleh Allah antara kebenaran dan kebathilan.Ibnu Zaid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah pertolongan. Kesimpulan semua pendapat ini adalah bahwa semua kitab samawi mengandung pemisah antara kebenaran dan kebathilan, petunjuk dan kesesatan, halal dan haram. Begitu juga mengandung cahaya dalam hati, petunjuk, ketakutan, dan taubat.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa) yaitu peringatan dan nasehat untuk mereka. Kemudian Allah menggambarkan mereka dan berfirman: (orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedangkan mereka tidak melihat-Nya) sebagaimana firmanNya: ((Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, sedangkan Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat (33)) (Surah Qaf) (dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat) yaitu takut dan gentar.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Al-Qur’an ini adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan) yaitu Al-Qur'an yang tidak datang kepadanya kebatilan, baik dari depan maupun belakang, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji (Maka mengapakah kalian mengingkarinya?) yaitu apakah kalian mengingkari kebenaran Al-Qur'an, padahal Al-Qur'an begitu jelas dan terang?

Sumber: https://tafsirweb.com/5561-surat-al-anbiya-ayat-49.html

Informasi

Surat

الانبياۤء (Al-Anbiya')

Para Nabi — 112 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

49 dari 112 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 326

Ruku

Ruku 281

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 65 (130/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2532 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-21