الانبياۤء (Al-Anbiya')
Per AyatMushaf
وَوَهَبْنَا
dan Kami telah memberkati
لَهٗٓ
kepadanya
اِسْحٰقَ
Ishaq
وَيَعْقُوْبَ
dan Ya'kub
نَافِلَةً
suatu tambahan/anugrah
ۗوَكُلًّا
dan makanlah
جَعَلْنَا
Kami jadikan
صٰلِحِيْنَ
orang-orang yang saleh
﴿٧٢﴾
Dan Kami menganugerahkan kepadanya (Ibrahim) Ishak dan Yakub, sebagai suatu anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang yang saleh.
2555 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Allah telah mencurahkan berbagai nikmat kepada Ibrahim. Dia menganugerahkan baginya putranya, Ishaq ketika dia berdo’a kepadaNya. Dan Dia menganugerahkan Ya’qub baginya dari Ishaq sebagai tambahan atas nikmat sebelumnya.Dan masing-masing mereka; Ibrahim,Ishaq dan Ya’qub Kami jadikan orang shalih lagi patuh kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/5584-surat-al-anbiya-ayat-72.html
Tafsir as-Sa'di
72. “Dan Kami telah memberikan kepadanya (Ibrahim),” saat memisahkan diri dari kaumnya “Ishaq dan Ya’qub,” Ya’qub adalah putra Ishaq, “sebagai sebuah anugerah (dari Kami),” setelah beliau memasuki usia tua dan istrinya dalam keadaan mandul. Kemudian malaikat mengabarkan berita gembira kepadanya berupa kelahiran Ishaq. (Hud:71). Ya’qub adalah Israil yang darinya lahir bangsa yang besar.Sedangkan Ismail bin Ibrahim, merupakan cikal bakal bangsa Arab yang utama. Di antara keturunannya, penghulu orang-orang terdahulu dan yang akan datang (Muhammad). “Dan masing-masing,” masing-masing yaitu, Ibrahim, Ishaq, dan Ya’qub “Kami jadiikan orang-orang yang shalih,” maksudnya orang-orang yang menjalankan hak-hakNya dan hak-hak manusia.
Sumber: https://tafsirweb.com/5584-surat-al-anbiya-ayat-72.html
Tafsir Al-Wajiz
72. Dan Kami anugerahkan kepada Ibrahim Ishaq sebagai anak dari istrinya, Sarah, dan Ya’kub sebagai cucunya untuk melimpahkan apa yang diminta oleh Ibrahim. Masing-masing dari tiga orang itu termasuk Luth yang keempat telah Kami jadikan sebagai nabi yang shalih
Sumber: https://tafsirweb.com/5584-surat-al-anbiya-ayat-72.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 71-75 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang nabi Ibrahim, bahwa dia Allah menyelamatkannya dari api kaumnya dan mengeluarkannya dari mereka dan berhijrah ke negeri-negeri Syam sampai di tanah yang disucikan di negeri Syam. Sebagaimana yang Ar-Rabi' bin Anas meriwayatkan dari Abu Al-’Aliyah, dari Ubay bin Ka'b tentang firmanNya: (ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia) dia berkata yaitu negeri Syam, tidak ada suatu batu besar pun melainkan mengalir air dari bagian bawahnya. Firman Allah: (Dan Kami telah memberikan kepadanya (Ibrahim) Ishaq dan Ya’qub sebagai suatu anugerah (dari Kami)) ‘Atha’ Mujahid bahwa maknannya adalah pemberian.Ibnu Abbas, Qatadah, dan Al-Hakam bin Uyaynah berkata bahwa nafilah adalah cucu laki-laki, yakni bahwa nabi Ya'qub adalah anak nabi Ishaq. Sebagaimana Allah berfirman: (Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishaq dan dari Ishaq (akan lahir putranya) Ya'qub) (Surah Hud: 71) (Dan masing-masing Kami jadikan orang-orang yang saleh) yaitu semuanya menjadi orang yang baik dan shalih (Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami) yaitu mereka menyeru untuk menyembah Allah dengan seizinNya.Oleh karena itu Allah berfirman: (dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan salat, menunaikan zakat) sebagai athaf khas kepada am yaitu hal yang rinci diathafkan kepada yang umum (dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah) yaitu, mereka mengerjakan apa yang mereka perintahkan kepada manusia.Kemudian Allah mengiringinya dengan kisah nabi Luth, yaitu Luth bin Haran bin Azar. Dia telah beriman kepada nabi Ibrahim, mengikutinya dan berhijrah bersamanya. Sebagaimana Allah berfirman: (Maka Lut membenarkan (kenabian)nya.Dan berkatalah Ibrahim, "Sesungguhnya aku akan berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku (kepadaku)”) (Surah Al-'Ankabut: 26) Lalu Allah memberinya hikmah dan ilmu, serta memberinya wahyu dan menjadikannya sebagai nabi.Dia mengutusnya kepada kaum Sodom dan yang ada di sekitarnya. Lalu mereka menentang dan mendustakannya. Maka Allah membinasakan dan menghancurkan mereka, sebagaimana kisah mereka disebutkan di tempat lain dalam Al-Qur'an.Oleh karena itu Allah berfirman: (dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji.Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik (74) dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang saleh (75))
Sumber: https://tafsirweb.com/5584-surat-al-anbiya-ayat-72.html
Informasi
Surat
الانبياۤء (Al-Anbiya')
Para Nabi — 112 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
72 dari 112 ayat
Juz
Juz 17
Halaman
Halaman 327
Ruku
Ruku 282
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 66 (131/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2555 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-21