الانبياۤء (Al-Anbiya')

Per AyatMushaf
وَلُوْطًا
dan Lut
اٰتَيْنٰهُ
Kami telah memberikannya
حُكْمًا
hikmah
وَّعِلْمًا
dan ilmu
وَّنَجَّيْنٰهُ
dan Kami telah menyelamatkannya
مِنَ
dari
الْقَرْيَةِ
negeri
الَّتِيْ
yang
كَانَتْ
adalah ia
تَّعْمَلُ
melakukan
الْخَبٰۤىِٕثَ
busuk/keji
ۗاِنَّهُمْ
sesungguhnya mereka
كَانُوْا
adalah mereka
قَوْمَ
kaum
سَوْءٍ
seburuk-buruk
فٰسِقِيْنَۙ
fasik/jahat
﴿٧٤﴾
Kepada Lut, Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang melakukan perbuatan keji. Sungguh, mereka orang-orang yang jahat lagi fasik.
2557 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan Kami berikan kepada Luth karunia kenabian dan keahlian menetapkan hokum di antara orang-orang yang bersilisih serta ilmu tentang perintah Allah dan agamaNya. Dan Kami menyelamatkannya dari negerinya, Sadom, yang para penduduknya mengerjakan perbuatan-perbuatan yang keji. Sesungguhnya mereka itu menjadi orang-orang yang buruk dan jelek karena perbuatan-perbuatan keji dan kemungkaran yang mereka perbuat, juga keluar dari ketaatan kepada Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/5586-surat-al-anbiya-ayat-74.html

Tafsir as-Sa'di

74. Ini adalah sanjungan dari Allah bagi RasulNya, Luth atas kepemilikan ilmu syar’I dan kemampuan menetapkan hukum di tengah manusia dengan benar dan lurus. Dan Allah mengutusnya kepada kaumnya untuk menyeru mereka kepada ibadah kepada Allah dan melarang mereka dari kebiasaan berbuat kekejian.Beliau senantiasa menyeru mereka, tapi mereka tidak menyambutnya. Kemudian Allah membalikkan kampung-kampung mereka dan menyiksa mereka sampa penghabisan. Lantaran “mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik,” Allah menyelamatkan Luth dan keluarganya.Allah memerintahkan beliau untuk berjalan di malam hari bersama mereka agar mereka menjauh dari kampung halaman mereka. Lalu mereka berjalan dan selamat dengan karunia Allah dan keutamaan dariNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5586-surat-al-anbiya-ayat-74.html

Tafsir Al-Wajiz

74. Dan Kami anugerahkan kepada Luth wahyu kenabian dan ilmu tentang hikmah-hikmah agaman. Dan Kami selamatkan dia dari kota Sodom di sebelah timur Jordania yang penduduknya melakukan perbuatan keji (perbuatan munkar) seperti homo seksual, berbuat kerusakan di majelis-majelis, saling melempar kacang dan mempermainkan burung.Sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak taat kepada Allah سبحانه وتعالى dengan merusak pergaulan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/5586-surat-al-anbiya-ayat-74.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 71-75 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang nabi Ibrahim, bahwa dia Allah menyelamatkannya dari api kaumnya dan mengeluarkannya dari mereka dan berhijrah ke negeri-negeri Syam sampai di tanah yang disucikan di negeri Syam. Sebagaimana yang Ar-Rabi' bin Anas meriwayatkan dari Abu Al-’Aliyah, dari Ubay bin Ka'b tentang firmanNya: (ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia) dia berkata yaitu negeri Syam, tidak ada suatu batu besar pun melainkan mengalir air dari bagian bawahnya. Firman Allah: (Dan Kami telah memberikan kepadanya (Ibrahim) Ishaq dan Ya’qub sebagai suatu anugerah (dari Kami)) ‘Atha’ Mujahid bahwa maknannya adalah pemberian.Ibnu Abbas, Qatadah, dan Al-Hakam bin Uyaynah berkata bahwa nafilah adalah cucu laki-laki, yakni bahwa nabi Ya'qub adalah anak nabi Ishaq. Sebagaimana Allah berfirman: (Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishaq dan dari Ishaq (akan lahir putranya) Ya'qub) (Surah Hud: 71) (Dan masing-masing Kami jadikan orang-orang yang saleh) yaitu semuanya menjadi orang yang baik dan shalih (Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami) yaitu mereka menyeru untuk menyembah Allah dengan seizinNya.Oleh karena itu Allah berfirman: (dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan salat, menunaikan zakat) sebagai athaf khas kepada am yaitu hal yang rinci diathafkan kepada yang umum (dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah) yaitu, mereka mengerjakan apa yang mereka perintahkan kepada manusia.Kemudian Allah mengiringinya dengan kisah nabi Luth, yaitu Luth bin Haran bin Azar. Dia telah beriman kepada nabi Ibrahim, mengikutinya dan berhijrah bersamanya. Sebagaimana Allah berfirman: (Maka Lut membenarkan (kenabian)nya.Dan berkatalah Ibrahim, "Sesungguhnya aku akan berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku (kepadaku)”) (Surah Al-'Ankabut: 26) Lalu Allah memberinya hikmah dan ilmu, serta memberinya wahyu dan menjadikannya sebagai nabi.Dia mengutusnya kepada kaum Sodom dan yang ada di sekitarnya. Lalu mereka menentang dan mendustakannya. Maka Allah membinasakan dan menghancurkan mereka, sebagaimana kisah mereka disebutkan di tempat lain dalam Al-Qur'an.Oleh karena itu Allah berfirman: (dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji.Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik (74) dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang saleh (75))

Sumber: https://tafsirweb.com/5586-surat-al-anbiya-ayat-74.html

Informasi

Surat

الانبياۤء (Al-Anbiya')

Para Nabi — 112 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

74 dari 112 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 328

Ruku

Ruku 282

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 66 (131/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2557 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-21