الانبياۤء (Al-Anbiya')
Per AyatMushaf
وَمِنَ
dan dari
الشَّيٰطِيْنِ
syaitan-syaitan
مَنْ
orang
يَّغُوْصُوْنَ
mereka menyelam
لَهٗ
untuknya
وَيَعْمَلُوْنَ
dan mereka mengerjakan
عَمَلًا
pekerjaan
دُوْنَ
bukan
ذٰلِكَۚ
demikian
وَكُنَّا
dan adalah Kami
لَهُمْ
kepada mereka
حٰفِظِيْنَ
memelihara/menjaga
ۙ
﴿٨٢﴾
Dan (Kami tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka itu.
2565 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami telah menundukkan bagi Sulaiman dari bangsa setan, yaitu setan-setan yang dia manfaatkan dalam pekerjaan-pekerjaan yang makhluk lain tidak mampu melakukannya. Mereka ditugasi menyelam ke dalam laut untuk mengeluarkan batu-batu mutiara dan permata-permata. Mereka juga mengerjakan pekerjaan lain, yaitu membuat apa-apa yang diinginkan Sulaiman dari mereka.Mereka tidak kuasa menolak apa-apa yang Sulaiman inginkan dari mereka. Allah melindungi mereka baginya dengan kekuatan dan keperkasaanNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/5594-surat-al-anbiya-ayat-82.html
Tafsir Al-Wajiz
82. Dan Kami tundukkan bagi Sulaiman setan yang menyelam di laut untuk mengeluarkan mutiara baginya. Mereka juga mengerjakan pekerjaan-pekerjaan lain selain itu, seperti membangun tempat berdoa, kota, kastil, masjid dan bangunan-bangunan yang aneh.Dan Kami memantau pekerjaan mereka serta mencegah mereka agar tidak melarikan diri dan menolak untuk bekerja
Sumber: https://tafsirweb.com/5594-surat-al-anbiya-ayat-82.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 78-82 Syuraih, Az-Zuhri dan Qatadah berkata bahwa “An-nafsy” hanya dilakukan di malam hari. Lalu Qatadah menambahkan kalau “al-haml” dilakukan di siang hari Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud tentang firmanNya: (Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya) dia berkata yaitu kebun anggur yang buahnya telah masak, lalu dirusak ternak kambing seseorang. Maka nabi Dawud memutuskan agar ternak kambing itu diserahkan kepada pemilik kebun.Maka nabi Sulaiman berkata,"Bukan demikian, wahai Nabi Allah." nabi Dawud bertanya,"Lalu bagaimanakah pendapatmu?" Nabi Sulaiman berkata, bahwa hendaknya kebun anggur itu diserahkan kepada pemilik kambing agar dia mengurusnya sampai berbuah lagi seperti semula; dan ternak kambing diserahkan kepada pemilik kebun, maka pemilik kebun itu boleh memanfaatkan kambing itu. Ketika kebun itu telah kembali berbuah seperti semula, maka kebun itu diserahkan kepada pemiliknya; begitu juga ternak kambing, diserahkan kepada pemiliknya. Hal itu ada pada firmanNya: (maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat)) Firman Allah: (dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Dawud ……).Demikian itu terjadi karena kemerduan suara nabi Dawud jika membaca kitab Zabur. Apabila nabi Dawud melagukan bacaan kitabnya, maka burung-burung di udara akan berhenti dan menjawabnya, dan gunung-gunung menjawab bacaannya dan mengikutinya. Oleh karena itu ketika Nabi ﷺ melewati Abu Musa Al-Asy'ari yang sedang membaca Al-Qur’an di malam hari, dia mempunyai suara yang sangat merdu, lalu Nabi ﷺ berhenti dan mendengarkan bacaannya.Dan beliau bersabda:”Sesungguhnya orang ini telah dianugerahi sebagian dari kemerduan suara keluarga nabi Dawud”. Lalu dia menjawab,"Wahai Rasulullah, seandainya aku mengetahui bahwa engkau mendengarkan bacaanku, maka aku akan memperindah suaraku dengan seindah-indahnya demi dirimu" Qatadah berkata bahwa sesungguhnya sebelum itu baju besi hanya lempengan, Dia adalah orang pertama yang membuatnya dalam bentuk anyaman. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan Kami telah melunakkan besi untuknya (10) (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya) (Surah Saba’) yaitu, janganlah kamu perbesar bulatan-bulatannya karena akan membuatnya terlepas; dan janganlah kamu mempertebalnya karena akan membuat bulatan anyamannya robek.Oleh karena itu Allah berfirman: (guna memelihara kalian dalam peperangan kalian) yaitu dalam peperangan kalian (Maka hendaklah kalian bersyukur (kepada Allah)) yaitu atas nikmat-nikmat Allah atas kalian dengan apa yang Dia ilhamkan kepada hambaNya nabi Dawud, yang mana Dia mengajarinya membuat hal itu untuk kalian.Firman Allah: (Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya) yaitu Kami menundukkan untuk nabi Sulaiman angin kencang (yang berembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami telah memberkatinya) yaitu negeri Syam (Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu) Demikian itu bahwa, dia mempunyai hamparan yang dari kayu. Dia meletakkan di atasnya semua yang dia perlukan berupa urusan kerajaan, kuda, unta. kemah-kemah dan tentaranya. Kemudian dia memerintahkan kepada angin kencang untuk mengangkatnya.Maka angin itu memasuki bagian bawahnya, lalu membawanya, mengangkatnya dan memperjalankannya. Burung-burung terbang menaunginya dari panasnya sinar matahari menuju ke tempat yang dia kehendaki. Lalu dia turun dan meletakkan semua peralatannya.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendaki (36)) (Surah Shad) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan, dan perjalanannya di waktu petang hari sama dengan perjalanan sebulan (pula)) (Surah Saba: 12) Firman Allah: (Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya) yaitu ke dalam laut untuk mengeluarkan mutiara-mutiara dan berbagai macam perhiasan lainnya (dan mengerjakan pekerjaan selain dari itu) yaitu hal selain itu, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan (Kami tundukkan pula kepadanya) setan-setan semuanya ahli bangunan dan penyelam (37) dan setan yang lain yang terikat dalam belenggu (38)) (Surah Shad) Firman Allah: (dan adalah Kami memelihara mereka itu) yaitu Allah menjaganya jika ada seseorang dari setan-setan itu hendak berbuat jahat terhadapnya, bahkan semua setan berada dalam genggamanNya dan tunduk di bawah kekuasaanNya.Tidak ada seorang pun dari mereka yang berani mendekatinya, bahkan dia memberi keputusan kepada mereka. Jika dia menghendaki, dia bisa membebaskan dan menahan seseorang dari mereka sesuai dengan yang dia kehendaki. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan setan yang lain terikat dalam belenggu (38))
Sumber: https://tafsirweb.com/5594-surat-al-anbiya-ayat-82.html
Informasi
Surat
الانبياۤء (Al-Anbiya')
Para Nabi — 112 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
82 dari 112 ayat
Juz
Juz 17
Halaman
Halaman 329
Ruku
Ruku 283
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 66 (131/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2565 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-21