الانبياۤء (Al-Anbiya')
Per AyatMushaf
۞
وَاَيُّوْبَ
dan Ayub
اِذْ
tatkala
نَادٰى
dia berseru/berdo'a
رَبَّهٗٓ
Tuhannya
اَنِّيْ
sesungguhnya aku
مَسَّنِيَ
menimpaku
الضُّرُّ
bencana/penyakit
وَاَنْتَ
dan Engkau
اَرْحَمُ
Maha Penyayang
الرَّاحِمِيْنَ
para penyayang
ۚ
﴿٨٣﴾
Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.”
2566 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan ingatlah (wahai Rasul) hamba kami Ayyub, ketika Kami mengujinya dengan kondisi buruk dan penyakit parah dalam tubuhnya. Dia telah kehilangan istri, harta benda, dan anaknya. Maka dia bersabar dan mengharapkan pahala (dari Allah).Dan dia memanggil Tuhannya, “Sesungguhnya kondisi buruk telah menimpaku, sedang Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang diantara semua penyayang. Maka singkirkanlah penyakit ini dariku.”
Sumber: https://tafsirweb.com/5595-surat-al-anbiya-ayat-83.html
Tafsir Al-Wajiz
83. Dan ingatlah Wahai nabi tentang kisah Ayub ketika berdoa kepada Tuhannya tentang penyakit yang menimpanya sudah sangat parah dan lama: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah kesulitan berupa penyakit, badan kurus, dan kehilangan keluarga dan harta benda. Dan Engkau adalah Dzat yang Maha Pengasih untuk mengabulkan doa” Adh-Dhurru adalah sesuatu yang menimpa diri manusia seperti penyakit, kekurusan.Sedangkan Adh-Dharru adalah kerusakan pada setiap sesuatu
Sumber: https://tafsirweb.com/5595-surat-al-anbiya-ayat-83.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Hal 83-84 Allah سبحانه وتعالى menyebutkan tentang nabi Ayub dan musibah yang menimpanya sebagai cobaan atas harta, anak-anak, dan tubuhnya. Demikian itu karena nabi Ayub adalah seseorang yang memiliki banyak ternak dan lahan pertanian, serta banyak anak dan tempat tinggal yang menyenangkan. Lalu Allah mengujinya dalam semua itu, dan semuanya lenyap tidak ada yang tersisa.Kemudian cobaan ditimpakan kepada tubuhnya. Nabi Ayub adalah seorang nabi Allah yang sangat sabar sehingga kesabarannya dijadikan teladan Firman Allah: (dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka) Telah disebutkan dari Ibnu Abbas bahwa Allah berfirman,"Kembalikanlah kepadanya semua miliknya dalam keadaan utuh" Demikian juga diriwayatkan Al-Aufi, dari Ibnu Abbas.Diriwayatkan hal yang sama dari Ibnu Mas'ud dan Mujahid. Pendapat yang sama juga diriwayatkan dari Al-Hasan dan Qatadah. Firman Allah: (sebagai suatu rahmat dari sisi Kami) yaitu Kami lakukan hal itu kepadanya sebagai rahmat dari sisi Kami untuknya (dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah) Kami menjadikan kisah nabi Ayub sebagai teladan agar orang-orang yang tertimpa musibah tidak beranggapan bahwa sesungguhnya Kami melakukan cobaan itu kepada mereka karena mereka hina menurut Kami.Dan agar mereka meniru nabi Ayub dalam kesabarannya menghadapi takdir dan cobaanNya terhadap hamba-hambaNya dengan apa yang Dia kehendaki. Miliknyalah hikmah dalam hal itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/5595-surat-al-anbiya-ayat-83.html
Informasi
Surat
الانبياۤء (Al-Anbiya')
Para Nabi — 112 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
83 dari 112 ayat
Juz
Juz 17
Halaman
Halaman 329
Ruku
Ruku 283
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 66 (132/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2566 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-21