الانبياۤء (Al-Anbiya')
Per AyatMushaf
وَالَّتِيْٓ
dan perempuan yang
اَحْصَنَتْ
ia menjaga/memelihara
فَرْجَهَا
kehormatannya
فَنَفَخْنَا
lalu Kami tiupkan
فِيْهَا
didalamnya/kedalamnya
مِنْ
dari
رُّوْحِنَا
ruh Kami
وَجَعَلْنٰهَا
dan Kami jadikan dia
وَابْنَهَآ
dan anaknya
اٰيَةً
tanda-tanda
لِّلْعٰلَمِيْنَ
bagi semesta alam
﴿٩١﴾
Dan (ingatlah kisah Maryam) yang memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan (roh) dari Kami ke dalam (tubuh)nya; Kami jadikan dia dan anaknya sebagai tanda (kebesaran Allah) bagi seluruh alam.
2574 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan ingatlah (wahai Rasul) kisah Maryam putri Imran yang menjaga kehormatannya dari perbuatan haram, dan dia tidak melakukan perbuatan keji sepanjang hidupnya. Kemudian Allah mengutus Jibril kepadanya. Lalu dia meniup kerah baju Maryam.Tiupan itu sampai ke dalam rahimnya. Kemudian Allah menciptakan al-Masih Isa Bin Maryam melalui tiupan tersebut. Akhirnya, Maryam mengandungnya tanpa ada suami.Maka dengan keadaan demikian, dia dan putranya menjadi pertanda kuasa Allah dan pelajaran bagi semua makhluk hingga terjadinya Hari Kiamat.
Sumber: https://tafsirweb.com/5603-surat-al-anbiya-ayat-91.html
Tafsir as-Sa'di
91. Dan ingatlah Maryam untuk menyanjung dan menceritakan kedudukan tingginya, serta menyebarluaskan tentang kemuliaannya, “yang telah memelihara kehormatannya,” memeliharanya dari perbuatan haram dan (dari) mendekatinya, bahkan dari hal-hal yang diharamkan sekalipun. Ia belum menikah karena menyibukkan diri dengan ibadah dan menghabiskan waktunya untuk mengabdikan diri kepada Rabbnya.Ketika Jibril mendatanginya dalam rupa seorang lelaki yang normal, dengan fisik dan ketampanan yang sempurna, "Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa". (Maryam:18). Maka Allah membalasinya dengan balasan yang sesuuai dengan amalannya, dan memberinya keturunan tanpa keberadaan suami. Akan tetapi (dengan cara) jibril meniupkan padanya ruh sehingga hamil dengan izin Allah, “dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam,” di mana beliau mengandung (tanpa suami) dan melahirkannya tanpa bantuan penanganan dari orang lain.Lalu si jabang bayi berbicara ketika masih di gendongan, dan Allah merehabilitasi namanya dari tuduhan orang-orang yang menuduhnya dengan tuduhan yang tidak baik. Lalu Allah memberitahukan tentang dirinya dalam kondisi itu. Selanjutnya , Allah mempraktikan (melaluinya) berbagai macam keajaiban dan mukjizat yang sudah diketahui bersama.Maka, Maryam dan putranya menjadi tanda kebesaran Allah bagi sekalian alam. Generasi-generasi bergantian membicarakannya dan orang-orang pun memetik pelajaran darinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/5603-surat-al-anbiya-ayat-91.html
Tafsir Al-Wajiz
91. Ingatlah juga wahai Nabi, tentang kisah Maryam binti Imran menjaga farjinya dari yang halal dan haram, serta masih suci. Lalu Kami letakkan salah satu rahasia Kami di dalam perutnya untuk menciptakan Isa dan menghidupkannya.Dan Kami jadikan dia dan puteranya sebagai tanda bagi alam manusia, jin dan malaikat yang mana dia melahirkan Isa tanpa melalui anak dan sebagai petunjuk bagi mereka atas kekuasaan Kami.
Sumber: https://tafsirweb.com/5603-surat-al-anbiya-ayat-91.html
Informasi
Surat
الانبياۤء (Al-Anbiya')
Para Nabi — 112 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
91 dari 112 ayat
Juz
Juz 17
Halaman
Halaman 330
Ruku
Ruku 283
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 66 (132/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2574 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-21