الانبياۤء (Al-Anbiya')

Per AyatMushaf
وَتَقَطَّعُوْٓا
dan mereka memotong
اَمْرَهُمْ
urusan mereka
بَيْنَهُمْۗ
diantara mereka
كُلٌّ
masing-masing/semuanya
اِلَيْنَا
kepada Kami
رَاجِعُوْنَ
mereka kembali
ࣖ
﴿٩٣﴾
Tetapi mereka terpecah belah dalam urusan (agama) mereka di antara mereka. Masing-masing (golongan itu semua) akan kembali kepada Kami.
2576 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Akan tetapi manusia malah berselisih (sikap) terhadap rasul-rasul mereka, dan terpecah kebanyakan pengikut mereka dalam agama menjadi berkelompok-kelompok dan bergolongan –golongan. Mereka menyembah sesama makhluk dan hawa nafsu. Dan mereka semua akan kembali kepada Kami, dan menghadapi perhitungan atas apa yang mereka perbuat.

Sumber: https://tafsirweb.com/5605-surat-al-anbiya-ayat-93.html

Tafsir as-Sa'di

93. Idealnya, bersatu padu pada perkara ini, dan tidak berpecah-belah di dalamnya. Akan tetapi, “(dorongan) bertindak zhalim dan melampaui batas” menolak persatuan, dan hanya menerima keadaan terpecah-belah dan terpisah-pisah.Karena itu, Allah berfirman, “Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka,” maksudnya golongan-golongan yang mengaku mengikuti para pengikut nabi terpecah-belah dan bercerai-berai.Setiap pihak mengklaim berada di atas kebenaran, sementara kebatilan bersama dengan pihak lainnya. Setiap golongan bangga dengan apa yang mereka miliki. Padahal sudah dimaklumi bersama, pihak yang benar dari kalangan mereka, yaitu yang meniti pada agama yang lurus dan jalan yang lempeng, dengan mengikuti para nabi.Kenyataan ini akan terlihat, bila tabir (kebenaran) sudah tersibak, kegelapan sudah pergi dan Allah mengumpulkan umat manusi untuk mengadili mereka. Saat itulah, orang yang benar akan jelas berbeda dari orang yang berdusta. Karena itu, Allah berfirman, “Masing-masing golongan itu,” dari setiap kelompok yang bercerai-berai dan selain mereka “akan kembali kepada Kami,” maka Kami membalasi mereka dengan balasan yang sempurna.

Sumber: https://tafsirweb.com/5605-surat-al-anbiya-ayat-93.html

Tafsir Al-Wajiz

93. Manusia terpecah dalam beberapa golongan terkait permasalahn agama, sedangkan pada dasarnya agama itu hanya satu. Di antara mereka ada yang beriman dan bertauhid, ada yang kufur dan syirik, ada juga yang berinterpretasi dan terjerumus dalam kesyirikan seperti orang Yahudi dan Nasrani.Masing-masing kelompok ini akan kembali kepada Kami pada hari kiamat untuk dibalas.

Sumber: https://tafsirweb.com/5605-surat-al-anbiya-ayat-93.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 92-94 Ibnu Abbas berkata tentang firmanNya: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu) yaitu agama kalian yang satu. kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu) yaitu sesungguhnya sunnah kalian adalah satu sunnah. FirmanNya: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini) Terdiri atas inna dan isimnya (agama kalian ini) sebagai khabar (inna) yaitu sesungguhnya agama ini adalah syariat kalian yang Aku jelaskan dan terangkan kepada kalian. Firman Allah, (sebagai satu agama) nashab sebagai haal.Oleh karena itu Allah berfirman: (Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah berfirman, “Wahai para rasul!Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan (51) Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku) (Surah Al-Mu’minun: 51,52) Rasulullah ﷺ bersabda,”Kami golongan para nabi adalah saudara-saudara lain ibu, sedangkan agama kami adalah satu” Makna yang dimaksud adalah menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, dengan syariat yang berbeda-beda yang dibawa para rasul.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Untuk tiap-tiap umat di antara kalian, Kami berikan aturan dan jalan yang terang) (Surah Al-Maidah: 48) Firman Allah: (Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka) pendapat umat-umat itu berbeda-beda terhadap para rasulnya.Di antara mereka ada yang membenarkannya, dan ada yang mendustakannya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Kepada Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali) yaitu pada hari kiamat, maka Allah membalas kepada masing-masing sesuai dengan amalnya.Jika baik, maka balasannya baik, dan jika buruk, maka balasannya buruk. Oleh karena itu Allah berfirman: (Maka barang siapa yang mengerjakan amal saleh, sedangkan ia beriman) yaitu hatinya membenarkan dan tubuhnya mengerjakan amal shalih (maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu) sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan baik) (Surah Al-Kahfi: 30) yaitu tidak diingkari usahanya yaitu amalnya, namun dia tidak akan dianiaya seberat dzarrah pun.Oleh karena itu Allah berfirman: (sesungguhnya Kami menuliskan amalnya itu untuknya) yaitu semua amalnya dicatat maka tidak ada sesuatu pun yang sia-sia

Sumber: https://tafsirweb.com/5605-surat-al-anbiya-ayat-93.html

Informasi

Surat

الانبياۤء (Al-Anbiya')

Para Nabi — 112 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

93 dari 112 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 330

Ruku

Ruku 283

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 66 (132/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2576 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-21