الحج (Al-Hajj)
Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
النَّاسُ
manusia
اتَّقُوْا
bertawakallah kamu
رَبَّكُمْۚ
Tuhan kalian
اِنَّ
sesungguhnya
زَلْزَلَةَ
kegoncangan
السَّاعَةِ
hari kiamat
شَيْءٌ
sesuatu
عَظِيْمٌ
yang besar
﴿١﴾
Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar.
2596 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Wahai sekalian manusia, waspadalah terhadap siksaan Allah dengan cara menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya. Sesungguhnya peristiwa yang terjadi pada Hari Kiamat, berupa kengerian-kengerian dan goncangan dahsyat pada bumi sehingga seluruh sisinya terpecah belah, merupakan kejadian yang sangat besar (dahsyat), tidak bisa diperkirakan tingkatannya dan tidak bisa dibayangkan hakikatnya. Dan tidak ada yang mengetahui bagaimana persisnya kecuali Tuhan semesta alam.
Sumber: https://tafsirweb.com/5737-surat-al-hajj-ayat-1.html
Tafsir as-Sa'di
1. Allah mengajak bicara seluruh umat manusia, supaya mereka bertakwa kepada Rabb mereka yang telah merawat mereka dengan beragam kenikmatan, yang terlihat maupun tidak. Sepantasnya mereka takut kepadaNya, dengan cara meninggalkan praktik syirik, perbuatan-perbuatan fasik serta maksiat, dan menaati perintah-perintahNya, sesuai dengan kemampuan mereka.Selanjutnya Allah memberitahukan tentang satu faktor yang bisa membantu mereka dalam merealisasikan ketakwaan dan memperingatkan mereka agar tidak meninggalkannya. Yaitu, informasi tentang kondisi-kondisi dahsyat di Hari Kiamat. Allah berfirman, “Sesungguhnya kegoncangan Hari KIamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat),” tingkat kengeriannya tidak mampu diperkirakan dan tidak mampu diketahui bagaimana kenyataannya.Yang demikian itu, saat terjadinya Hari Kiamat, bumi mengalami kekeringan, bergetar dan bergerak-gerak, serta digoncang-goncangkan dengan goncangan yang sangat keras. Gunung-gunung terpecah-belah, tercabut (dari pangkalnya) dan menjelma pasir-pasir bertumpukan yang beterbangan. Kemudian menjadi debu-debu yang berhamburan.Berikutnya, manusia terbagi-bagi menjadi tiga golongan. Di saat itulah, langit terbelah, matahari dan bulan digulung, bintang-bintang jatuh berserakan. Kemudian, terjadilah kekacauan dan prahara yang mengerikan kalbu, menggelisahkan hati, memutihkan rambut anak-anak kecil dan melenyapkan ketulian yang sudah parah.
Sumber: https://tafsirweb.com/5737-surat-al-hajj-ayat-1.html
Tafsir Al-Wajiz
Keutamaan: Al ‘Azizi berkata bahwa surah ini termasuk surah yang menakjubkan. Surah ini turun di waktu malam dan siang, juga turun di waktu perjalanan dan menetap.Turun di Makkah serta Madinah, turun dalam keadaan damai juga dalam keadaan perang, serta sebagai surah muhakkaman dan juga mutasyabihan. 1. Hai seluruh manusia, bertakwalah, takutlah, dan hati-hatilah atas hukuman dari Tuhanmu. Sesungguhnya goncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat menakutkan, besar dahsyat, serta mengejutkan manusia
Sumber: https://tafsirweb.com/5737-surat-al-hajj-ayat-1.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-2 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada para hambaNya agar bertakwa kepadaNya dan memberitahukan kepada mereka tentang apa yang akan mereka hadapi berupa kengerian, guncangan, dan keadaan hari kiamat. Para mufasir berbeda pendapat tentang goncangan hari kiamat, apakah terjadi setelah manusia dibangkitkan dari kubur pada hari mereka digiring menuju tempat pemberhentian hari kiamat, atau goncangan bumi sebelum manusia dibangkitkan dari kubur mereka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat) (1) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya (2)) (Surah Az-Zalzalah) Diriwayatkan dari AIqamah tentang firmanNya: (sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat)) dia berkata bahwa itu sebelum hari kiamat.Ulama lain berkata bahwa kedahsyatan, kengerian, dan goncangan itu terjadi pada hari kiamat di tempat pemberhentian manusia setelah dibangkitkan dari kuburannya. Pendapat ini dipilih Ibnu Jarir, dan mereka behujjah dengan beberapa hadits: Diriwayatkan dari Abu Sa’id, Nabi ﷺ bersabda,”Allah سبحانه وتعالى berfirman pada hari kiamat,"Wahai Adam!" Lalu nabi Adam menjawab,"Aku penuhi panggilanMu dengan penuh kebahagiaan" Kemudian Dia menyeru,"Sesungguhnya Allah memerintahkan kepadamu untuk mengeluarkan sebagian dari keturunanmu untuk dikirimkan ke neraka" Lalu nabi Adam bertanya,"Wahai Tuhanku, berapakah jumlah yang dikirim ke neraka?" Dia menjawab,"Dari setiap seribu orang sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang" Saat itu juga wanita-wanita yang hamil melahirkan anaknya dan anak-anak beruban (dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat keras) Lalu berita itu terasa berat oleh para sahabat, sehingga wajah mereka menjadi pucat”. Lalu Nabi ﷺ bersabda:"Sembilan ratus sembilan puluh sembilan dari kalangan Ya’juj dan Ma'juj, sedangkan dari kalian satu orang.Kalian di kalangan manusia seperti sehelai bulu hitam pada tubuh banteng yang berbulu putih, atau seperti sehelai bulu putih pada tubuh banteng berbulu hitam. Sesungguhnya aku berharap semoga kalian menjadi seperempat penghuni surga" lalu kami bertakbir. Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda,"Sepertiga penghuni surga" lalu kami bertakbir.Lalu Rasulullah ﷺ bersabda,"setengah penghuni surga" lalu kami bertakbir. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sesungguhnya keguncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat)) yaitu perkara yang agung, petaka yang dahsyat, bencana yang mengerikan, peristiwa yang dahsyat, dan kejadian yang sangat aneh. dan “az-zalzal” adalah kengerian dan ketakutan yang terjadi pada jiwa manusia, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Di situlah diuji orang-orang-mukmin dan diguncangkan (hatinya) dengan guncangan yang sangat dahsyat (11)) (Surah Al-Ahzab) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Yaitu) pada hari (ketika) kamu melihat) Ini termasuk sesuatu yang tersembunyi terkait keadaan.Oleh karena itu Allah berfirman seraya menjelaskan hal itu: (lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya) yaitu kengerian yang dia lihat membuatnya sibuk sehingga melupakan orang yang paling disayangi, padahal dia adalah orang yang paling sayang kepadanya.Dia terkejut ketika menyusuinya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, (semua wanita yang menyusui anaknya) tidak disebutkan, ("Kullu murdi'in) dan Allah berfirman: (dari anak yang disusuinya) yaitu, dari anak yang disusuinya sebelum mencapai usia disapih.Firman Allah: (dan gugurlah kandungan semua wanita yang hamil) yaitu sebelum masa kandungannya sempurna karena kengerian yang dahsyat (dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk) dibaca sukara. yaitu karena dahsyatnya peristiwa yang terjadi dan mereka yang mengalaminya hilang kesadaran akalnya, dan ingatan mereka hilang. Barangsiapa melihat mereka, pasti menduga bahwa mereka mabuk (padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat keras)
Sumber: https://tafsirweb.com/5737-surat-al-hajj-ayat-1.html
Informasi
Surat
الحج (Al-Hajj)
Haji — 78 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
1 dari 78 ayat
Juz
Juz 17
Halaman
Halaman 332
Ruku
Ruku 285
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 67 (133/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2596 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-22