الحج (Al-Hajj)

Per AyatMushaf
وَمِنَ
dan diantara
النَّاسِ
manusia
مَنْ
orang
يُّجَادِلُ
ia membantah
فِى
dalam/tentang
اللّٰهِ
Allah
بِغَيْرِ
dengan tidak/tanpa
عِلْمٍ
ilmu pengetahuan
وَّيَتَّبِعُ
dan ia mengikuti
كُلَّ
setiap/semua
شَيْطٰنٍ
syaitan
مَّرِيْدٍۙ
sangat jahat
﴿٣﴾
Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu dan hanya mengikuti para setan yang sangat jahat.
2598 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan diantara tokoh kekafiran dari sebagian manusia mendebat dan mencoba melontarkan keragu-raguan tentang Kuasa Allah untuk membangkitkan makhluk setelah kematiannya, lantaran kebodohan mereka terhadap hakikat kekuasaanNya dan dikarenakan mengikuti para pemimpin kesesatan dari kalangan setan yang banyak pembangkangannya terhadap Allah dan rasul-rasulNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5739-surat-al-hajj-ayat-3.html

Tafsir as-Sa'di

3-4. Maksudnya, di antara manusia ada satu golongan dan kelompok. Mereka itu menempuh jalan kesesatan dan mulai menyanggah al-haq dengan kebatilan.Mereka bertujuan untuk menetapkan kebatilan dan memberangus al-haq. Padahal, mereka berada pada puncak kebodohan, tidak mempunyai ilmu sedikit pun. Paling-paling, modal yang mereka miliki hanyalah taklid kepada tokoh-tokoh kesesatan, dari kalangan setan yang jahat, membangkang kepada Allah dan kepada para utusanNya, lagi memusuhi mereka.Sungguh ia telah menentang Allah dan RasulNYa. Dan akhirnya, menjelma seorang tokoh yang mempropagandakan jalan menuju neraka. “Yang telah ditetapkan terhadap setan itu,” telah ditakdirkan pada setan yang jahat ini “bahwa barangsiapa yang berkawan dengannya,” maksudnya barangsiapa mengikutinya “tentu dia akan menyesatkannya,” dari jalan kebenaran dan menjauhkan dirinya dari shiratal mustaqim (jalan yang lurus) “dan membawanya ke dalam azab neraka.” Ini adalah tangan kanan iblis secara nyata. Allah telah berfirman tentang orang semacam ini, "karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala " (Fathir:6).Orang ini, yang berusaha membantah tentang Allah, ia telah memadukan antara kesesatan pribadi dengan upayanya untuk menyesatkan orang-orang. (Dalam melakukannya) ia adalah orang yang hanya mengikuti dan meniru-niru setan yang jahat. Sebuah cerminan berbagai kegelapan yang saling menutupi. Termasuk dalam konteks ini, semua orang-orang kafir dan ahli bid’ah.Sesungguhnya mayoritas mereka hanya mengikuti semata, membantah tanpa dasar ilmu (yang shahih).

Sumber: https://tafsirweb.com/5739-surat-al-hajj-ayat-3.html

Tafsir Al-Wajiz

3. Di antara manusia ada orang yang membantah tentang wujud dan sifat kemahaesaan dan kekuasaan Allah untuk membangkitkan manusia dan lainnya tanpa ilmu dan bukti. Mereka mengikuti bantahan mereka dengan batil dan bisikan jahat syaitan dengan durhaka dan kesombongan terhadap Allah.Ayat ini turun untuk Nadhr bin Harits

Sumber: https://tafsirweb.com/5739-surat-al-hajj-ayat-3.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 3-4 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mencela orang-orang yang mendustakan hari kebangkitan, mengingkari kekuasaan Allah untuk menghidupkan orang-orang yang mati, dan berpaling dari apa yang diturunkan Allah kepada nabi-nabiNya; keingkaran dan kekafirannya mengikuti setan-setan yang jahat, baik dari kalangan manusia maupun jin. Ini merupakan keadaan ahli bid'ah dan kesesatan orang-orang yang berpaling dari kebenaran dan mengikuti kebathilan. Mereka meninggalkan kebenaran yang jelas, yang diturunkan Allah kepada RasulNya berupa kebenaran yang jelas.Mereka mengikuti ucapan para pemimpin kesesatan yang menyeru kepada perbuatan bid'ah sesuai dengan hawa nafsu dan pendapat mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang perkara mereka dan orang-orang yang serupa dengan mereka: (Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan) yaitu pengetahuan yang benar. (dan mengikuti setiap setan yang sangat jahat (3) yang telah ditetapkan terhadap setan itu) Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah setan, yaitu telah ditetapkan melalui ketetapan takdir (bahwa barang siapa yang berkawan dengan dia) yaitu mengikuti dan meneladaninya. (tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka) yaitu menyesatkannya di dunia, dan kelak di akhirat akan menjerumuskannya ke dalam azab neraka yang menyala-nyala apinya, yang sangat panas, menyakitkan, pedih dan menggelisahkan.

Sumber: https://tafsirweb.com/5739-surat-al-hajj-ayat-3.html

Informasi

Surat

الحج (Al-Hajj)

Haji — 78 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

3 dari 78 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 332

Ruku

Ruku 285

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 67 (133/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2598 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-22