الحج (Al-Hajj)

Per AyatMushaf
وَيَعْبُدُوْنَ
dan mereka menyembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
مَا
apa yang
لَمْ
tidak
يُنَزِّلْ
(Allah) menurunkan
بِهٖ
dengannya/tentang itu
سُلْطٰنًا
kekuasaan/keterangan
وَّمَا
dan apa yang
لَيْسَ
tidak
لَهُمْ
bagi mereka
بِهٖ
dengannya/tentang itu
عِلْمٌ
pengetahuan
ۗوَمَا
dan apa yang
لِلظّٰلِمِيْنَ
bagi orang-orang yang zalim
مِنْ
dari
نَّصِيْرٍ
seorang penolong
﴿٧١﴾
Dan mereka menyembah selain Allah, tanpa dasar yang jelas tentang itu, dan mereka tidak mempunyai pengetahuan (pula) tentang itu. Bagi orang-orang yang zalim tidak ada seorang penolong pun.
2666 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan orang-orang kafir Quraisy terus ngotot di atas kesyirikan kepada Allah, meski kebatilan keyakinan mereka itu sudah tampak kebatilannya. Mereka menyembah Tuhan sesembahan, yang tidak ada bukti petunjuk yang turun dalam salah satu kitab-kitab suci Allah yang menunjukkan bahwa ia layak untuk disembah. Dan mereka pun tidak memiliki pengetahuan terkait apa yang mereka perdebatkan sendiri dan mereka ada-adakan terhadap Allah.Hal itu hanyalah merupakan satu perkara yang mereka sekedar mengikuti bapak-bapak mereka padanya tanpa ada dalil (petunjuk yang benar). Maka apabila telah tiba waktu perhitungan amal perbuatan di akhirat, maka tidak ada penolong bagi kaum musyrikin yang akan menolong mereka atau yang dapat menolak siksaan dari mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/5807-surat-al-hajj-ayat-71.html

Tafsir as-Sa'di

71. Allah menyebutkan kondisi kaum musyrikin yang berpaling dariNya kepada sesembahan yang lain, bahwa kondisi mereka sangatlah buruk. Sebetulnya tidak ada alasan kuat bagi mereka untuk membenarkan tindakan yang mereka kerjakan.Mereka tidak didukung oleh ilmu. Hanya taklid saja yang mereka genggam dari para nenek moyang mereka yang sesat. Terkadang, ada orang yang tidak memiliki ilmu tentang apa yang dia lakukan, akan tetapi dia (pada perkara itu sendiri) mempunyai hujjah yang di ketahuinya.Maka, Allah mengabarkan di sini bahwa Allah tidak menurunkan tentang itu “keterangan,” yaitu kekuatan hujjah yang mengarah ke sana dan memperbolehkannya. Justru (sebaliknya) Allah menurunkan sejumlah bukti yang kokoh yang menandakan kerusakan dan kebatilannya. Selanjutnya, Allah mengancam orang-orang yang berbuat zhalim dari kalangan mereka, lagi menentang kebenaran.Allah berfirman, “Dan orang-orang yang berbuat zhalim sekali-kali tidak mendapatkan seorang penolong pun,” yang menyelamatkan mereka dari siksaan Allah bila telah turun dan menghampiri mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/5807-surat-al-hajj-ayat-71.html

Tafsir Al-Wajiz

71. Mereka orang-orang musyrik menyembah selain Allah berupa berhala, apa yang Allah tidak menurunkan hujjah/bukti tentang itu. Juga tidak ada bukti ilmiah maupun akal atas apa yang telah mereka lakukan.Dan bagi orang-orang yang zalim itu sekali-kali tidak akan mempunyai seorang penolongpun, yang bisa menetapkan keyakinan mereka ataupun membebaskan mereka dari azab

Sumber: https://tafsirweb.com/5807-surat-al-hajj-ayat-71.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 71-72 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang musyrik dalam kebodohan, kekafiran, dan penyembahan mereka kepada selain Allah (tanpa dasar yang jelas tentang itu) yakni hujjah dan bukti. sebagaimana firmanNya: (Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalil pun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung (117)) (Surah Al-Mu’minun) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu, dan apa yang mereka sendiri tiada mempunyai pengetahuan terhadapnya) yaitu tidak ada pengetahuan bagi mereka tentang apa yang mereka buat-buat dan mereka duga-duga.Sesungguhnya hal itu hanya suatu perkara yang mereka terima dari bapak-bapak mereka dan para pendahulu mereka, tanpa dalil dan hujjah. Asal mereka adalah sesuatu yang dibisikkan dan dihiasi setan kepada mereka, oleh karena itu Allah mengancam mereka dengan firmanNya: (Dan bagi orang-orang yang zalim sekali-kali tidak ada seorang penolong pun) yaitu, tidak ada seorang pun yang dapat menolong mereka dari azab dan pembalasan Allah yang menimpa mereka. Kemudian Allah berfirman: (Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang) yaitu apabila disebutkan kepada mereka ayat-ayat Al-Qur'an, hujjah-hujjah, dan dalil-dalil yang jelas atas keesaan Allah, bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, dan bahwa para rasulNya yang mulia itu benar (Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka) yaitu, hampir saja mereka menghajar orang-orang yang mendebat mereka dengan dalil-dalil yang shahih dari Al-Qur'an, lalu tangan mereka memukulinya dan lisan mereka meyakitinya dengan kata-kata yang buruk (Katakanlah) wahai Muhammad kepada mereka ("Apakah akan aku kabarkan kepada kalian yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka?” Allah telah mengancam orang-orang yang kafir dengannya) yaitu neraka yang azab dan siksaannya lebih keras, lebih berat, lebih pedih, dan lebih besar daripada apa yang kalian lakukan terhadap kekasih-kekasih Allah yang beriman di dunia.Azab akhirat itu sebagai balasan dari perbuatan kalian itu lebih besar daripada apa yang kalian timpakan kepada mereka, jika sesuai dengan dugaan dan kehendak kalian, kalian dapat menimpakannya kepada mereka. Firman Allah: (Dan neraka itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali) yaitu, neraka adalah seburuk-buruk tempat berbaring, tempat tinggal, tempat kembali, dan tempat bermukim.

Sumber: https://tafsirweb.com/5807-surat-al-hajj-ayat-71.html

Informasi

Surat

الحج (Al-Hajj)

Haji — 78 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

71 dari 78 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 340

Ruku

Ruku 293

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 68 (136/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2666 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-22