البقرة (Al-Baqarah)
Per AyatMushaf
مَثَلُ
perumpamaan
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يُنْفِقُوْنَ
(mereka) menafkahkan
اَمْوَالَهُمْ
harta mereka
فِيْ
di
سَبِيْلِ
jalan
اللّٰهِ
Allah
كَمَثَلِ
seperti
حَبَّةٍ
biji/benih
اَنْۢبَتَتْ
ia tumbuh
سَبْعَ
tujuh
سَنَابِلَ
tangkai
فِيْ
di
كُلِّ
tiap-tiap
سُنْۢبُلَةٍ
tangkai
مِّائَةُ
seratus
حَبَّةٍ
biji/benih
ۗ
وَاللّٰهُ
dan Allah
يُضٰعِفُ
Dia melipat gandakan
لِمَنْ
bagi siapa yang
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
ۗوَاللّٰهُ
dan Allah
وَاسِعٌ
Maha Luas (karuniaNya)
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
﴿٢٦١﴾
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
268 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan diantara hal yang paling bermanfaat bagi kaum mukminin adalah infak di jalan Allah. Dan perumpamaan kaum mukminin yang menginfakkan harta mereka di jalan Allah, adalah seperti satu benih yang ditanam di tanah yang subur. Maka tak berapa lama, benih itu telah menumbuhkan batang yang bercabang tujuh.Dan pada tiap cabang terdapat satu tangkai. Dan pada tiap tangkai terdapat seratus biji. Allah menggandakan pahala bagi siapa saja yang dikehendakiNya, sesuai dengan keadaan hati orang yang berinfak berupa keimanan dan keikhlasan yang sempurna.Dan karunia Allah itu luas. Dan Dia Maha Mengetahui siapa-siapa yang berhak memperolehnya, juga Maha Mengetahui niat-niat hamba-hambaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1027-surat-al-baqarah-ayat-261.html
Tafsir as-Sa'di
261.Ini merupakan anjuran yang agung dari Allah terhadap hamba-hambaNya untuk menafkahkan harta mereka di jalanya; yaitu jalan yang menyampaikan kepadaNya. Termasuk dalam hal ini adalah menafkahkan hartanya dalam meningkatkan ilmu yang bermanfaat, dalam mempersiapkan jihad di jalaNya, dalam mempersiapkan para tentara maupun membekali mereka, dan dalam segala macam kegiatan-kegiatan social yang berguna bagi kaum Muslimin. Kemudian di susul berinfak kepada orang-orang yang membutuhkan, fakir miskin, dan kemungkinan saja dua cara itu dapat di satukan hingga menjadi nafkah untuk menolong orang-orang membutuhkan dan sekaligus bakti social dan ketaatan.Nafkah-nafkah seperti ini akan di lipatgandakan dengan lipatan tujuh ratus kali lipat hingga berlipat ganda banyaknya lagi dari itu. Karena itu Allah berfirman,”Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia Kehendaki,” itu tentunya sesuai apa yang ada dalam hati orang berinfak tersebut dari keimanan dan keikhlasan yang tulus, dan juga sesuai dengan kebaikan dan manfaat yang di hasilkan dari infaknya tersebut, karena beberapa jalan kebajikan dengan berinfak padanya akan mengakibatkan mafaat-manfaat yang terus mrnerus dan kemaslahatan yang macam-macam, maka balasan itu sesuai dengan perbuatan.
Sumber: https://tafsirweb.com/1027-surat-al-baqarah-ayat-261.html
Tafsir Al-Wajiz
261. Gambaran orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah untuk berjihad dan hal lainnya dengan maksud untuk mencari ridhaNya itu seperti orang yang menanam satu biji yang menumbuhkan 7 tangkai yang berasal dari satu batang tumbuhan, lalu masing-masing tangkai itu memiliki 100 biji lainnya. Allah melipatgandakan pemberianNya terhadap hamba-hambaNya yang dikehendaki.Dan Allah itu sangat banyak karunia dan pemberianNya, lagi Maha Mengetahui keadaan orang-orang yang berinfak, yaitu niat dan takaran infaknya. Ayat ini turun untuk Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf yang mana orang pertama (Utsman) memberi perbekalan terhadap prajurit perang Tabuk. Dan orang kedua (Abdurrahman) menyedekahkan 4000 dirham dan menyisakan 4000 dirham untuk keluarganya.Lalu nabi berdoa: “Wahai Tuhanku, Sesungguhnya Utsman bin Affan itu aku ridhai, maka ridhailah dia” Lalu beliau berkata kepada Abdurrahman: “Semoga Allah memberkahi harta yang kamu pegang dan yang kamu berikan”
Sumber: https://tafsirweb.com/1027-surat-al-baqarah-ayat-261.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ini adalah perumpamaan yang dibuat Allah سبحانه وتعالى untuk melipat gandakan pahala bagi orang yang menginfakkan harta di jalanNya dan mencari keridhaanNya. Sesungguhnya kebaikan itu akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, Lalu Allah berfirman: (Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah) Said bin Jubair berkata: “yaitu ketaatan kepada Allah” Makhul berkata: “Yaitu infak dalam jihad berupa mengurus kuda, menyiapkan senjata, dan lain sebagainya.Syabib bin Bisyr meriwayatkan dari ‘Ikrimah dari Ibnu Abbas berkata:“Jihad dan haji melipat gandakan dirham yang dikeluarkan untuk keduanya menjadi tujuh ratus kali lipat. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji) Perumpamaan ini lebih jelas bagi jiwa daripada hanya menyebutkan jumlah tujuh ratus kali lipat. Hal ini menunjukkan bahwa di dalamnya terdapat petunjuk bahwa amal shalih yang ditumbuhkan oleh Allah bagi orang yang melaksanakannya, itu seperti Dia menumbuhkan tanaman bagi orang yang menanam biji di tanah yang subur.Telah disebutkan dalam sunnah dengan menggandakan kebaikan menjadi tujuh ratus kali lipat. Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud bahwa ada seorang laki-laki yang bersedekah dengan seekor unta yang ditali hidungnya di jalan Allah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Pada hari kiamat, kamu akan datang membawa tujuh ratus unta yang ditali hidungnya.Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Setiap amal anak cucu Adam akan dilipatgandakan, kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat sampai jumlah yang dikehendaki Allah. Allah berfirman,”Kecuali puasa, karena puasa adalah untukKu dan Aku yang akan membalasnya.Dia meninggalkan makanan dan minumannya demi Aku”. Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan: kebahagiaan saat berbuka dan kebahagiaan saat bertemu dengan Tuhannya. Aroma mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kasturi.Puasa akan menjadikan masuk surga, puasa akan menjadikan masuk surga. Firman Allah di sini: (Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki) yaitu sesuai dengan ketulusannya dalam beramal. (Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui) yaitu karuniaNya sangat luas dan lebih luas dari ciptaanNya dan Maha Mengetahui siapa saja yang berhak dan yang tidak berhak. Maha Suci Dia dan segala puji bagiNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1027-surat-al-baqarah-ayat-261.html
Informasi
Surat
البقرة (Al-Baqarah)
Sapi — 286 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
261 dari 286 ayat
Juz
Juz 3
Halaman
Halaman 44
Ruku
Ruku 37
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 9 (17/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-268 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-2