المؤمنون (Al-Mu'minun)
Per AyatMushaf
فَقَالُوْٓا
maka mereka berkata
اَنُؤْمِنُ
apakah kita akan beriman
لِبَشَرَيْنِ
kepada kedua manusia/orang
مِثْلِنَا
seperti kita
وَقَوْمُهُمَا
dan/sedang kaum keduanya
لَنَا
kepada kita
عٰبِدُوْنَ
mereka mengabdikan diri
ۚ
﴿٤٧﴾
Maka mereka berkata, “Apakah (pantas) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?”
2720 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Mereka berkata, “Apakah kita pantas mempercayai dua orang yang sama (manusia) seperti kita, sedang kaumnya, yaitu Bani Israil, berada di bawah kekuasaan kita, taat lagi tunduk kepada kita?”
Sumber: https://tafsirweb.com/5939-surat-al-muminun-ayat-47.html
Tafsir as-Sa'di
47 “dan mereka berkata,” dalam kesombongan lagi kecongkakan untuk memperingatkan orang-orang yang lemah akal sehatnya dan mengelabuhin mereka, apakah (patut) kita percaya pada dua orang manusia seperti kita (juga).” Komentar ini senada dengan orang-orang sebelum mereka, persis omongan dan ulah merekapun mengalami kemiripan. Mereka mengingkari anugerah Allah yang tercurahkan kepada mereka berdua berupa risalah (menjadi seorang rasul). “padahal kaum mereka berdua,” yaitu bani israil ”adalah orang yang menghambakan kepada diri kita,” diperbudak dengan kerja-kerja dan kesibukan yang berat. Bagaimana mungkin kami menjadi pengikut (mereka), padahal sebelumnya kami adalah pemimpin yang diikuti.Bagaimana mereka bisa menjadi orang yang memimpin kami? Perkataan mereka serupa dengan ucapan kaum nabi NUh, “apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu adalah orang-orang hina?” “dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikutimu, melainkan orang-orang yang hina-dina dianatara kami yang lekas percaya.”
Sumber: https://tafsirweb.com/5939-surat-al-muminun-ayat-47.html
Tafsir Al-Wajiz
47. Fir’aun dan kaumnya berkata: "Apakah patut kita percaya kepada dua orang manusia biasa seperti kita juga. Bukankah mereka adalah kaum Bani Israil yang menghambakan diri mereka kepada kita?"
Sumber: https://tafsirweb.com/5939-surat-al-muminun-ayat-47.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 45-49 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia telah mengutus rasulNya, nabi Musa dan saudaranya, nabi Harun sebagai kepada Fir'aun dan kaumnya dengan membawa mukjizat-mukjizat dan hujjah-hujjah yang melemahkan musuh dan bukti-bukti yang jelas. Tetapi Fir'aun dan kaumnya enggan mengikuti keduanya dan menolak apa yang diperintahkan keduanya, karena keduanya adalah manusia biasa. Sebagaimana sikap umat-umat terdahulu yang menentang para rasul, hanya karena para rasul itu dari kalangan manusia biasa.Hati mereka meragukannya. Maka Allah membinasakan Fir'aun dan para pembesarnya, yaitu menenggelamkan mereka semua dalam hari yang sama. Allah menurunkan kepada nabi Musa kitab Taurat, yang di dalamnya terdapat hukum-hukum, perintah-perintah, dan larangan-larangan Allah.Hal ini terjadi setelah Allah membinasakan Fir'aun dan kaumnya, dan menghukum mereka sebagai hukuman dari Dzat Yang Maha Perkasa dan Maha Kuasa. Setelah Allah menurunkan kitab Taurat, Allah tidak membinasakan suatu umat secara menyeluruh, tetapi Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin untuk memerangi orang-orang kafir. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu, untuk menjadi pelita bagi manusia dan petunjuk dan rahmat, agar mereka ingat (43)) (Surah Al-Qashash)
Sumber: https://tafsirweb.com/5939-surat-al-muminun-ayat-47.html
Informasi
Surat
المؤمنون (Al-Mu'minun)
Orang-Orang Mukmin — 118 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
47 dari 118 ayat
Juz
Juz 18
Halaman
Halaman 345
Ruku
Ruku 297
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 69 (138/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2720 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-23