المؤمنون (Al-Mu'minun)

Per AyatMushaf
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
يُسَارِعُوْنَ
mereka bersegera
فِى
dalam
الْخَيْرٰتِ
kebaikan
وَهُمْ
dan mereka
لَهَا
kepadanya
سٰبِقُوْنَ
mereka berlomba
﴿٦١﴾
mereka itu bersegera dalam kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang lebih dahulu memperolehnya.
2734 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

mereka yang sungguh-sungguh dalam ketaatan (kepada Allah) itu, kebiasaan mereka bersegera melakukan setiap amal kebaikan, dan mereka berlomba dalam kebaikan-kebaikan.

Sumber: https://tafsirweb.com/5953-surat-al-muminun-ayat-61.html

Tafsir as-Sa'di

61 “mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan,” yaitu dalam kancah perlombaan amalan kebaikan. Obsesi mereka adalah segala yang mendekatkan diri mereka kepada Allah. Minat mereka terforsikan pada urusan-urusan yang menyelamatkan mereka dari siksaanNya.Setiap kebaikan yang telah mereka dengar, dan muncul kesempatan bagi mereka untuk [menyusulnya], niscaya mereka memanfaatkannya dan bersegera mengerjakannya. Sungguh, mereka telah memandang para wali Allah dan para kekasihNya di depan mereka di sisi kanan dan sisi kiri (dan ingin menyerupai mereka). Mereka sigap kepada setiap kebaikan, berkompetisi meraih kedekatan di sisi Rabb mereka.Mereka (berusaha) mendahului mereka (para wali kekasih Allah). Ketika ada orang yang berhasil mendahului dan lebih cepat daripada yang lain, karena ketekunan dan kesungguhannya, atau kadang tidak dapat mengalahkan (orang lain) lantaran sikap penyepelean yang muncul darinya, maka Allah mengabarkan bahwa mereka itu masuk dalam golongan orang-orang yang berlomba. Allah berfirman, ”dan merekalah kepadanya,” kepada kebaikan-kebaikan “bersegera memperolehnya,” sungguh mereka telah mencapai titik puncaknya dan saling berlomba dengan generasi awal.Kendatipun demikian, telah berlalu ketetapan kebahagiaan dari Allah bagi mereka, bahwa mereka adalah orang-orang sabiqun (yang bersegera dalam berbuat baik).

Sumber: https://tafsirweb.com/5953-surat-al-muminun-ayat-61.html

Tafsir Al-Wajiz

61. Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, serta mencintai ketaatan dengan sepenuh hati. Merekalah orang-orang yang menyegerakan dalam melakukan kebaikan dan juga segera memasuki surga

Sumber: https://tafsirweb.com/5953-surat-al-muminun-ayat-61.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 57-61 Firman Allah: (Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka (57)) yaitu keadaan mereka yang selalu mengerjakan kebaikan, beriman, mengerjakan amal shalih, dan takut kepada Allah serta selalu dicekam rasa khawatir akan tertimpa tipu daya Allah. Sebagaimana yang dikatakan Hasan Al-Bashri, bahwa sesungguhnya orang mukmin itu menggabungkan dalam dirinya kebaikan dan rasa takut. Dan sesungguhnya orang munafik itu menggabungkan dalam dirinya keburukan dan rasa aman dari azab Allah (dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka (58)) yaitu, mereka beriman kepada ayat-ayat Nya, baik yang ada di dalam semesta maupun yang bersifat syari’at, sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى yang memberitahukan tentang Maryam: (dan dia membenarkan kalimat Tuhannya dan kitab-kitabNya) (Surah At-Tahrim: 12) yaitu dia merasa yakin bahwa sesungguhnya apa yang terjadi pada dirinya tidak lain merupakan takdir dan keputusan Allah, serta syariat yang telah Dia tetapkan.Syariat Allah itu jika berupa perintah, maka itu dari apa yang Dia sukai dan ridhai. Dan jika berupa larangan, maka dari apa yang Dia benci dan tolak. Dan jika kebaikan, maka itu adalah kebenaran.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka (sesuatu apa pun) (59)) yaitu mereka tidak menyembah selain Dia bersamaNya, melainkan mengesakanNya dan mengamalkan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, segala sesuatu bergantung kepadaNya, tidak memiliki istri dan anak dan bahwa tidak ada tandingan dan tidak sesuatu yang menyamaiNya. Firman Allah: (Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan dengan hati yang takut, sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka (60)) yaitu mereka memberikan pemberiannya dengan rasa takut dan malu jika tidak diterima, yang hal ini berasal dari perasaan takut mereka jika diri mereka dinilai Allah telah berlaku sembrono terhadap persyaratan pemberian. Ini termasuk ke dalam bagian "bersikap hati-hati dan merasa takut" Ulama lain ada yang membaca ayat ini dengan bacaan: “wal ladziina ya’tuuna maa aatuu wa quluubuhum wajilatun” (Dan orang-orang yang mengerjakan amal perbuatan mereka dengan hati yang takut (kepada Allah) Maknannya sesuai dengan bacaan pertama dan bacaan mayoritas ulama qiraah sab'ah dan lainnya itu lebih jelas, karena itu Allah berfirman: (mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya (61)) Allah menjadikan mereka termasuk orang-orang yang bersegera.Seandainya makna yang dimaksud adalah seperti bacaan yang lainnya, maka tidak diragukan lagi bahwa mereka tidak termasuk orang-orang yang disegerakan, melainkan orang-orang yang pertengahan atau orang-orang yang membatasi dirinya. Hanya Allahlah yang lebih Mengetahui.

Sumber: https://tafsirweb.com/5953-surat-al-muminun-ayat-61.html

Informasi

Surat

المؤمنون (Al-Mu'minun)

Orang-Orang Mukmin — 118 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

61 dari 118 ayat

Juz

Juz 18

Halaman

Halaman 346

Ruku

Ruku 298

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 69 (138/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2734 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-23