المؤمنون (Al-Mu'minun)

Per AyatMushaf
فَتَعٰلَى
maka Maha Tinggi
اللّٰهُ
Allah
الْمَلِكُ
Raja
الْحَقُّۚ
sebenarnya
لَآ
tidak ada
اِلٰهَ
tuhan
اِلَّا
melainkan
هُوَۚ
Dia
رَبُّ
Tuhan Pemelihara
الْعَرْشِ
'Arasy
الْكَرِيْمِ
yang mulia
﴿١١٦﴾
Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) ‘Arsy yang mulia.
2789 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Maka Mahatinggi Allah, Maha Raja Yang bertindak terhadap segala sesuatu, Yang Maha Haq, janjinya Haq, ancamanNya juga haq dan segala sesuatu dariNya adalah haq. Mahasuci Dia dari menciptakan sesuatu dengan main-main dan tanpa tujuan. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Dia, Tuhan Arasy yang mulia yang merupakan makhluk yang paling besar.

Sumber: https://tafsirweb.com/6008-surat-al-muminun-ayat-116.html

Tafsir as-Sa'di

116 “Maka MahaTinggi Allah,” maksudnya, Mahaagung dan Mahatinggi dari dugaan batil ini yang (berujung) kembali pada celaan di dalam hikmahNya.”raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, Rabb (yang mempunyai) Arasy yang mulia.” Kedudukannya sebagai Raja bagi seluruh makhluk, yang benar di dalam kejujuran, janji, [dan] ancamanNYa, sebagai Rabb dari Arasy yang mulia dan segala sesuatu yang dibawahnya, termasuk bab yang paling utama, yaitu tercegah menciptakanmu dalam keadaan sia-sia.

Sumber: https://tafsirweb.com/6008-surat-al-muminun-ayat-116.html

Tafsir Al-Wajiz

116. Maha Tinggi dan Maha Suci Allah dari sifat memiliki anak dan dari tuhan lain atau segala yang tidak sesuai dengan kemahasucian-Nya. Raja Yang Sebenarnya; Yang Maha Tetap tidak akan binasa tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan Yang mempunyai ´Arsy yang mulia atau kursi yang mulia

Sumber: https://tafsirweb.com/6008-surat-al-muminun-ayat-116.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 112-116 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingatkan kepada mereka tentang apa yang telah mereka sia-siakan di umur mereka yang pendek di dunia, bahwa mereka tidak mau taat kepada Allah سبحانه وتعالى dan tidak mau menyembahNya saja. Seandainya mereka bersabar dalam menger­jakan perintah tersebut selama di dunia yang pendek, sebagaimana kekasih-kekasih Allah سبحانه وتعالى yang bertakwa itu beruntung (Berapa tahunkah lamanya kalian tinggal di bumi? (112)) yaitu, berapa lama kalian tinggal di dunia? (Mereka menjawab, "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang meng­hitung”(113)) yaitu orang-orang yang pandai menghitung (Allah berfirman,"Kalian tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja”) yaitu dalam waktu yang pendek ("Kalau kalian sesungguhnya mengetahui”) yaitu maka sungguh kalian tidak akan memilih dunia yang fana di atas yang kekal, dan tentulah kalian tidak memperlakukan diri kalian dengan perlakuan yang buruk, dan tentu kalian tidak berhak mendapat murka Allah dalam waktu yang pendek.Dan seandainya kalian bersabar untuk melakukan ketaatan dan menyembah Allah sebagaimana yang dilakukan orang-orang yang beriman, maka kalian akan beruntung sebagaimana mereka berhasil. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami men­ciptakan kamu secara main-main?) yaitu apakah kalian menduga bahwa kalian diciptakan dengan main-main, tanpa tujuan, kehendak, dan tanpa hikmah dari Kami? Dikatakan untuk, yaitu untuk main-main dan berbuat sia-sia sebagaimana Aku menciptakan binatang ternak yang tidak ada pahala dan siksaan.Sesungguhnya Kami menciptakan kalian tidak lain hanyalah untuk beribadah dan mengerjakan perintah-perintah Allah سبحانه وتعالى (dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami?) yaitu, kalian tidak akan dikembalikan ke rumah akhirat. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى: (Apakah manusia mengira bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)? (36)) (Surah Al-Qiyamah) yaitu dibiarkan.Firman Allah: (Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya) yaitu Maha Suci Allah dari menciptakan sesuatu dengan sia-sia, karena sesungguhnya Dia adalah raja yang sebenarnya, Maha Suci Dia dari melakukan perbuatan itu (tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia) Disebutkan 'Arsy karena 'Arsy merupakan atap bagi semua makhluk; dan disebutkan bahwa sifat 'Arsy itu mulia, yakni indah pemandangannya dan megah bentuknya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik) (Surah Qaf: 10)

Sumber: https://tafsirweb.com/6008-surat-al-muminun-ayat-116.html

Informasi

Surat

المؤمنون (Al-Mu'minun)

Orang-Orang Mukmin — 118 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

116 dari 118 ayat

Juz

Juz 18

Halaman

Halaman 349

Ruku

Ruku 300

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 70 (139/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2789 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-23