الفرقان (Al-Furqan)
Per AyatMushaf
اَوْ
atau
يُلْقٰىٓ
dicampakkan/diberikan
اِلَيْهِ
kepadanya
كَنْزٌ
perbendaharaan
اَوْ
atau
تَكُوْنُ
adalah
لَهٗ
baginya
جَنَّةٌ
kebun
يَّأْكُلُ
dia memakan
مِنْهَاۗ
daripadanya
وَقَالَ
dan berkata
الظّٰلِمُوْنَ
orang-orang yang zalim
اِنْ
tidak lain
تَتَّبِعُوْنَ
kamu mengikuti
اِلَّا
hanyalah
رَجُلًا
seorang laki-laki
مَّسْحُوْرًا
kena sihir
﴿٨﴾
atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya harta kekayaan atau (mengapa tidak ada) kebun baginya, sehingga dia dapat makan dari (hasil)nya?” Dan orang-orang zalim itu berkata, “Kamu hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir.”
2863 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
7-8. Dan orang-orang Musyrik berkata, “Mengapa orang-orang ini yang mengaku-aku sebagai utusan Allah (maksud mereka adalah Muhammad) memakan makanan seperti kita dan berjalan-jalan dipasar untuk mencari penghidupan? Mengapa Allah tidak mengutus bersamanya satu malaikat yang mempersaksikan kebenarannya, atau turun kepadanya perbendaharaan harta dari langit atau ia memiliki kebun yang besar yang dia dapat makan dari buah-buahannya?” orang-orang zhalim yang mendustakan berkata, “Kalian, wahai kaum Mukminin, tidaklah mengikuti kecuali orang yang terkena pengaruh sihir yang merasuki akalnya. “
Sumber: https://tafsirweb.com/6264-surat-al-furqan-ayat-8.html
Tafsir as-Sa'di
8 “atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya perbendaharaan,” maksudnya, harta yang berlimpah yang diperoleh tanpa susah payah, “ atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya,” sehingga dengannya dia tidak perlu pergi ke pasar-pasar untuk mencari rizki. “dan orang-orang yang zhalim itu berkata,” yaitu mereka yang kezhalimannya telah menyeret mereka untuk mengatakan perkataan tersebut, tanpa ada ketidak jelasan kerancuan dari mereka, “kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang terkenal sihir,” demikian mereka mengatakan, padahal mereka sungguh benar-benar mengetahui kesempurnaan akalnya, indahnya tutur katanya, dan kebersihannya dari semua celaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/6264-surat-al-furqan-ayat-8.html
Tafsir Al-Wajiz
8. Atau diberikan kepadanya harta dari langit, sehingga dia tidak perlu mencari rejeki, atau dia memiliki kebun-kebun yang dapat dia makan buah-buahannya. Orang-orang kafir juga berkata: “Kalian tidak lain hanya mengikuti seorang laki-laki yang akalnya dipenuhi dengan sihir, atau orang gila.”
Sumber: https://tafsirweb.com/6264-surat-al-furqan-ayat-8.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 7-14 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang pembangkangan, keingkaran, dan pendustaan mereka terhadap kebenaran, tanpa hujjah dan dalil, melainkan hanya beralasan dengan ucapan mereka (Mengapa rasul ini memakan makanan) yang mereka maksud adalah sebagaimana kami makan, dia jugamembutuhkan makanan seperti kami membutuhkannya (dan berjalan di pasar-pasar?) yaitu bolak-balik ke pasar karena mencari mata pencaharian dan berdagang (Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengan dia?) Mereka berkata bahwa mengapa tidak diturunkan kepadanya malaikat dari sisi Allah, lalu malaikat itu menjadi saksi atas kebenaran yang dia akui? Ini sama dengan apa yang dikatakan Fir'aun: (Mengapa tidak dipakaikan kepadanya gelang dari emas atau malaikat datang bersama-sama dia untuk mengiringkannya? (53)) (Surah Az-Zukhruf) Demikian juga mereka berkata hal yang sama, dan hati mereka juga serupa.Oleh karena itu mereka berkata: (atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya perbendaharaan) yaitu pengetahuan mengenai perbendaharaan harta, lalu dia berinfak darinya (atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya) yaitu berjalan bersamanya ke mana pun dia pergi. Semuanya itu amat mudah bagi Allah. Akan tetapi karena ada hikmah dan hujjah yang jelas dalam meninggalkan hal itu (Dan orang-orang yang zalim itu berkata,"Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang kena sihir”) Allah سبحانه وتعالى berfirman (Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perbandingan-perbandingan tentang kamu, lalu tersesatlah mereka) yaitu mereka datang dengan apa yang mereka tuduhkan dan dustakan kepadamu dengan ucapan mereka,”Seorang tukang sihir, orang yang terkena sihir, orang gila, pendusta, dan penyair” Semua itu merupakan perkataan yang bathil.Setiap orang yang mempunyai pemahaman dari akal yang sedikitpun akan mengetahui kedustaan dan buat-buatan mereka dalam hal itu. Oleh karana itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (lalu tersesatlah mereka) yaitu dari jalan petunjuk (mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulan)) Demikian itu karena setiap orang yang keluar dari kebenaran dan jalan petunjuk, maka sesungguhnya dia adalah orang yang tersesat ke mana pun dia pergi; karena kebenaran adalah satu, metodenya menyatu, dan sebagian darinya membenarkan sebagian lainnya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan kepada NabiNya bahwa jika Dia menghendaki, maka Dia dapat mendatangkan hal yang lebih baik, lebih utama, dan lebih bagus di dunia daripada apa yang mereka katakan.Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mahasuci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya Dia jadikan bagimu yang lebih baik daripada itu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan Dia jadikan (pula) istana-istana untukmu (10)). Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah di dunia. Dia berkata, yaitu orang-orang Quraisy mengatakan bahwa setiap rumah yang terbuat dari batu dinamakan Al-qahsr, (baik yang besar maupun kecil Firman Allah سبحانه وتعالى: (Bahkan mereka mendustakan hari kiamat) yaitu sesungguhnya mereka mengatakan demikian sebagai bentuk pendustaan dan pembangkangan, bukan berarti mereka menuntut hal itu agar mereka dapat menyaksikan kebenaran dan petunjuk, bahkan mereka mendustakan hari kiamat, yang hal ini mendorong mereka mengucapkan apa yang telah mereka ucapkan itu (Dan Kami sediakan) yaitu Kami menyediakan (neraka yang menyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat) yaitu azab yang pedih, membakar, dan tidak tertahankan di neraka Jahanam.Firman Allah: (Apabila neraka itu melihat mereka) yaitu neraka Jahanam (dari tempat yang jauh) yaitu, di padang Mahsyar. (mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya) yaitu karena geram kepada mereka. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedangkan neraka itu menggelegak (7) hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah) (Surah Al-Mulk: 7,8) yaitu hampir saja sebagian dari neraka terpisah dengan sebagian yang lainnya karena kemarahannya yang dahsyat terhadap orang-orang yang ingkar kepada Allah.Firman Allah: (Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu) Qatadah meriwayatkan dari Abu Ayyub dari Abdullah bin Amr yang berkata bahwa serupa dengan lubang untuk mata tombak, yakni karena sempitnya tempat itu. FirmanNya (dengan dibelenggu) Abu Shalih berkata bahwa maknannya adalah dibelenggu, (mereka di sana mengharapkan kebinasaan) yaitu kebinasaan, kerugian, dan kekecewaan ("Janganlah kamu mengharapkan pada hari ini satu kebinasaan) Adh-Dhahhak berkata bahwa makna ats-tsubur adalah kebinasaan. Pendapat yang jelas bahwa Ats-tsubur mencakup kebinasaan, kecelakaan, kerugian, dan kehancuran.Sebagaimana nabi Musa berkata kepada Fir'aun: (dan sesungguhnya aku mengira kamu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasa) (Surah Al-Isra: 102) yaitu binasa.Abdullah bin Az-Ziba'ra berkata: “Jika aku mengikuti setan dalam kesesatannya, dan orang yang mengikuti setan pastilah akan binasa”
Sumber: https://tafsirweb.com/6264-surat-al-furqan-ayat-8.html
Informasi
Surat
الفرقان (Al-Furqan)
Pembeda — 77 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
8 dari 77 ayat
Juz
Juz 18
Halaman
Halaman 360
Ruku
Ruku 310
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 72 (144/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2863 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-25