الفرقان (Al-Furqan)

Per AyatMushaf
اَلَّذِيْنَ
orang-orang yang
يُحْشَرُوْنَ
(mereka) dikumpulkan
عَلٰى
atas
وُجُوْهِهِمْ
muka-muka mereka
اِلٰى
ke
جَهَنَّمَۙ
neraka Jahannam
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
شَرٌّ
paling jelek
مَّكَانًا
tempat
وَّاَضَلُّ
dan paling sesat
سَبِيْلًا
jalan
ࣖ
﴿٣٤﴾
Orang-orang yang dikumpulkan ke neraka Jahanam dengan diseret wajahnya, mereka itulah yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya.
2889 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang kafir itulah yang akan diseret dengan muka-muka mereka ke Neraka Jahannam. Dan mereka itu adalah manusia yang paling buruk tempat tinggalnya dan paling jauh menyimpang dari kebenaran.

Sumber: https://tafsirweb.com/6290-surat-al-furqan-ayat-34.html

Tafsir as-Sa'di

34 Allah mengabarkan tentang keadaan kaum musyrikin yang mendustakan RasulNya dan (betapa) buruknya tempat akhir mereka, dan bahwa mereka “akan dihimpunkan dengan diseret di atas mukanya,” dalam pemandangan yang paling buruk dan penglihatan yang paling keji; mereka diseret dan digelandang oleh para malaikat azab “ke Neraka Jahanam,” yang penuh dengan semua bentuk azab dan hukuman. “Mereka itulah,” orang-orang yang sedemikian keadaannya itu adalah “orang-orang yang paling buruk tempatnya,” daripada orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan RasulNya, “dan paling sesat jalannya.” Ini termasuk kategori menggunakan af'al tafdhil (superlative) pada kalimat yang pada bagian lain tidak ada sesuatupun darinya. Sebab, sesungguhnya orang-orang Mukmin itu terbaik tempat tinggaldan tempat peristirahatanya, dan mereka di dunia telah menelusuri petunjuk jalan yang lurus, sedangkan di akhirat dapat mencapai surga, negeri kenikmatan.

Sumber: https://tafsirweb.com/6290-surat-al-furqan-ayat-34.html

Tafsir Al-Wajiz

34. Orang-orang yang dikumpulkan dan diseret di atas wajahnya menuju neraka Jahanam, yaitu dalam keadaan terbalik. Mereka adalah yang paling buruk tempat tinggalnya yaitu neraka Jahanam dan paling sesat jalannya daripada selain mereka, yaitu kekufuran mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/6290-surat-al-furqan-ayat-34.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 32-34 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang banyaknya pertentangan dan keingkaran orang-orang kafir, serta pertentangan mereka terhadap hal yang bukan urusan mereka, yaitu mereka berkata: (Mengapa Al-Qur’an ini tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?) yaitu mengapa kitab yang diwahyukan kepadanya itu tidak diturunkan sekali saja, sebagaimana telah diturunkan kitab-kitab sebelumnya yang diturunkan sekaligus, seperti Taurat, Injil, Zabur, dan kitab-kitab tuhan lainnya? Maka Allah سبحانه وتعالى menjawab hal itu. Sesungguhnya Dia menurunkan Al-Qur'an secara berangsur-angsur selama dua puluh tiga tahun sesuai dengan peristiwa dan kejadian yang berkaitan dengannya, serta hukum yang diperlukan untuk meneguhkan hati orang-orang mukmin terhadapnya.Sebagaimana firmanNya: (Dan Al-Quran (kami turunkan) berangsur-angsur agar engkau (Muhammad) membacakannya kepada manusia perlahan-lahan dan Kami menurunkannya secara bertahap (106)) (Surah Al-Isra’).Oleh karena itu Allah berfirman: (supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacakannya secara tartil) Qatadah berkata bahwa maknanya adalah menjelaskan dengan jelas.Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata bahwa maknannya adalah Kami menafsirkannya dengan jelas. (Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil) yaitu suatu hujjah dan tuduhan yang tidak benar (melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya) yaitu, mereka tidak mengatakan sesuatu untuk menentang kebaikan, melainkan Kami menyanggah mereka dengan kebenaran pada hal itu dengan lebih jelas, lebih terang, dan lebih fasih daripada ucapan mereka. Kemudian hal ini menunjukkan bukti perhatian yang besar terhadap kemuliaan Rasulullah ﷺ dimana wahyu selalu datang kepadanya dari Allah سبحانه وتعالى, baik di pagi maupun sore hari, di siang maupun malam hari, dalam perjalanan maupun di tempat. Setiap kali malaikat turun menemuinya selalu membawa Al-Qur'an, tidak seperni menurunkan kitab-kitab yang terdahulu.Hal ini merupakan kedudukan yang lebih tinggi, lebih besar dan lebih agung daripada kedudukan saudara-saudaranya dari semua nabi. Al-Qur'an adalah kitab yang paling mulia yang diturunkan Allah سبحانه وتعالى, dan nabi Muhammad ﷺ adalah nabi paling agung yang diutus Allah سبحانه وتعالى. Allah menghumpunkan Al-Qur'an dua sifat secara bersamaan, yaitu di dalam kedudukan yang tinggi, yaitu diturunkan sekaligus dari Lauhil Mahfuz ke Baitul izzah di langit dunia.Kemudian Al-Qur'an diturunkan ke bumi secara berangsur-angsur sesuai dengan peristiwa dan kejadiannya. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata bahwa Al-Qur'an diturunkan sekaligus ke langit dunia pada malam Lailatul Qadar. Kemudian diturunkan setelah itu selama dua puluh tahun.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya (33)) dan Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Al-Qur’an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian (106)) (Surah Al-Isra’) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang buruknya keadaan orang-orang kafir di hari mereka dikembalikan kepada Allah pada hari kiamat.Mereka digiring menuju neraka Jahanam dalam keadaan yang paling buruk dan rupa paling jelek (Orang-orang yang dihimpun ke neraka Jahanam dengan diseret atas muka-muka mereka, mereka itulah orang yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya (34)) Disebutkan dalam hadits shahih dari Anas bahwa ada seorang lelaki berkata,"Wahai Rasulullah, bagaimanakah orang kafir digiring masuk ke neraka Jahanam di atas mukanya?" Rasulullah ﷺ menjawab:”Sesungguhnya Tuhan yang membuatnya berjalan di atas kedua kakinya mampu membuatnya berjalan di atas mukanya pada hari kiamat.

Sumber: https://tafsirweb.com/6290-surat-al-furqan-ayat-34.html

Informasi

Surat

الفرقان (Al-Furqan)

Pembeda — 77 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

34 dari 77 ayat

Juz

Juz 19

Halaman

Halaman 363

Ruku

Ruku 312

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 73 (145/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2889 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-25