الشعراۤء (Asy-Syu'ara')

Per AyatMushaf
ثُمَّ
kemudian
اَغْرَقْنَا
Kami tenggelamkan
الْاٰخَرِيْنَ
yang lain
ۗ
﴿٦٦﴾
Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.
2998 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

64-66. Di situ, Kami dekatkan Fir’aun dan kaumnya (dengan Musa dan Bani Israil) sehingga mereka sempat masuk kedalam laut. Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya secara keseluruhan, dimana laut masih tetap terbelah hingga mereka semua dapat menyebrang ke daratan.Kemudian Kami tenggelamkan Fir’aun dan kaumnya dengan menggulungkan laut pada mereka, setelah mereka masuk ke dalamnya untuk mengejar Musa dan para pengikutnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/6476-surat-asy-syuara-ayat-66.html

Tafsir as-Sa'di

63-68 “lalu kami wahyukan kepada Musa, ’pukullah lautan itu dengan tongkatmu’.” Dan Musa pun memukulkannya, “maka terbelahlah lautan itu,” menjadi dua belas jalan, “dan tiap-tiap belahan adalah seperti bukit,” maksudnya, seperti gunung “yang besar,” lalu Musa dan kaumnya memasukinya. ”dan disanalah kami dekatkan,” maksudnya, di tempat itu, ”golongan yang lain,” yaitu fir’aun [bersama] para pengikutnya. Kami dekatkan mereka dan Kami masukkan mereka ke jalan yang dilewati oleh Musa bersama pengikutnya. “dan kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya,” mereka semuanya keluar dari lautan itu, tidak seorangpun yang ketinggalan, “kemudian kami tenggelamkan golongan yang lain itu,” tidak seorangpun yang tidak tenggelam. ”sesungguhnya pada yang demikian itu merupakan suatu tanda,” yang luar biasa, yang menunjukkan kebenaran ajaran yang diajarkan Musa dan kebatilan yang dianut oleh fir’aun beserta para pengikutnya, ”tetapi kebanyakan mereka tidak beriman,” sekalipun sudah ada tanda-tanda bukti yang mengantarkan kepada iman disebabkan hati mereka telah rusak. “dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mhapenyayang,” yang dengan keperkasaanNya, Dia telah membinasakan orang-orang kafir yang mendustakan, dan dengan rahmatNya, Dia telah menyelamatkan Musa beserta para pengikutnya seluruhnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/6476-surat-asy-syuara-ayat-66.html

Tafsir Al-Wajiz

66. Kemudian Kami tenggelamkan Fir’aun dan pasukannya dengan menutup lautan bagi mereka setelah memasuki cabang-cabang jalan itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/6476-surat-asy-syuara-ayat-66.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 60-68 Sebagian mufasir berkata bahwa Fir'aun keluar dalam iringan yang besar yang mana itu merupakan ungkapan tentang kerajaan Mesir pada zamannya terdiri dari. sejumlah besar orang-orang kerajaannya, yaitu para pemimpin, para menteri, para pembesar, dan bala tentaranya. (Maka Fir’aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit (60)) yaitu mereka berhasil mengejar mereka ketika matahari terbit (Maka setelah kedua golongan itu saling melihat) yaitu, masing-masing dari kedua golongan itu dapat melihat satu sama lain, maka saat itu (berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul”) Demikian itu karena perjalanan mereka sampai di tepi pantai, yaitu Laut Merah. Di hadapan mereka terbentang laut yang luas, dan di belakang mereka ada Fir'aun dan tentaranya mengejar mereka. Oleh karena itu mereka berkata: ("Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul” (61) Musa menjawab, "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku” (62)) yaitu tidak ada sesuatupun dari hal yang kalian khawatirkan akan menimpa kalian, karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى Dialah yang telah memerintah­kanku untuk berjalan ke arah ini bersama kalian, sedangkan Dia tidak akan mengingkari janji.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka terbelahlah lautan itu, dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar) yaitu seperti bukit yang besar-besar. Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas. (Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya (65) Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu (66)) yaitu Kami menyelamatkan nabi Musa, Bani Israil dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan agama mereka; tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa. Fir'aun dan tentaranya ditenggelamkan sehingga tidak ada seorang pun dari mereka melainkan binasa.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat)) yaitu di dalam kisah ini dan keajaiban yang terkandung di dalamnya, serta pertolongan dan kemenangan bagi hamba-hamba Allah yang mukmin, benar-benar terkandung dalil dan hujjah yang pasti serta hikmah yang jelas (tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang (68)) penafsirannya telah disebutkan.

Sumber: https://tafsirweb.com/6476-surat-asy-syuara-ayat-66.html

Informasi

Surat

الشعراۤء (Asy-Syu'ara')

Para Penyair — 227 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

66 dari 227 ayat

Juz

Juz 19

Halaman

Halaman 370

Ruku

Ruku 319

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 74 (148/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2998 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-26