الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Per AyatMushaf
وَاِنَّ
dan sesungguhnya
رَبَّكَ
Tuhanmu
لَهُوَ
benar-benar Dia
الْعَزِيْزُ
Maha Perkasa
الرَّحِيْمُ
Maha Penyayang
ࣖ
﴿٦٨﴾
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
3000 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dia benar-benar Mahaperkasa lagi Maha Penyayang; dengan sifat keperkasaanNya, Dia membinasakan orang-orang kafir yang mendustakan, dan dengan sifat rahmatNya, Dia menyelamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya semuanya.
Sumber: https://tafsirweb.com/6478-surat-asy-syuara-ayat-68.html
Tafsir as-Sa'di
63-68 “lalu kami wahyukan kepada Musa, ’pukullah lautan itu dengan tongkatmu’.” Dan Musa pun memukulkannya, “maka terbelahlah lautan itu,” menjadi dua belas jalan, “dan tiap-tiap belahan adalah seperti bukit,” maksudnya, seperti gunung “yang besar,” lalu Musa dan kaumnya memasukinya. ”dan disanalah kami dekatkan,” maksudnya, di tempat itu, ”golongan yang lain,” yaitu fir’aun [bersama] para pengikutnya. Kami dekatkan mereka dan Kami masukkan mereka ke jalan yang dilewati oleh Musa bersama pengikutnya. “dan kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya,” mereka semuanya keluar dari lautan itu, tidak seorangpun yang ketinggalan, “kemudian kami tenggelamkan golongan yang lain itu,” tidak seorangpun yang tidak tenggelam. ”sesungguhnya pada yang demikian itu merupakan suatu tanda,” yang luar biasa, yang menunjukkan kebenaran ajaran yang diajarkan Musa dan kebatilan yang dianut oleh fir’aun beserta para pengikutnya, ”tetapi kebanyakan mereka tidak beriman,” sekalipun sudah ada tanda-tanda bukti yang mengantarkan kepada iman disebabkan hati mereka telah rusak. “dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mhapenyayang,” yang dengan keperkasaanNya, Dia telah membinasakan orang-orang kafir yang mendustakan, dan dengan rahmatNya, Dia telah menyelamatkan Musa beserta para pengikutnya seluruhnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/6478-surat-asy-syuara-ayat-68.html
Tafsir Al-Wajiz
68. Dan sesungguhnya Tuhanmu itu Maha Perkasa lagi Maha Membalas musuh-musuhNya, serta Maha Penyayang bagi para kekasihNya yang beriman kepadaNya
Sumber: https://tafsirweb.com/6478-surat-asy-syuara-ayat-68.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 60-68 Sebagian mufasir berkata bahwa Fir'aun keluar dalam iringan yang besar yang mana itu merupakan ungkapan tentang kerajaan Mesir pada zamannya terdiri dari. sejumlah besar orang-orang kerajaannya, yaitu para pemimpin, para menteri, para pembesar, dan bala tentaranya. (Maka Fir’aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit (60)) yaitu mereka berhasil mengejar mereka ketika matahari terbit (Maka setelah kedua golongan itu saling melihat) yaitu, masing-masing dari kedua golongan itu dapat melihat satu sama lain, maka saat itu (berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul”) Demikian itu karena perjalanan mereka sampai di tepi pantai, yaitu Laut Merah. Di hadapan mereka terbentang laut yang luas, dan di belakang mereka ada Fir'aun dan tentaranya mengejar mereka. Oleh karena itu mereka berkata: ("Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul” (61) Musa menjawab, "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku” (62)) yaitu tidak ada sesuatupun dari hal yang kalian khawatirkan akan menimpa kalian, karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى Dialah yang telah memerintahkanku untuk berjalan ke arah ini bersama kalian, sedangkan Dia tidak akan mengingkari janji.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka terbelahlah lautan itu, dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar) yaitu seperti bukit yang besar-besar. Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas. (Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya (65) Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu (66)) yaitu Kami menyelamatkan nabi Musa, Bani Israil dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan agama mereka; tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa. Fir'aun dan tentaranya ditenggelamkan sehingga tidak ada seorang pun dari mereka melainkan binasa.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat)) yaitu di dalam kisah ini dan keajaiban yang terkandung di dalamnya, serta pertolongan dan kemenangan bagi hamba-hamba Allah yang mukmin, benar-benar terkandung dalil dan hujjah yang pasti serta hikmah yang jelas (tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang (68)) penafsirannya telah disebutkan.
Sumber: https://tafsirweb.com/6478-surat-asy-syuara-ayat-68.html
Informasi
Surat
الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Para Penyair — 227 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
68 dari 227 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 370
Ruku
Ruku 319
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 74 (148/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3000 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-26