الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Per AyatMushaf
قَالُوْا
mereka berkata
نَعْبُدُ
kami menyembah
اَصْنَامًا
berhala-berhala
فَنَظَلُّ
maka kami senantiasa
لَهَا
kepadanya
عٰكِفِيْنَ
senantiasa tekun
﴿٧١﴾
Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya.”
3003 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Mereka berkata, “Kami menyembah berhala-berhala, dan kami senantiasa tekun dalam menyembahnya.”
Sumber: https://tafsirweb.com/6481-surat-asy-syuara-ayat-71.html
Tafsir as-Sa'di
69-71 maksudnya, bacakanlah wahai Muhammad, kepada manusia berita tentang Ibrahim al-khalil dan ceritanya yang sangat berharga, terutama dalam kondisi ini. Dan bila tidak demikian, dia masih mempunyai banyak berita lainnya. Akan tetapi diantara berita tentangnya yang sangat menarik dan sangat bagus adalah berita yang mencakup kerasulan dan dakwahnya kepada kaumnya serta perdebatanya dengan mereka tentang batilnya keyakinan yang mereka anut.Maka dari itu ungkapannya di sini diimbuhi dengan zharaf (keterangan waktu), seraya berfirman,” ketika dia berkata kepada bapaknya dan kaumnya, ‘apakah yang kamu sembah?’ mereka menjawab, ”dengan nada bangga terhadap peribadatan mereka, ”kami menyembah berhala-berhala,” yang kami pahat dan kami buat dengan tangan kami sendiri, “dan kami senantiasa tekun menyembahnya,” maksudnya kami selalu menyembahnya pada kebanyakan waktu kami.
Sumber: https://tafsirweb.com/6481-surat-asy-syuara-ayat-71.html
Tafsir Al-Wajiz
71. Mereka berkata kepadanya: “Kami menyembah berhala dan kami akan tetap menyembahnya.”
Sumber: https://tafsirweb.com/6481-surat-asy-syuara-ayat-71.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 69-77 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang hamba, rasul, dan kekasihNya, yaitu nabi Ibrahim, pemimpin orang-orang yang lurus. Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada RasulNya, nabi Muhammad ﷺ untuk membacakan kepada umatnya kisah ini agar mereka mengikuti jejaknya dalam keikhlasan, tawakal, dan menyembah Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya; serta berlepas diri dari kemusyrikan dan para pengikutnya. Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى telah memberikan petunjukNya kepada nabi Ibrahim sejak dia masih kecil sampai dia tua.Sesungguhnya dia sejak tumbuh dewasa, mengingkari perbuatan kaumnya yang menyembah berhala bersama Allah سبحانه وتعالى. (Maka dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya: “Apakah yang kalian sembah? (70)) yaitu, apakah berhala-berhala yang kalian sembah ini? (Mereka menjawab, "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya” (71)) yaitu tekun menyembah dan menyerunya (Ibrahim berkata, "Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa) kalian sewaktu kalian berdoa (kepadanya)? (72) Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepada kalian atau memberi mudharat?” (74) Mereka menjawab, "(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian” (74)) yaitu mereka mengakui bahwa berhala-berhala mereka tidak bisa melakukan apa pun dari hal itu. Sesungguhnya mereka hanya melihat nenek moyang mereka berbuat demikian, lalu mereka bersegera mengikuti jejaknya. Maka pada saat itu nabi Ibrahim berkata kepada mereka: ("Maka apakah kalian telah memperhatikan apa yang selalu kalian sembah (75) kalian dan nenek moyang kalian yang dahulu? (76) Karena sesungguhnya apa yang kalian sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan semesta alam (77)) yaitu, jika berhala-berhala ini dapat melakukan sesuatu dan mempunyai pengaruh, maka dia melakukan perbuatan jahat terhadapku, karena sesungguhnya aku adalah musuh mereka, aku tidak mempedulikan mereka dan sama sekali tidak memikirkannya.Hal ini sebagaimana yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى tentang nabi Nuh (Oleh karena itu, bulatkanlah keputusanmu dan kumpulkanlah sekutu-sekutumu (untuk membinasakanku), selanjutnya janganlah keputusanmu itu dirahasiakan. Kemudian, bertindaklah terhadap diriku dan janganlah kamu tunda-tunda (tindakan itu) kepadaku) (Surah Yunus: 71) Demikian juga nabi Ibrahim berlepas diri dari tuhan-tuhan mereka, lalu berkata (Bagaimana aku takut kepada sembahan yang kalian persekutukan (dengan Allah), padahal kalian tidak takut menyekutukan Allah) (Surah Al-An'am: 81)
Sumber: https://tafsirweb.com/6481-surat-asy-syuara-ayat-71.html
Informasi
Surat
الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Para Penyair — 227 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
71 dari 227 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 370
Ruku
Ruku 320
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 74 (148/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3003 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-26