اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
لِّلَّذِيْنَ
kepada orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
سَتُغْلَبُوْنَ
kamu pasti akan dikalahkan
وَتُحْشَرُوْنَ
dan kamu akan digiring
اِلٰى
ke dalam
جَهَنَّمَ
neraka jahanam
ۗ
وَبِئْسَ
dan seburuk-buruk
الْمِهَادُ
tempat
﴿١٢﴾
Katakanlah (Muhammad) kepada orang-orang yang kafir, “Kamu (pasti) akan dikalahkan dan digiring ke dalam neraka Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal.”
305 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah oleh mu (wahai rasul), kepada orang-orang yang kafir dari golongan yahudi dan kaum lainnya, serta orang-orang yang enggan untuk membelamu (dalam perang badar), “sesungguhnya kalian akan disiksa di dunia dan akan dimatikan dalam kekufuran dan akan dikumpulkan ke neraka jahanam, agar mereka itu menjadi tempat tinggal bagi kalian selama lamanya, dan itu adalah seburuk-buruk tempat tinggal.”

Sumber: https://tafsirweb.com/1144-surat-ali-imran-ayat-12.html

Tafsir as-Sa'di

12-13. Ayat ini merupakan informasi dan kabar gembira bagi kaum Mukminin, dan ancaman bagi orang-orang kafir, yakni bahwasanya mereka akan dikalahkan di dunia ini. Dan terbukti benar telah terjadi sesuai dengan yang Allah kabarkan, di mana mereka telah dikalahkan dengan kekalahan yang tidak ada tandingan dan tidak ada yang setara dengannya.Allah menjadikan apa yang terjadi dalam peperangan Badar sebagai tanda-tandaNYa yang menunjukkan atas kebenaran RasulNya, dan bahwa beliau berada di atas kebenaran sedangkan sedangkan musuh-musuhnya berada di atas kebatilan, di mana kedua pasukan bertemu dengan jumlah pasukan kaum Muslimin yang hanya mencapai tiga ratus sekian belas orang ditambah dengan peralatan yang sedikit, dan pasukan kaum kafir yang mencapai seribu orang ditambah dengan persiapan mereka yang sempurna dalam persenjataan dan lain-lainnya. Namun Allah membela kaum Mukminin dengan pertolonganNya hingga mereka mampu mengalahkan kaum kafir dengan izin Allah. Ayat ini mengandung pelajaran bagi orang-orang yang memiliki mata hati, bahwa sekiranya ini bukan kebenaran yang apabila menghadapi kebatilan pasti akan melenyapkan dan merendahkannya, maka pastilah, jika diukur dari sebab-sebab yang kongkret, kenyataannya akan terbalik.

Sumber: https://tafsirweb.com/1144-surat-ali-imran-ayat-12.html

Tafsir Al-Wajiz

12. Wahai nabi, katakanlah kepada orang-orang kafir dari golongan orang Yahudi, orang-orang musyrik Mekah, dan kaum lainnya bahwa mereka akan dikalahkan di dunia, dan pada hari kiamat mereka akan dikumpulkan dalam neraka Jahanam. Amat buruk tempat tinggal yang mereka datangi itu.Ayat ini dan setelahnya diturunkan untuk orang Yahudi setelah berakhirnya perang badar ketika mereka berkata: “Wahai Muhammad, jangan sekali-kali dirimu terperdaya karena berhasil membunuh beberapa orang Quraisy yang mana mereka tidak ahli dan tidak mengerti cara berperang. Demi Allah, sesungguhnya jika kamu membunuh kami, maka kamu akan mengerti bahwa kami adalah manusia biasa dan kamu tidak akan pernah bertemu dengan manusia seperti kami”

Sumber: https://tafsirweb.com/1144-surat-ali-imran-ayat-12.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 12-13 Allah سبحانه وتعالى berfirman: Katakanlah, wahai Muhammad, kepada orang-orang kafir: (Kamu pasti akan dikalahkan) yaitu di dunia, (dan akan digiring) pada hari kiamat (ke dalam neraka Jahannam. Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya) Muhammad bin Ishaq bin Yasar telah meriwayatkan dari ‘Ashim bin Umar bin Qatadah bahwa Rasulullah ﷺ ketika orang yang mengikuti perang Badar mendapatkan apa yang mereka dapatkan, dan kembali ke Madinah. Orang-orang Yahudi di pasar Bani Qainuqa’. Beliau bersabda,”Wahai kaum Yahudi, masuklah Islam sebelum Allah menimpakan kepada kalian apa yang telah ditimpa oleh kaum Quraisy”.Lalu mereka berkata,” wahai Muhammad. Janganlah engkau berbangga diri terhadapmu karena engkau telah mampu membunuh beberapa orang Quraisy. Mereka adalah orang-orang yang tidak berpengalaman, mereka tidak pandai berperang.Sesungguhnya apabila engkau memerangi kami maka sungguh engkau akan mengerti bahwa kami adalah orang-orang yang menang dan engkau belum pernah bertemu dengan orang seperti kami” Lalu Allah menurunkan firmanNya (Katakanlah kepada orang-orang yang kafir: "Kamu pasti akan dikalahkan (di dunia ini) dan akan digiring ke dalam neraka Jahannam. Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya" (12) sampai firmanNya (pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman (Sesungguhnya telah ada bagi kamu) yaitu telah ada bagi kalian wahai orang Yahudi yang mengatakan sesuatu yang kalian katakan (tanda) yaitu bukti bahwa Allah memuliakan agamaNya, menolong RasulNya, menguatkan dan memancarkan ajaranNya (pada dua golongan) yaitu dua golongan (yang telah bertemu) untuk berperang (Segolongan berperang di jalan Allah) yaitu orang-orang muslim (dan (segolongan) yang lain kafir) mereka adalah orang-orang musyrik Quraisy pada hari perang Badar. Dan firman Allah (yang dengan mata kepala melihat) Sebagian ulama’ berkata tentang pendapat yang dikisahkan oleh Ibnu Jarir bahwa pada hari perang Badar, orang-orang musyrik melihat bahwa pasukan Muslim setara jumlahnya dengan pasukan mereka, yaitu Allah menjadikan apa yang mereka lihat itu sebagai alasan untuk membantu Islam meraih kemenangan atas mereka.Ini tidak ada keraguan, kecuali dari satu sisi, yaitu bahwa pada saat itu orang-orang musyrik mengirimkan Umair bin Sa'd pada hari itu sebagai utusan sebelum pertempuran untuk memberi peringatan kepada pasukan muslim bahwa jumlah mereka tiga ratus orang sedikit lebih banyak atau lebih sedikit. Demikianlah yang terjadi. Jumlah mereka adalah tiga ratus orang lebih beberapa orang, dan saat pertempuran dimulai, Allah memperbanyak mereka dengan seribu malaikat dan panglima mereka.Pendapat kedua: “Makna dari firman Allah سبحانه وتعالى: (dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka) yaitu pasukan muslim melihat pasukan kafir itu jumlahnya dua kali pasukan mereka, yaitu jumlah mereka dua kali lipat. Dengan ini Allah membantu pasukan muslim atas pasukan kafir. Ketika masing-masing pasukan melihat satu sama lain, pasukan muslim melihat pasukan musyrik seperti dua kali lipat jumlah mereka, yaitu lebih banyak sehingga mereka memasrah diri dan memohon pertolongan kepada Tuhan mereka.Sedangkan pasukan musyrik melihat pasukan mukmin juga demikian, untuk menimbulkan rasa takut, kekhawatiran, kecemasan, dan kepanikan pada pasukan mukmin. Kemudian ketika pertempuran terjadi dan kedua pasukan saling berhadapan, Allah mengurangi pandangan satu pasukan terhadap pasukanlainnya, agar setiap pasukan merasa lebih unggul atas pasukan yang lainnya (agar Allah memutuskan suatu urusan yang mesti dilaksanakan) yaitu memisahkan antara kebenaran dan kebathilan. Lalu kalimat iman menjadi tampak atas kekufuran dan kezaliman.Allah menguatkan orang-orang mukmin dan merendahkan orang-orang kafir, sebagaimana firmanNya: (Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah) [Surah Ali Imran: 123].Allah berfirman di sini: (Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati) yaitu dalam hal ini terdapat pelajaran bagi orang yang memiliki pemahaman dan wawasan yang membuatnya mendapat petunjuk dari hikmah Allah, tindakanNya, dan takdirNya yang berlaku dalam menolong hamba-hambaNya yang beriman di dunia dan pada hari kesaksian

Sumber: https://tafsirweb.com/1144-surat-ali-imran-ayat-12.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

12 dari 200 ayat

Juz

Juz 3

Halaman

Halaman 51

Ruku

Ruku 43

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 10 (20/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-305 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3