الشعراۤء (Asy-Syu'ara')

Per AyatMushaf
وَمَآ
dan aku tidak
اَسْـَٔلُكُمْ
meminta kepadamu
عَلَيْهِ
atasnya
مِنْ
dari
اَجْرٍۚ
upah
اِنْ
tidak lain
اَجْرِيَ
upahku
اِلَّا
kecuali/hanyalah
عَلٰى
atas
رَبِّ
Tuhan
الْعٰلَمِيْنَ
semesta alam
ۗ
﴿١٤٥﴾
Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan itu, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
3077 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

142-145. Ketika saudara mereka, Shaleh berkata kepada mereka, “Tidakkah kalian takut terhadap siksaan Allah dengan cara mengesakanNya dengan ibadah? Sesungguhnya aku adalah orang yang diutus kepada kalian dan dipercaya untuk membawa risalah ini sebagaimana aku menerimanya dari Allah.Maka takutlah kalian akan siksaan Allah, dan laksanakanlah ajaran yang aku seru kalian kepadanya. Dan aku tidaklah meminta imbalan apa pun dari kalian atas nasihat dan dakwahku kepada kalian. Balasanku hanyalah dari Penguasa alam semesta."

Sumber: https://tafsirweb.com/6555-surat-asy-syuara-ayat-145.html

Tafsir as-Sa'di

145-152 “adakah kamu akan dibiarkan tinggal disini (di negeri kamu ini) dengan aman, di dalam kebun-kebun serta mata air, dan tanam-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut,” matang lagi banyak. Maksudnya, apakah kalian mengira bahwa kalian dibiarkan berada di dalam berbagai kebaikan dan kenikmatan begitu saja (sia-sia tanpa petunjuk), kalian berfoya-foya dan bersenang-senang sebagaimana halnya hewan ternak? Dan kalian dibiarkan begitu saja tanpa diperintah dan tanpa dilarang, dan kalian menggunakan kenikmatan-kenikmatan ini dalam kemaksiatan kepada Allah? “dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk di jadikan rumah-rumah dengan rajin,” maksudnya, kalian benar-benar telah mencapai kepada kerajinan dan kepintaran hingga bisa membuat rumah-rumah dari gunung yang padat lagi sangat keras. “maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku; dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melewati batas, ”yaitu orang-orang yang melanggar batas, “yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan,” maksudnya, orang-orang yang karakter dan kebiasaannya adalah membuat kerusakan di muka bumi dengan melakukan kemaksiatan, mengajak kepadanya dengan serusak-rusaknya, bukan untuk memperbaikinya.Ini sangat berbahaya sekali, karena merupakan kejahatan murni. Bagi mereka, seakan-akan ada beberapa orang yang siap untuk menentang nabi mereka, diciptakan untuk mengajak kepada jalan kesesatan. Maka mereka di larang oleh Nabi shaleh agar tidak terpedaya dengan mereka.Mungkin mereka adalah orang-orang yang disebutkan oleh Allah, “dan di kota itu ada sembilah orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan,” (an-naml:48)

Sumber: https://tafsirweb.com/6555-surat-asy-syuara-ayat-145.html

Tafsir Al-Wajiz

145. Sekali-kali aku tidak meminta upah kepadamu atas ajakanku itu, upahku tidak lain adalah urusan Tuhan semesta alam

Sumber: https://tafsirweb.com/6555-surat-asy-syuara-ayat-145.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 141-145 Ini adalah pembritahuan Allah سبحانه وتعالى tentang hamba dan RasulNya nabi Shalih bahwa Dia telah mengutusnya kepada kaumnya, kaum Tsamud. Mereka adalah bangsa Arab yang tinggal di kota Hajar yang terletak di antara lembah Al-Qura dan negeri Syam. Bekas tempat tinggal mereka telah dikenal dan termasyhur.

Sumber: https://tafsirweb.com/6555-surat-asy-syuara-ayat-145.html

Informasi

Surat

الشعراۤء (Asy-Syu'ara')

Para Penyair — 227 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

145 dari 227 ayat

Juz

Juz 19

Halaman

Halaman 373

Ruku

Ruku 323

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 75 (149/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3077 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-26