الشعراۤء (Asy-Syu'ara')

Per AyatMushaf
ثُمَّ
kemudian
دَمَّرْنَا
Kami binasakan
الْاٰخَرِيْنَ
yang lain
ۚ
﴿١٧٢﴾
Kemudian Kami binasakan yang lain.
3104 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

172-173. Kemudian kami membinasakan orang-orang selain mereka dari orang-orang kafir dengan kebinasaan yang paling dahsyat. Dan Kami turunkan pada mereka batu-batu dari langit bak hujan yang membinasakan mereka.Maka amat buruklah hujan yang menimpa orang yang telah diberi peringatan rasul-rasul mereka, namun mereka tidak mau menerima dakwah para rasul itu. Dan sesungguhnya telah diturunkan kepada mereka kebinasaan dan kehancuran yang paling dahsyat.

Sumber: https://tafsirweb.com/6582-surat-asy-syuara-ayat-172.html

Tafsir as-Sa'di

168-175 setelah luth melihat mereka terus melakukan kekejian itu, “dia berkata, ’sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu’.” Maksudnya, sangat tidak suka [padanya], melarang dan memperingatkannya. ”(luth berdo’a), ‘ya Rbbku, selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan’.” Yaitu perbuatannya dan dari siksaannya. Maka Allah mengabulkan do’anya. ”lalu kami menyelamatkannya beserta keluarganya semua, kecuali seorang perempuan tua yang termasuk dalam golongan yang tinggal,” maksudnya, yang tingga di dalam siksaan. Dia adalah istrinya. “kemudian kami binasakan yang lain.Dan kami hujani mereka dengan hujan.” Yaitu hujan batu dari sijjil, “maka amatlah jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu,” mereka dibinasakan oleh Allah hingga ke akar-akarnya. “sesungguhnya yang pada demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan kebanyakan mereka tidak beriman. Dan sesungguhnya Rabbmu, benar-benar Dia-lah Yang Mhaperkasa lagi Maha Penyayang.”

Sumber: https://tafsirweb.com/6582-surat-asy-syuara-ayat-172.html

Tafsir Al-Wajiz

172. Kemudian Kami binasakan yang lain dengan Kami lenyapkan

Sumber: https://tafsirweb.com/6582-surat-asy-syuara-ayat-172.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 165-175 Setelah Nabi Luth melarang mereka melakukan perbuatan keji dan menggauli laki-laki, seraya membimbing mereka untuk mendatangi kaum wanita yang telah diciptakan Allah untuk mereka, maka tidak ada lain jawaban mereka melainkan berkata: (Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, hai Luth) yaitu dari apa yang kamu datangkan kepada kami itu (benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir) yaitu, kami akan membuangmu jauh dari kami. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan, “Usirlah Lut beserta keluarganya dari negeri kalian, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan) dirinya bersih” (56)) (Surah An-Nahl) Setelah nabi Luth melihat bahwa mereka tidak meninggalkan kebiasaan mereka, bahkan mereka terus menerus dalam kesesatannya, maka nabi Luth berlepas diri dari mereka seraya berkata: (Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatan kalian) yaitu tidak menyukainya dan tidak meridhainya. dan sesungguhnya aku berlepas diri dari perbuatan kalian.Kemudian dia berdoa kepada Allah untuk mereka: (Ya Tuhanku, selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan (169)) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Lalu Kami selamatkan Luth beserta keluarganya semua (170)) yaitu seluruh keluarganya (kecuali seorang perempuan tua yang termasuk dalam golongan yang tinggal (171)) Dia adalah istri nabi Luth yang sudah berusia tua dan berwatak jahat. dia tinggal dan ikut binasa bersama orang-orang dari kaumnya yang tinggal. Demikian juga telah disebutkan tentang mereka dalam surah Al-A'raf, surah Hud, dan surah Al-Hijr, yaitu ketika Allah memerintahkan kepada nabi Luth agar pergi dengan keluarganya di malam hari kecuali istrinya. Mereka tidak ada yang menoleh ke belakang ketika mendengar suara mengguntur yang menimpa kaumnya.Dan mereka bersabar menaati perintah Allah, lalu terus berjalan. Allah menurunkan azab yang menimpa kaum yang berdosa itu secara keseluruhan. Allah menghujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi.Oleh karena itu Allah berfirman: (Kemudian Kami binasakan yang lain (172) Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu (173) Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman (174) Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang (175))

Sumber: https://tafsirweb.com/6582-surat-asy-syuara-ayat-172.html

Informasi

Surat

الشعراۤء (Asy-Syu'ara')

Para Penyair — 227 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

172 dari 227 ayat

Juz

Juz 19

Halaman

Halaman 374

Ruku

Ruku 324

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 75 (149/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3104 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-26