الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Per AyatMushaf
فَاتَّقُوا
maka bertakwalah kamu
اللّٰهَ
Allah
وَاَطِيْعُوْنِ
dan taatlah kepadaku
ۚ
﴿١٧٩﴾
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
3111 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
176-180. Penduduk yang mendiami tempat yang berpohon rimbun telah mendustakan Rasul mereka, Syu’aib terkait kerasulannya. Maka dengan tindakan itu, mereka telah mendustakan seluruh misi kerasulan.Yaitu tatkala Syu’aib berkata kepada mereka, “Mengapa kalian tidak takut terhadap siksaan Allah atas perbuatan-perbuatan maksiat-maksiat kalian? Sesungguhnnya aku diutus kepada kalian dari Allah untuk menujukkan jalan hidayah bagi kalian, orang yang dapat dipercaya membawakan wahyu yang diwahyukan oleh Allah kepadaku berupa misi risalah. Maka takutlah kalian terhadap siksaan Allah, dan ikutilah apa yang aku serukan kepada kalian, yaitu jalan hidayah menuju Allah; agar kalian mendapat petunjuk.Dan aku tidak meminta dari kalian imbalan apa pun atas seruanku kepada kalian untuk beriman kepada Allah. Dan balasan bagiku tiada lain berasal dari Tuhan alam semesta.”
Sumber: https://tafsirweb.com/6589-surat-asy-syuara-ayat-179.html
Tafsir as-Sa'di
176-180 para penduduk aikah adalah (penduduk) negeri yang penuh dengan kebun-kebun yang lebat dengan pepohonan. Mereka adalah penduduk negeri madyan. Mereka mendustakan nabi mereka, yaitu syu’aib yang datang dengan membawa ajaran yang dibawa oleh para rasul, “ketika syu’aib berkata kepada mereka,’mengapa kamu tidak bertakwa,” kepada Allah, lalu meninggalkan apa yang dapat membuatNya murka dan benci, seperti kekafiran dan kemaksiatan,”sesungguhnya aku adalah seorang rasul untuk kalian, yang terpercaya,” yang semua itu berkonsekuensi agar kalian bertakwa kepada Allah dan taat kepadaku.
Sumber: https://tafsirweb.com/6589-surat-asy-syuara-ayat-179.html
Tafsir Al-Wajiz
179. Maka beribadahlah kepada Allah dengan penuh keikhlasan, serta taatlah atas perintahku dan laranganku.
Sumber: https://tafsirweb.com/6589-surat-asy-syuara-ayat-179.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 176-180 Mereka, yaitu penduduk Aikah tinggal di negeri Madyan, berdasarkan pendapat yang benar. Nabi Allah Syu'aib adalah salah satu dari mereka, dan sesungguhnya di sini tidak disebutkan “saudara mereka” karena mereka dinisbatkan kepada sesembahan penduduk Aikah, yaitu sebuah pohon. Dikatakan, Aikah adalah sebuah pohon yang rindang daunanya sama dengan pohon ghaidah.Mereka menyembahnya. Oleh karena itu Allah berfirman: Penduduk Aikah mendustakan para rasul, tidak disebutkan saudara mereka nabi Syu'aib.Sesungguhnya Dia berfirman: (ketika Syu'aib berkata kepada mereka) Hubungan persaudaraan di antara mereka telah terputus, berdasarkan makna yang mereka nisbatkan kepadanya, sekalipun pada kenyataannya nabi Syu'aib adalah saudara mereka. Sebagian ulama tidak menyadari adanya makna yang lembut ini, sehingga dia menduga bahwa penduduk Aikah bukan penduduk Madyan. Lalu menduga bahwa nabi Syu'aib diutus oleh Allah kepada dua umat.Di antara mereka ada yang mengatakannya kepada tiga umat. Pendapat yang benar adalah satu umat, bahwa mereka disifati dengan suatu hal di setiap kedudukan. Oleh karena itu, nabi Syu'aib memerintahkan kepada mereka agar menunaikan takaran dan timbangan secara penuh, sebagaimana yang disebutkan dalam kisah penduduk Madyan.Hal ini menunjukkan bahwa keduanya merupakan satu umat
Sumber: https://tafsirweb.com/6589-surat-asy-syuara-ayat-179.html
Informasi
Surat
الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Para Penyair — 227 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
179 dari 227 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 374
Ruku
Ruku 325
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 75 (149/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3111 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-26