الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Per AyatMushaf
فَقَرَاَهٗ
lalu dia membacakannya
عَلَيْهِمْ
atas/kepada mereka
مَّا
tidak
كَانُوْا
ada mereka
بِهٖ
dengannya/kepadanya
مُؤْمِنِيْنَ
orang-orang yang beriman
ۗ
﴿١٩٩﴾
lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
3131 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
198-201. Sekiranya Kami menurunkan al-Qur’an ini kepada sebagian orang yang tidak berkomunikasi dengan bahasa Arab, lalu membacakannya kepada orang-orang kafir dari suku Quraisy dengan bahasa Arab yang benar, mereka pasti akan mengingkarinya juga dan mencari-cari alasan atas penentangan mereka itu. Demikianlah, Kami masukkan di hati orang-orang yang durhaka penentangan mereka terhadap al-Qur’an, sehingga menjadi tertanam kuat di hati mereka.Itu disebabkan oleh tindakan zhalim mereka dan kedurhakaan mereka. Maka tidak ada jalan sama sekali (bagi mereka) untuk berubah dari kondisi mereka tersebut dalam mengingkari al-Qur’an, sehingga mereka menyaksikan langsung siksaan dahsyat yang diancamkan kepada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/6609-surat-asy-syuara-ayat-199.html
Tafsir as-Sa'di
198-199 “dan kalau al-qur’an itu kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan arab,” yaitu orang-orang yang tidak mengerti bahasa orang-orang arab dan tidak bisa mengungkapkannya kepada orang-orang arab sebagaimana mestinya, “lalu dia membacakannya kepada mereka, niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya.” Mereka akan mengatakan,”kami tidak mengerti apa yang dia katakan dan kami tidak mengetahui apa yang ia serukan!” maka hendaklah mereka memuji Rabb mereka karena membawakan al-qur’an kepada mereka melalui bahasa drai makhluk yang paling fasih dan paling mampu mengungkapkan maksud-maksud(nya) dengan ungkapan-ungkapan yang sangat jelas, dan orang yang paling tulus. Maka hendaklah mereka segera membenarkannya dan menerimanya dengan patuh dan berserah diri.
Sumber: https://tafsirweb.com/6609-surat-asy-syuara-ayat-199.html
Tafsir Al-Wajiz
199. Lalu sekalipun ia membacakan Alquran kepada mereka orang-orang kafir; maka niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya yaitu dengan membangkang dan menyombongkan diri. Maka dengan diturunkan dengan bahasa Arab terdapat dua mukjizat, yaitu mukjizat dalam batasan hanya Dzat Allah Yang Tahu, dan mukjizat bahwa Alquran bisa dibaca orang non Arab.
Sumber: https://tafsirweb.com/6609-surat-asy-syuara-ayat-199.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 196-199 Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa sesungguhnya penyebutan Al-Qur'an ini dan perhatian mengenai keberadaannya yang benar-benar ada di dalam kitab kitab terdahulu yang dinukil dari para nabi mereka yang menyampaikan kabar gembira atas kedatangannya sejak zaman dahulu dan masa yang akan datang. Sebagaimana Allah mengambil janji dari mereka tentang hal itu, sehingga nabi terakhir dari kalangan mereka berdiri seraya berkhotbah kepada golongannya untuk menyampaikan kabar gembira atas kedatangan Ahmad (nabi Muhammad ﷺ): (Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat; dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)”) (Surah Ash-Shaff: 6) Kata “az-zubur” di sini adalah kitab-kitab, yang merupakan bentuk jamak dari zabur.Demikian juga kitab Zabur yang merupakan kitab nabi Dawud,. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan (52)) (Surah Al-Qamar) yaitu tercatat di dalam lembaran-lembaran dipegang para malaikat.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi. mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya? (197)) yaitu, tidakkah cukup bagi mereka saksi yang benar atas hal itu melalui ulama Bani Israil yang menjumpai penyebutan Al- Qur'an di dalam kitab-kitab mereka yang biasa mereka pelajari. Makna yang dimaksud adalah ulama Bani Israil yang adil, yaitu mereka yang mengakui kebenaran sifat nabi Muhammad ﷺ, kerasulannya, dan umatnya di dalam apa yang ada pada mereka. Sebagaimana yang telah diberitahukan oleh sebagian orang dari mereka yang beriman ,seperti Abdullah bin Salam dan Salman Al-Farisi dari orang-orang yang dia jumpai dari mereka dan orang-orang yang sama dengan mereka.Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka) (Surah Al-A'raf: 157) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang kerasnya kekafiran dan keingkaran orang-orang Quraisy terhadap Al-Qur'an, bahwa seandainya Al-Qur'an ini diturunkan kepada seseorang non-Arab dari kalangan mereka yang tidak mengetahui bahasa Arab, lalu Al-Qur'an ini diturunkan kepadanya dengan bahasa yang jelas dan fasih, maka mereka tidak akan beriman kepadanya.Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan kalau Al-Qur’an itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab (198) lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya (199)) Sebagaimana Allah memberitahukan tentang mereka di ayat lain: (Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya (14) tentulah mereka berkata, "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan” bahkan kami adalah kaum yang terkena sihir (Surah Al-Hijr).
Sumber: https://tafsirweb.com/6609-surat-asy-syuara-ayat-199.html
Informasi
Surat
الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Para Penyair — 227 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
199 dari 227 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 375
Ruku
Ruku 326
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 75 (150/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3131 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-26