النمل (An-Naml)
Per AyatMushaf
هُدًى
petunjuk
وَّبُشْرٰى
dan kabar gembira
لِلْمُؤْمِنِيْنَ
bagi orang-orang yang beriman
ۙ
﴿٢﴾
petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang yang beriman,
3161 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Ia adalah ayat-ayat yang memandu menuju jalan kemenangan di dunia dan akhirat, memberitahukan kabar gembira berupa balasan yang baik bagi kaum Mukminin yang mengimaninya, dan memperoleh hidayah dengan petunjuknya,
Sumber: https://tafsirweb.com/6866-surat-an-naml-ayat-2.html
Tafsir as-Sa'di
2 akan tetapi, bersama (semua) ini kebanyakan manusia tidak mengambil pelajaran darinya, dan seluruh orang yang menentang tidak berpedoman kepada ayat-ayat tersebut, sebagai penjagaan terhadapnya dari orang-orang yang tidak mengandung kebaikan, dan tidak pula keshalihan ataupun kesucian di dalam hatinya. Sesungguhnya yang mau berpedoman kepadanya hanyalah orang yang telah diistimewakan dengan iman, sehingga dengannya hati mereka menjadi bercahaya dan nurani mereka menjadi bersih. Maka dari itu, Dia berfirman, ”sebagai petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang yang beriman,” maksudnya, membimbing mereka untuk menelusuri jalan yang lurus, menjelaskan kepada mereka apa-apa yang semestinya harus mereka lakukan atau yang harus mereka tinggalkan, dan memberikan berita gembira kepada mereka akan pahala drai Allah sebagai akibat atas tindakan (menelusuri) jalan yang lurus tersebut.
Sumber: https://tafsirweb.com/6866-surat-an-naml-ayat-2.html
Tafsir Al-Wajiz
2. Untuk menjadi petunjuk dalam kebenaran dan keistiqamahan, dan berita gembira untuk orang-orang yang beriman berupa surga
Sumber: https://tafsirweb.com/6866-surat-an-naml-ayat-2.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-6 Telah disebutkan di permulaan surah Al-Baqarah tentang huruf-huruf hijaiyyah tersebut di permulaan beberapa surah. Firman Allah سبحانه وتعالى: ((Surat) ini adalah ayat-ayat) yaitu ayat-ayat (Al-Qur’an, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjelaskan) yang jelas dan terang (untuk menjadi petunjuk dan berita gembira untuk orang-orang yang beriman (2)) yaitu sesungguhnya petunjuk dan kabar gembira dari Al-Qur'an itu untuk orang yang mengimaninya, mengikutinya, membenarkannya, mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, mengerjakan shalat yang diwajibkan, menunaikan zakat yang diwajibkan, dan meyakini hari akhirat, hari kebangkitan sesudah mati, hari pembalasan amal perbuatan, yang baik dan yang buruk, serta meyakini adanya surga dan neraka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sekiranya Al-Qur'an Kami jadikan sebagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab niscaya mereka mengatakan, "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah patut (Al-Qur'an) dalam bahasa selain bahasa Arab sedang (rasul), orang Arab? Katakanlah, "Al-Qur'an adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman.Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, dan (Al-Qur'an) itu merupakan kegelapan bagi mereka. Mereka itu (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh") (Surah Fushshilat: 44) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat) yaitu, mereka mendustakannya dan menganggapnya mustahil terjadi (Kami jadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka bergelimang (dalam kesesatan)) yaitu mereka memandang baik apa yang mereka kerjakan, dan Kami biarkan mereka dalam kesesatan mereka sehingga mereka bergelimang dalam kesesatannya.Hal itu merupakan balasan apa yang mereka dustakan terhadap terhadap adanya akhirat, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sungguh, beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad) telah diperolok-olokkan, sehingga turunlah azab kepada orang-orang yang mencemoohkan itu sebagai balasan olok-olokan mereka (10)) (Surah Al-An'am) (Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang buruk) di dunia dan akhirat (dan mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling merugi) yaitu, tidak ada seorang pun makhluk di padang mahsyar lebih merugi terhadap dirinya sendiri dan hartanya selain dari mereka.Firman Allah: (Dan sesungguhnya kamu benar-benar diberi Al-Qur’an dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui (6)) yaitu (sesungguhnya engkau) wahai Muhammad, Qatadah berkata tentang firmanNya (benar-benar diberi) yaitu benar-benar menerima (Al-Qur'an ini dari sisi Allah Yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui) yaitu dari sisi Dzat yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui, yaitu Maha bisjaksana dalam perintah dan laranganNya, lagi Maha Mengetahui semua perkara, baik yang besar maupun yang kecil. Berita Al-Qur'an itu adalah benar, dan hukum yang ditetapkannya adalah keadilan yang sempurna, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Qur'an), sebagai kalimat yang benar dan adil) (Surah Al-An'am: 115)
Sumber: https://tafsirweb.com/6866-surat-an-naml-ayat-2.html
Informasi
Surat
النمل (An-Naml)
Semut-semut — 93 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
2 dari 93 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 377
Ruku
Ruku 327
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 76 (151/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3161 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-27