النمل (An-Naml)
Per AyatMushaf
فَمَكَثَ
maka ia berdiam/datang
غَيْرَ
tidak jauh/tidak lama
بَعِيْدٍ
kemudian
فَقَالَ
lalu ia berkata
اَحَطْتُّ
aku telah meliputi/mengetahui
بِمَا
dengan apa
لَمْ
tidak
تُحِطْ
kamu ketahui
بِهٖ
dengannya
وَجِئْتُكَ
dan aku datang/bawa kepadamu
مِنْ
dari
سَبَاٍ
negeri Saba
ۢبِنَبَاٍ
dengan berita
يَّقِيْنٍ
yakin/benar
﴿٢٢﴾
Maka tidak lama kemudian (datanglah Hud-hud), lalu ia berkata, “Aku telah mengetahui sesuatu yang belum engkau ketahui. Aku datang kepadamu dari negeri Saba' membawa suatu berita yang meyakinkan.
3181 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Maka burung hud-hud tidak hadir beberapa saat yang tidak lama. Kemudian ia menghadap, maka Sulaiman menegurnya atas ketidakhadiran dan keterlambatannya. Lalu hud-hud berkata kepadanya, “Aku telah mengetahui sesuatu perkara yang tidak engkau ketahui dengan baik.Aku datang kepadamu dari negeri Saba’ di Yaman dengan membawa berita yang sangat penting, dan aku yakin tentang itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/6886-surat-an-naml-ayat-22.html
Tafsir as-Sa'di
22 “maka tidak lama kemudian,” maksudnya, kemudian hud-hud datang. Ini membuktikan betapa segannya para tentara itu pada sulaiman dan menunjukkan betapa patuhnya mereka terhadap perintahnya, sampai-sampai burung hud-hud yang telah terlambat karena adanya alasan yang sangat jelas tidak mampu untuk terlambat dalam waktu yang cukup lama. “lalu ia berkata,” kepada sulaiman, “aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya,” maksudnya, saya mempunyai suatu ilmu (pengetahuan) yang tidak terjangkau oleh pengetahuanmu yang luas dan ketinggian derajatmu di dalamnya. ”dan kubawa kepadamu dari negeri saba,” yaitu nama satu kabilah yang sangat terkenal di negeri yaman. “suatu berita yang diyakini,” maksudnya, berita yang sangat meyakinkan.
Sumber: https://tafsirweb.com/6886-surat-an-naml-ayat-22.html
Tafsir Al-Wajiz
22. Maka tidak lama kemudian datanglah hud-hud, lalu ia berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba di negeri Yaman suatu berita penting yang diyakini
Sumber: https://tafsirweb.com/6886-surat-an-naml-ayat-22.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 22-26 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka datanglah) hud-hud ( tidak lama kemudian) yaitu setelah menghilang dalam waktu yang tidak lama, kemudian dia datang seraya berkata kepada nabi Sulaiman: (Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya) yaitu, aku telah menyaksikan apa yang tidak disaksikan olehmu dan tentaramu (dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini) yaitu berita yang benar dan yakin. Saba’ adalah negeri orang-orang Himyar, mereka adalah raja-raja negeri Yaman. Kemudian hud-hud berkata: (Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka) Firman Allah: (dan dia dianugerahi segala sesuatu) yaitu semua perbendaharaan dunia yang diperlukan oleh seorang raja yang berkuasa (serta mempunyai singgasana yang besar) yaitu, singgasana tempat duduknya sangat besar dihiasi dengan emas dan berbagai macam permata dan mutiara. (dan setan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah)) yaitu dari jalan kebenaran (sehingga mereka tidak dapat petunjuk) Firman Allah (agar mereka tidak menyembah Allah) maknanya (dan setan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk, agar mereka tidak menyembah Allah) yaitu agar mereka tidak mengetahui jalan yang benar yang ikhlas bersujud hanya kepada Allah semata, bukan kepada sesuatupun dari makhlukNya, baik bintang maupun yang lainnya.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kalian hanya kepada-Nya saja menyembah (37)) (Surah Fushshilat) Sebagian ulama’ qiraat membacanya “Alaa yaa isjuduu lillah” yaitu menjadikannya “‘ala istiftahiyyah” dan “ya nida’”, dan membuang “munada”nya. yang bentuk lengkapnya adalah: “Alaa ya qaumus juduu lillah” Firman Allah: (Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, yaitu Allah mengetahui semua yang tersembunyi di langit dan bumi.Sa'id bin Al-Musayyib berkata bahwa kata “al-khab’u” adalah air. Demikian juga yang dikatakan Abdurrahman bin Zaid bin Aslam, bahwa maknanya adalah apa yang tersembunyi di langit dan di bumi dan apa yang Dia jadikan dalam keduanya berupa rezeki, hujan dari langit dan tumbuhan dari bumi. Ini sesuai dengan perkataan hud-hud yang diberikan Allah naluri yang tajam, bahwa hud-hud dapat melihat air mengalir di perut bumi.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan Yang mengetahui apa yang kalian sembunyikan dan apa yang kalian nyatakan) yaitu mengetahui apa yang disembunyikan dan dinyatakan oleh para hamba berupa ucapan dan perbuatan. Ini sebagaimana firmanNya: (Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antara kalian yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus, terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari (10)) (Surah Ar-Ra'd) Firman Allah: (Allah, tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai 'Arsy yang agung (26)) yaitu Dialah Allah Dzat yang berhak diseru, yang tiada Tuhan selain Dia, Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung, yang tiada sesuatupun dari makhlukNya lebih agung daripada 'Arsy itu.Berdasarkan apa yang burung hud-hud seru kepada kebaikan dan menyembah serta bersujud hanya kepada Allah, maka burung hud-hud dilarang dibunuh
Sumber: https://tafsirweb.com/6886-surat-an-naml-ayat-22.html
Informasi
Surat
النمل (An-Naml)
Semut-semut — 93 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
22 dari 93 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 378
Ruku
Ruku 328
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 76 (151/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3181 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-27