النمل (An-Naml)

Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
رَبَّكَ
Tuhanmu
يَقْضِيْ
akan memutuskan
بَيْنَهُمْ
diantara mereka
بِحُكْمِهٖۚ
dengan hukum-Nya
وَهُوَ
dan Dia
الْعَزِيْزُ
Maha Perkasa
الْعَلِيْمُۚ
Maha Mengetahui
﴿٧٨﴾
Sungguh, Tuhanmu akan menyelesaikan (perkara) di antara mereka dengan hukum-Nya, dan Dia Mahaperkasa, Maha Mengetahui.
3237 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Tuhanmu akan memutuskan perkara di antara orang-orang yang berselisih dari kalangan Bani Israil dan orang-orang selain mereka dengan keputusan hukumNya terhadap mereka, di mana Dia akan memberikan hukuman kepada orang yang batil dan memberikan balasan baik kepada orang yang berbuat baik. Dan Dia-lah Dzat Yang MahaPerkasa Yang selalu mengalahkan, maka keputusanNya tidak tertolak, juga Maha Mengetahui maka tidak samar bagiNya antara kebenaran dengan kebatilan.

Sumber: https://tafsirweb.com/6942-surat-an-naml-ayat-78.html

Tafsir as-Sa'di

78. Maksudnya, sesungguhnya Allah akan menyelesaikan perkara di antara orang-orang yang bersengketa dan akan memberikan keputusan hukum diantara orang-orang yang berselisih berdasarkan keputusanNya yang adil dan ketentuanNya yang bijaksana. Jadi, semua perkara sekalipun terjadi ketidakjelasan padanya di dunia diantara orang-orang yang berselisih karena ketidakjelasan dalil, atau karena adanya beberapa tujuan, maka sesungguhnya yang benar yang sesuai dengan realita akan dijelaskan di saat Allah memberikan keputusanNya. “Dan Dia Mahaperkasa,” Yang menaklukan seluruh makhluk, sehingga mereka tunduk kepadaNya, “lagi Maha Mengetahui,” seluruh sesuatu, Mengetahui perkataan orang-orang yang bersellisih, berdasarkan apa perkataan itu keluar, tujuannya apa dan maksudnya apa.Dan Dia akan memberikan balasan pada masing-masing sesuai dengan pengetahuanNYa.

Sumber: https://tafsirweb.com/6942-surat-an-naml-ayat-78.html

Tafsir Al-Wajiz

78. Sesungguhnya Tuhanmu akan menyelesaikan perkara antara kelompok Bani Israil dan lainnya dengan keputusan-Nya yang benar dan adil. Dia Maha memberi hukuman kepada orang-orang yang berbuat kesalahan.Maha Mencukupi terhadap orang yang berbuat kebaikan. Dia Maha Perkasa lagi Maha Kuasa , tidak ada yang tidak mampu Allah kuasai. Juga Maha Mengetahui atas segala keadaan makhluk-Nya.

Sumber: https://tafsirweb.com/6942-surat-an-naml-ayat-78.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 76-81 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang kitabNya yang mulia, dan hidayah, penjelasan serta pembeda antara kebenaran dan kebathilan yang terkandung di dalamnya, bahwa kitab itu menceritakan kepada kaum Bani Israil yaitu orang-orang yang memegang kitab Taurat dan Injil: (sebagian besar dari (perkara-perkara) yang mereka berselisih tentangnya) Seperti pertentangan dan perselisihan mereka tentang nabi Isa. Orang-orang Yahudi membuat-buat berita bohong terhadapnya, dan orang-orang Nasrani berlebih-lebihan tentangnya. Maka datanglah Al-Qur'an dengan membawa kalam yang pertengahan, benar, dan adil, bahwa nabi Isa adalah salah seorang dari hamba, nabi, dan rasulNya yang mulia, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya (34)) (Surah Maryam) Firman Allah: (Dan sesungguhnya Al-Qur’an ini benar-benar menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. (77)) yaitu petunjuk bagi hati yang beriman kepadanya dan rahmat bagi mereka dalam mengamalkannya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya Tuhanmu akan menyelesaikan perkara antara mereka) yaitu pada hari kiamat (dengan keputusan-Nya, dan Dia Maha Perkasa) dalam pembalasannNya (lagi Maha Mengetahui) semua perbuatan dan ucapan hamba-hambaNya (Sebab itu, bertawakallah kepada Allah) dalam semua urusanmu, dan sampaikanlah risalah Tuhanmu (sesungguhnya kamu berada di atas kebenaran yang nyata) yaitu kamu berada di jalan kebenaran yang jelas, dan masih ada orang-orang yang menentangmu, dari kalangan orang yang telah ditetapkan kecelakaan atasnya, dan layak mendapat azab dari Tuhanmu. Mereka tetap tidak mau beriman, sekalipun semua tanda dan bukti datang kepada mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar) yaitu, kamu tidak dapat memperdengarkan kepada mereka sesuatupun yang bermanfaat bagi mereka.Demikian juga mereka itu pada hati mereka terdapat penutup dan pada telinga mereka terdapat penutup kekafiran. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan (tidak pula) menjadikan orang-orang yang tuli mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling ke belakang (80) Dan kamu sekali-kali tidak dapat memimpin (memalingkan) orang-orang buta dari kesesatan mereka. Kamu tidak dapat menjadikan (seorang pun) mendengar, kecuali orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, lalu mereka berserah diri (81)) Sesungguhnya yang mau mendengarkanmu hanyalah orang yang mempunyai pendengaran dan pandangan hati yang bermanfaat bagi dirinya, dan tunduk kepada Allah dan taat kepada apa yang disampaikan melalui lisan para rasul

Sumber: https://tafsirweb.com/6942-surat-an-naml-ayat-78.html

Informasi

Surat

النمل (An-Naml)

Semut-semut — 93 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

78 dari 93 ayat

Juz

Juz 20

Halaman

Halaman 384

Ruku

Ruku 332

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 77 (153/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3237 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-27