اٰل عمران (Ali 'Imran)
Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اِنْ
jika
كُنْتُمْ
kalian adalah
تُحِبُّوْنَ
mencintai
اللّٰهَ
Allah
فَاتَّبِعُوْنِيْ
maka ikutilah aku
يُحْبِبْكُمُ
mencintai kamu
اللّٰهُ
Allah
وَيَغْفِرْ
dan Dia mengampuni
لَكُمْ
bagi kalian
ذُنُوْبَكُمْ
dosa-dosamu
ۗ
وَاللّٰهُ
dan Allah
غَفُوْرٌ
Maha Pengampun
رَّحِيْمٌ
Maha Penyayang
﴿٣١﴾
Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
324 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah (wahai rasul), ”bila kalian mencintai Allah dengan sebenar-benarnya, maka ikutilah aku,dan berimanlah kepadaku secara lahir dan batin, niscaya Allah akan mencintai kalian, dan akan menghapus dosa-dosa kalian. Sesungguhnya Dia maha pengampun terhadap dosa-dosa hamba-hambaNYA yang beriman lagi maha penyanyang kepada mereka.” Ayat yang mulia ini merupakan pemberi keputusan yang menentukan atas siapa saja yang mengaku dirinya mencintai Allah . Namun tidak mengikuti nabiNYA, Muhammad dengan sebenar-benarnya, dengan menaati dalam perintah dan larangannya, maka sesungguhnya dia adalah seorang pendusta dalam pengakuannya itu sampai dia mau mengikuti rasulullah dengan sebenar-benarnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1163-surat-ali-imran-ayat-31.html
Tafsir as-Sa'di
31-32. Ayat ini merupakan patokan dimana dengannya kita dapat membedakan orang yang mencintai Allah dengan sebenar-benarnya dengan orang yang hanya sekedar mengaku-ngaku semata. Tanda-tanda kecintaan kepada Allah adalah mengikuti Rasulullah, Muhammad dimana Allah menjadikan tindakan mencontohi rasulullah sholallohu alaihi wasallam dan mengikuti segala yang diserukan beliau sebagai jalan kecintaan kepadaNya dan keridhanNya.Oleh karena itu tidak akan diperoleh kecintaan Allah dan keridhaanNya serta pahalaNya kecuali dengan membenarkan apa yang dibawa oleh Muhammad sholallohu alaihi wasallam berupa al-quran dan as-Sunnah dan menaati perintah keduanya dan menjauhi larangan keduanya. Maka barangsiapa yang melakukan hal itu, niscaya Allah akan mencintainya lalu membalasnya dengan balasan orang-orang yang dicintai, mengampuni dosa-dosanya dan menutupi aib-aibnya. Kemudian seolah-olah dikatakan “dan bersama itu semua, maka apakah sebenarnya hakikat mengikuti rasul dan tata caranya?’ Maka Allah menjawab dengan firmanNya, ”katakanlah taatilah Allah dan RasulNya,” yaitu dengan menaati perintah dan menjauhi larangan serta mempercayai kabar berita.”jika kamu berpaling” dari hal itu, maka inilah kekufuran, dan Allah “tidak menyukai orang-orang kafir.”
Sumber: https://tafsirweb.com/1163-surat-ali-imran-ayat-31.html
Tafsir Al-Wajiz
31 Katakanlah kepada orang-orang Yahudi: “Jika kamu benar-benar mencintai Allah sebagaimana yang kamu klaim, maka ikutilah aku kepada Islam, niscaya Allah akan membalas kalian, sebab kecintaan dapat menuntun untuk mengikuti tuntunan Nabi dan taat kepada Allah dan rasul-Nya. Allah menutupi dosa-dosa kalian yang telah lampau.” Allah Maha Pengampun atas dosa-dosa hamba-Nya lagi Maha Penyayang kepada mereka. Hasan Bashri berkata: Para kaum pada zaman nabi kami berkata: Demi Allah ya Muhammad, sesungguhnya kami benar-benar mencintai tuhan kami.Kemudian Allah menurukan ayat ini.
Sumber: https://tafsirweb.com/1163-surat-ali-imran-ayat-31.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 31-32 Ayat ini menentukan hukum bagi siapa saja yang mengklaim kecintaannya kepada Allah tetapi tidak mengikuti jalan yang diajarkan oleh nabi Muhammad. Dia adalah orang yang berdusta atas klaimnya pada perkara yang sama, sehingga dia mengikuti syariat dan agama nabi Muhammad dalam semua perkataan, perbuatan, dan keadaannya, sebagaimana yang ada dalam hadits shahih dari Rasulullah ﷺ bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa melakukan perbuatan yang tidak Kami perintahkan padanya, maka itu ditolak” Oleh karena itu, Allah berfirman: (Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihimu) yaitu kalian akan mendapatkan lebih dari apa yang kalian minta dari kecintaan kalian kepadaNya, yaitu kecintaanNya kepada kalian, yang lebih besar dari sebelumnya, sebagaimana sebagian ahli hikmah yang alim: “Perkaranya bukanlah mencintai, tetapi yang penting adalah dicintai.” Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) yaitu dengan mengikuti Rasulullah ﷺ, akan membuat kalian mendapatkan semua ini berupa berkah dari utusanNya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberi perintah kepada semua orang, baik pribadi maupun umum: (Katakanlah: "Taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling) yaitu kalian menyimpang dari perintahNya, (maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir) Dia menunjukkan bahwa penyimpangan dari jalanNya adalah kekufuran, dan Allah tidak menyukai mereka yang memiliki ciri-ciri seperti itu. Jika seseorang mengklaim dan menganggap bahwa dia mencintai Allah dan ingin mendekatkan diri kepadaNya, maka dia harus mengikuti Rasul yang ummi, penutup para nabi dan rasul, serta utusan Allah kepada seluruh makhluk: jin dan manusia. Bahkan jika para nabi (bahkan para rasul ulul azmi) yang hidup pada zamannya, mereka hanya akan mengikutinya, menaatinya, dan mengikuti syariatnya, sebagaimana yang akan dijelaskan dalam firmanNya: (Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi) (Surah Ali 'Imran: 81) Jika Allah سبحانه وتعالى menghendaki.
Sumber: https://tafsirweb.com/1163-surat-ali-imran-ayat-31.html
Informasi
Surat
اٰل عمران (Ali 'Imran)
Keluarga Imran — 200 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
31 dari 200 ayat
Juz
Juz 3
Halaman
Halaman 54
Ruku
Ruku 45
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 11 (21/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-324 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-3