القصص (Al-Qasas)
Per AyatMushaf
وَنُمَكِّنَ
dan Kami teguhkan
لَهُمْ
bagi mereka
فِى
di
الْاَرْضِ
muka bumi
وَنُرِيَ
dan Kami perlihatkan
فِرْعَوْنَ
Fir'aun
وَهَامٰنَ
dan Haman
وَجُنُوْدَهُمَا
dan bala tentara keduanya
مِنْهُمْ
dari mereka
مَّا
apa yang
كَانُوْا
mereka adalah
يَحْذَرُوْنَ
mereka khawatirkan
﴿٦﴾
dan Kami teguhkan kedudukan mereka di bumi dan Kami perlihatkan kepada Fir‘aun dan Haman bersama bala tentaranya apa yang selalu mereka takutkan dari mereka.
3258 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami kokohkan kekuasaan bagi mereka di muka bumi dan Kami menjadikan Fir’aun, Haman dan bala tentara mereka menyaksikan dari golongan yang tertindas ini apa yang mereka takuti, berupa kebinasaan mereka dan sirnanya kerajaan mereka serta terusirnya mereka dari negeri-negeri mereka sendiri oleh seseorang yang terlahir dari Bani Israil.
Sumber: https://tafsirweb.com/7056-surat-al-qashash-ayat-6.html
Tafsir as-Sa'di
6. “Dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi.” Semua permasalahan ini berkaitan dengan kehendak (iradah) Allah adan sudah menjadi suratan keinginanNya “dan”, demikian pula Kami menghendaki agar “diperlihatkan kepada Fir’aun dan Hanan,” menterinya, “beserta tentaranya,” yang dengannya menyerang, berkeliling, mereka berbuat semena-mena dan berbuat zhalim “terhadap mereka,” maksudnya , terhadap golongan yang tertindas tersebut, “apa yang selalu mereka khawatirkan,” berupa kekhawatiran diusir dari kampung halaman mereka. Maka dari itu mereka berupaya keras untuk menumpas mereka, mematahkan kekuatan mereka dan membunuh anak-anak laki-laki mereka yang merupakan wadah dari kekuatan itu. Semua ini telah dikehendaki olleh Allah, dan apabila Dia telah menghendaki maka Dia mudahkan sebab-sebabnya dan membentangkan jalannya.Hal ini pun seperti itu. Allah telah menakdirkan dan telah memberlakukan segala sebab, -yang tidak disadari baik oleh para wali (pembela) Nya maupun oleh musuh-musuhNya-, yang dapat mengantarkan kepada maksud tersebut.
Sumber: https://tafsirweb.com/7056-surat-al-qashash-ayat-6.html
Tafsir Al-Wajiz
6. Akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. Juga akan Kami perlihatkan kepada Fir´aun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dari Bani Israil.Mereka takut kekuasaan mereka tumbang, takut binasa oleh seorang laki-laki dari suku mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/7056-surat-al-qashash-ayat-6.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-6 Telah disebutkan tentang penjelasan huruf-huruf hijaiyah itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Ini) yaitu ini (adalah ayat-ayat Kitab (Al-Qur'an) yang jelas) yaitu jelas, terang, dan menyingkap hakikat-hakikat segala sesuatu dan pengetahuan segala sesuatu yang telah terjadi dan yang sedang terjadi. Firman Allah (Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Fir'aun dengan benar), sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik) (Surah Yusuf: 3) yaitu, Kami menceritakan kepadamu perkara itu sesuai dengan kejadiannya seakan-akan kamu menyaksikannya dan seakan-akan kamu menghadiri peristiwanya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya Fir'aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi) yaitu, bersikap sombong, sewenang-wenang, dan melampaui batas (dan menjadikan penduduknya berpecah belah) yaitu menjadi beberapa golongan, yang masing-masing golongan dia kuasai sesuai dengan apa yang dia kehendaki untuk perkara negerinya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (dengan menindas segolongan dari mereka) yaitu Bani Israil, yang pada masa itu mereka adalah orang-orang yang terpilih di masanya. Mereka dikuasai oleh raja yang sewenang wenang dan mengingkari kebenaran ini yang mempekerjakan mereka untuk pekerjaan yang rendah, memperbudak mereka di malam dan siang hari untuk bekerja padanya, dan rakyatnya.Selain dari itu dia juga membunuh anak-anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka, sebagai penghinaan terhadap mereka, dan karena takut akan akan muncul seorang pemuda dari kalangan mereka yang dikhawatikan oleh dirinya dan penghuni kerajaannya yang menjadi sebab kehancuran dan lenyapnya kerajaannya. Orang-orang Qibti menerima berita itu dari kaum Bani Israil melalui apa yang mereka pelajari dari perkataan nabi Ibrahim di saat dia datang ke negeri Mesir, lalu dia menyampaikan kabar gembira kepada puteranya, bahwa akan dilahirkan dari keturunannya seorang pemuda yang menjadi penyebab kehancuran negeri Mesir di tangannya. Lalu orang-orang Qibti menceritakan hal ini kepada Fir'aun.Maka Fir'aun mencegah hal itu dan memerintahkan kepada semua untuk membunuh setiap bayi laki-laki dari kaum Bani Israil. Akan tetapi, sikap hati-hati itu tidak memberikan manfaat untuk menghadapi takdir; karena apabila takdir Allah telah datang, maka tidak dapat ditangguhkan, dan bagi setiap sesuatu itu ada batasannya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu, dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi) (5) dan Kami teguhkan kedudukan mereka di bumi dan Kami perlihatkan kepada Fir'aun dan Haman bersama bala tentaranya apa yang selalu mereka takutkan dari mereka (6)) Allah سبحانه وتعالى melakukan hal itu kepada mereka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bagian timur bumi dan bagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya. dan telah sempurnalah Perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir'aun dan kaumnya dan apa yang telah mereka bangun (137)) (Surah Al-A'raf) Allah سبحانه وتعالى berfirman (demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil (59)) (Surah Asy-Syu'ara’) Fir'aun dengan upaya dan kekuatannya bermaksud menyelamatkan dirinya dari nabi Musa, tetap hal itu tidak bermanfaat baginya dalam menghadapi kekuasaan Allah, Dzat yang Maha Merajai lagi Maha Agung yang perintahNya tidak dapat ditolak dan dikalahkan. bahkan keputusan Allah berlangsung dan keputusan takdirNya di zaman permulaan telah menetapkan bahwa kebinasaan Fir'aun ada di tangan nabi Musa, bahkan bayi yang kamu khawatirkan kemunculannya, yang karenanya kamu telah membunuh ribuan bayi, malah kemunculannya dan tempat pemeliharaannya ada di ranjang dan rumahmu, dan makannya dari makananmu, karena kamu sendirilah yang memelihara, memanjakan, dan menyayanginya.Namun kematian dan kebinasaanmu serta kebinasaan tentaramu ada di tangannya. Demikian itu agar kamu mengetahui bahwa Tuhan semua langit yang tinggi, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Mengalahkan, Maha Agung, Maha Kuat, Maha Perkasa, dan Maha Keras siksaanNya. Segala sesuatu yang Dia kehendaki pasti terjadi, dan segala sesuatu yang tidak Dia kehendaki pasti tidak akan terjadi
Sumber: https://tafsirweb.com/7056-surat-al-qashash-ayat-6.html
Informasi
Surat
القصص (Al-Qasas)
Kisah-Kisah — 88 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
6 dari 88 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 386
Ruku
Ruku 334
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 77 (154/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3258 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-28