القصص (Al-Qasas)

Per AyatMushaf
قَالَ
(Musa) berkata
رَبِّ
ya Tuhanku
اِنِّيْ
sesungguhnya aku
قَتَلْتُ
aku telah membunuh
مِنْهُمْ
dari mereka
نَفْسًا
seorang
فَاَخَافُ
maka aku takut
اَنْ
bahwa
يَّقْتُلُوْنِ
mereka akan membunuhku
﴿٣٣﴾
Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh aku telah membunuh seorang dari golongan mereka, sehingga aku takut mereka akan membunuhku.
3285 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

33-34. Musa berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah membunuh seseorang dari kaum Fir’aun. Dan aku takut mereka akan membunuhku.Dan saudaraku, Harun, lebih fasih tutur katanya daripadaku, maka utuslah dia berasamaku menjadi pendukung yang membenarku dan menggantikanku untuk menjelaskan kepada mereka. Sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakan aku terkait ucapanku kepada mereka, ‘Sesungguhnya aku adalah seorang rasul yang di utus kepada mereka’.”

Sumber: https://tafsirweb.com/7083-surat-al-qashash-ayat-33.html

Tafsir as-Sa'di

33-34. Maka “berkata” Musa untuk mengemukakan alasan kepada Rabbnya dan memohon pertolongan atas apa yang dibebankan kepadanya serta mengingat akan adanya segala rintangan-rintangan yang di hadapinya agar Dia menghapus semua yang dia cemaskan, “Ya Rabbku, sesungguhnya aku telah membunuh seorang manusia dari golongan mereka,” maksudnya, “maka aku takut mereka akan membunuhku. Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkanku,” yakni sebagai penolong dan pendukungku yang membenarkan, karena sesungghnya kebenaran itu akan menjadi lebih kuat bila disertai dengan banyaknya informasi.

Sumber: https://tafsirweb.com/7083-surat-al-qashash-ayat-33.html

Tafsir Al-Wajiz

33. Musa berkata: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku, telah membunuh seorang manusia dari golongan mereka, dia adalah Alqabthi, maka aku takut mereka akan membunuhku.”

Sumber: https://tafsirweb.com/7083-surat-al-qashash-ayat-33.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 33-35 Ketika Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepadanya untuk berangkat menemui Fir'aun yang sesungguhnya dia keluar dari negeri Mesir karena melarikan diri dari kejaran Mesir dan takut terhadap pembalasannya (Musa berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah membunuh seorang manusia dari golongan mereka”) yaitu orang Qibti itu (maka aku takut mereka akan membunuhku) jika mereka melihatku (Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripada aku) Demikian itu karena nabi Musa mengalami kekakuan pada lisannya karena memakan bara api saat dia disuruh memilih antara kurma dan bara api. Lalu dia memungut bara api dan meletakkannya pada lisannya sehingga lisannya terbakar dan kesulitan bertutur kata. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku (27) supaya mereka mengerti perkataanku (28) dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku (29)) (yaitu) Harun, saudaraku (30) teguhkanlah dengan dia kekuatanku (31) dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku (32) (Surah Thaha) yaitu meringankan apa yang Engkau perintahkan kepadaku berupa kedudukan yang agung, yaitu tugas kenabian dan menyampaikan risalah kepada raja yang sombong, sewenang-wenang, dan ingkar ini.Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku) yaitu sebagai wakil, pembantu, dan orang yang memperkuat tugasku.Dia akan menjelaskan apa yang aku sampaikan dari Allah سبحانه وتعالى karena berita dari dua orang itu lebih mendalam dalam jiwa daripada berita yang disampaikan hanya oleh satu orang. Oleh karena itu Allah berfirman: ("sesungguhnya aku khawatir mereka akan mendustakanku”) Muhammad bin Ishaq berkata tentang firmanNya: (sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkataan)ku) yaitu yang menjelaskan kepada mereka apa yang aku katakan kepada mereka, karena sesungguhnya dia memahamkan apa yang tidak dapat mereka pahami dariku.Ketika nabi Musa meminta hal itu, maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kami akan membantumu dengan saudaramu) yaitu, Kami akan memperkuat urusanmu dan membantumu dengan saudaramu sesuai yang kamu minta agar dia menjadi nabi bersamamu. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman di ayat lain: (Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, hai Musa) (Surah Thaha: 36) dan (Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun menjadi seorang nabi (53)) Surah (Maryam) Oleh karena itu sebagian ulama’ salaf berkata bahwa tidak ada seorang pun yang sangat berhutang budi kepada saudaranya selain dari nabi Harun kepada nabi Musa.Karena sesungguhnya nabi Musa mendoakan baginya sehingga dia diangkat menjadi seorang nabi dan rasul oleh Allah bersamanya untuk menyampaikan risalah Allah kepada Fir'aun dan para pembesar­nya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang kedudukan nabi Musa: (Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah) (Surah Al-Ahzab: 69) Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan Kami berikan kepadamu berdua kekuasaan yang besar) yaitu hujjah yang mengalahkan (maka mereka tidak dapat mencapaimu; (berangkatlah kamu berdua) dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami) yaitu tidak ada jalan bagi mereka untuk menyakiti kalian berdua jika kalian berdua menyampaikan ayat-ayat Allah, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Wahai Rasul!Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia) (Surah Al-Maidah: 67) dan ((yaitu) orang-orang yang menyapaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. dan cukuplah Allah sebagai Pembuat perhitungan (39)) (Surah Al-Ahzab) yaitu, cukuplah Allah sebagai Penolong, Pembantu, dan Pendukung.Oleh karena itu Allah memberitahukan kepada keduanya bahwa akibat yang terpuji hanya bagi mereka berdua dan orang-orang yang mengikuti mereka di dunia dan akhirat. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (kamu berdua dan orang-orang yang mengikuti kamulah yang menang) sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah telah menetapkan, 'Aku dan rasul-rasulKu pasti menang.” Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa (21)) (Surah Al-Mujadilah) dan (Sesungguhnya Kami akan menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampilnya para saksi (hari Kiamat) (51) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk (52)) (Surah Ghafir) Ibnu Jarir memberikan pengarahannya bahwa maknanya adalah:”Kami berikan kepada kalian berdua kekuasaan yang besar, maka mereka tidak dapat mencapai kalian.Kemudian dimulai lagi dan berfirman: ((berangkatlah kamu berdua) dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami, kamu berdua dan orang-orang yang mengikuti kamulah yang menang) bentuknya adalah bahwa kalian berdua dan orang-orang yang mengikuti kalian berdua menang berkat ayat-ayat Kami. Tidak diragukan lagi bahwa makna ini shahih, namun makna yang sama terkandung dalam makna pertama, maka tidak perlu lagi pengarahan ini. Hanya Allah yang lebih mengetahui.

Sumber: https://tafsirweb.com/7083-surat-al-qashash-ayat-33.html

Informasi

Surat

القصص (Al-Qasas)

Kisah-Kisah — 88 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

33 dari 88 ayat

Juz

Juz 20

Halaman

Halaman 389

Ruku

Ruku 337

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 78 (156/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3285 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-28