القصص (Al-Qasas)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidaklah
كُنْتَ
kamu berada
بِجَانِبِ
disebelah
الطُّوْرِ
gunung Tur
اِذْ
ketika
نَادَيْنَا
Kami menyeru
وَلٰكِنْ
akan tetapi
رَّحْمَةً
rahmat
مِّنْ
dari
رَّبِّكَ
Tuhanmu
لِتُنْذِرَ
supaya kamu memberi peringatan
قَوْمًا
kaum
مَّآ
belum
اَتٰىهُمْ
datang pada mereka
مِّنْ
dari
نَّذِيْرٍ
pemberi peringatan
مِّنْ
dari
قَبْلِكَ
sebelum kamu
لَعَلَّهُمْ
agar mereka
يَتَذَكَّرُوْنَ
mereka ingat
﴿٤٦﴾
Dan engkau (Muhammad) tidak berada di dekat Tur (gunung) ketika Kami menyeru (Musa), tetapi (Kami utus engkau) sebagai rahmat dari Tuhanmu, agar engkau memberi peringatan kepada kaum (Quraisy) yang tidak didatangi oleh pemberi peringatan sebelum engkau agar mereka mendapat pelajaran.
3298 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan kamu (wahai Rasul) juga tidak berda di sisi Gunung Thursina ketika Kami menyeru Musa dan kamu juga tidak menyaksikan apa pun dari kejadian itu sehingga kamu menjadi tahu sendiri. Akan tetapi, Kami mengutusmu sebagai rahmat dari sisi Tuhanmu, agar kamu memperingatkan kaum yang belum pernah di datangi seorang pemberi peringatan (rasul) sebelummu, supaya mereka ingat akan kebaikan yang kamu bawa lalu mereka melaksanakannya, dan keburukan yang kamu larang darinya sehingga mereka menjauhinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7096-surat-al-qashash-ayat-46.html

Tafsir as-Sa'di

46. “Dan tiadalah kamu berada di dekat gunung Thur ketika Kami menyeru” Musa dan ketika Kami memerintahnya pergi mendatangi kaum yang zhalim dan menyampaikan risalah Kami kepada mereka serta memperlihatkan kepada mereka mukjizat-mukjizat dan keajaiban-keajaiban Kami yang telah Kami ceritakan kepadamu itu. Yang dimaksud adalah bahwa perisiwa-peristiwa yang telah terjadi pada Nabi Musa di beberapa tempat tersebut, lalu kamu menveritakannya sebagaimana adanya tanpa menambah atau menguranginya adalah tidak lepas dari dua hal. Yang pdertama: Kamu telah mengahadirinya dan menyaksikannya, atau kamu telah pergi ke tempatnya lalu kamu mempelajarinya dari penduduk negeri itu, maka pada saat itu bisa jadi (kabar peristiwa itu) tidak menunjukkan padamu bahwa kamu adalah utusan Allah.Sebab perkara-perkara yang diberitakan berdasarkan kesaksian dan penelitian termasuk perkara-perkara umum yang tidak khusus bagi para nabi saja. Akan tetapi itu semua sudah diketahui dan sudah diyakini bahwasanya ia tidak pernah ada dan tidak pernah terjadi. Jadi, para pendukungmu dan para musuhmu mengetahui ketiadaannya.Maka sudah pasti yang kedua ini, yaitu bahwa berita ini datang kepadamu dari Allah, wahyuNya serta pengangkatan rasul. Maka dapat dibuktikan dengan dalil yang pasti akan kebenaran kerasulanmu dan rahmat Allah kepada manusia melaluimu. Maka dari itu Dia berfirman, “Tetapi (Kami beritahukan itu kepadamu) sebagai rahmat dari Rabbmu, supaya kamu memberi peringatan kepada kaum yang sekali-kali belum datang kepada mereka pemberi peringatan sebelum kamu.” Maksudnya, kaum Arab dan suku Quraisy.Sebab kerasulan itu tidak diketahui oleh mereka pada saat diutusnya seorang Rasul dan jauh berabad-abad sebelumnya, “agar mereka mempelajari” rincian kebaikan kemudian mengerjakannya, dan keburukan lalu mereka meninggalkannya. Apabila kedudukanmu seperti ini, maka kewajiban mereka adalah segera beriman kepadamu dan mensyukuri nikmat yang tidak ternilai harganya ini dan tidak akan terpenuhi kesyukurannya. Penyampaian peringatan Muhammad kepada orang-orang Arab itu sama sekali tidak menafikan keberadaannya sebagai utusan kepada selain mereka.Karena sesungguhnya dia adalah orang Arab, dan orang pertama yang langsung beliau dakwahi adalah orang-orang Arab, sehingga kerasulan beliau pada asalnya untuk mereka dan untuk selain mereka selanjutnya, sebagaimana ditegaskan oleh Allah, "Patutkah menjadi keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara mereka"(Yunus:2) dan "Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua," (Al-A’raf:158).

Sumber: https://tafsirweb.com/7096-surat-al-qashash-ayat-46.html

Tafsir Al-Wajiz

46. Engkau juga tidak berada di dekat gunung Thur ketika Kami menyeru Musa, tetapi Kami beritahukan itu kepadamu sebagai rahmat dari Tuhanmu. Supaya engkau memberi peringatan kepada kaum Quraisy dan lainnya.Belum ada atau belum pernah datang seorang pemberi peringatan sebelum kamu kepada mereka, agar mereka bisa mengambil pelajaran.

Sumber: https://tafsirweb.com/7096-surat-al-qashash-ayat-46.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 44-47 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingatkan tentang bukti kenabian nabi Muhammad ﷺ dimana Nabi ﷺ memberitahukan kisah-kisah masa lalu seakan-akan dia mendengar, dan menyaksikannya sendiri, seperti yang telah disebutkan\. Padahal beliau adalah seorang lelaki yang ummi, yang tidak pandai membaca dan menulis, dan dilahirkan di antara kaum yang tidak mengetahui sesuatupun tentang hal itu. Sebagaimana yang beliau lakukan ketika mengisahkan tentang Maryam dan semua perkaranya.Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), padahal engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan engkau pun tidak bersama mereka ketika mereka bertengkar (44)) (Surah Ali Imran) yaitu kamu tidak menghadiri peristiwa itu, tetapi Allahlah yang mewahyukannya kepadamu.Demikian juga ketika beliau memberitahukan tentang nabi Nuh dan kaumnya, serta penyelamatan Allah terhadapnya, penenggelaman kaumnya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya akhir yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa (49) (Surah Hud) dan Allah سبحانه وتعالى berfirman di akhir surah: (Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang telah dibinasa­kan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad)) (Surah Hud: 100) Allah berfirman di sini setelah memberitahukan kisah nabi Musa dari awal sampai akhir, dan bagaimana permulaan wahyu Allah kepada nabi Musa serta pembicaraan­Nya dengan nabi Musa (Dan tiadalah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa) yaitu, tidaklah kamu, wahai Muhammad sedang berada di sisi bukit yang berada di sebelah barat tempat Allah berbicara langsung kepada nabi Musa, yaitu di pohon yang terletak di sebelah timur lembah itu (dan tiada pula kamu termasuk orang-orang yang menyaksikan) yaitu menyaksikan hal itu, tetapi Allah mewahyukan kepadamu hal itu, untuk menjadi hujjah dan bukti terhadap generasi-generasi berikutnya yang mana mereka telah melupakan hujjah Allah terhadap mereka, dan apa yang telah diwahyukan Allah kepada para nabi terdahulu.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan tidaklah kamu tinggal bersama-sama penduduk Madyan dengan membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka) yaitu, tidaklahkamu tinggal bersama penduduk Madyan seraya membacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, ketika kamu menceritakan tentang nabi mereka, yaitu nabi Syu'aib dan apa yang dia katakan kepada kaumnya serta apa yang mereka jawab kepadanya (tetapi Kami telah mengutus rasul-rasul) yaitu tetapi Kami mewahyukan hal itu kepadamu dan Kami mengutus kamu kepada manusia sebagai rasul (Dan tiadalah kamu berada di dekat Gunung Thur ketika Kami menyeru (Musa)) Qatadah berkata terkait firmanNya: (Dan tiadalah kamu berada di dekat Gunung Thur ketika Kami menyeru) yaitu, nabi Musa. Pendapat ini (hanya Allah yang lebih Mengetahui) lebih menyerupai firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan tidaklah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa) Kemudian Allah memberitahukan di sini dengan ungkapan lain yang lebih khusus dari hal itu, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa) (Surah Asy-Syu'ara: 10) Firman Allah سبحانه وتعالى: (tetapi (Kami beritahukan itu kepadamu) sebagai rahmat dari Tuhanmu) yaitu kamu tidak menyaksikan sesuatupun dari hal itu, tetapi Allah­ memberikan wahyu dan memberitahukan kepadamu dengan hal itu sebagai rahmat dariNya kepadamu dan semua hamba yang engkau diutus kepada mereka (supaya kamu memberi peringatan kepada kaum (Quraisy) yang sekali-kali belum datang kepada mereka pemberi peringatan sebelum kamu agar mereka ingat) yaitu, agar mereka mendapat petunjuk dari apa yang kamu sampaikan kepada mereka dari Allah سبحانه وتعالى (Dan agar mereka tidak mengatakan ketika azab menimpa mereka disebabkan apa yang mereka kerjakan,"Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami”) yaitu Kami mengutusmu kepada mereka untuk menegakkan hujjah terhadap mereka dan agar terputuslah alasan mereka saat azab Allah datang menimpa mereka karena kekafiran mereka, sehingga mereka berhujjah bahwa belum pernah datang kepada mereka seorang utusan dan pemberi peringatan.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman setelah menyebutkan bahwa Dia telah menurunkan KitabNya yang diberkahi, yaitu Al-Qur'an: ((Kami turunkan Al-Quran itu) agar kamu (tidak) mengatakan, "Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami (Yahudi dan Nasrani) dan sungguh, kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca" (156) atau agar kamu (tidak) mengatakan, "Jikalau Kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka." Sungguh, telah datang kepadamu penjelasan yang nyata, petunjuk dan rahmat dari Tuhanmu.Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya? Kelak, Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan azab yang keras, karena mereka selalu berpaling (157)) (Surah Al-An’am)

Sumber: https://tafsirweb.com/7096-surat-al-qashash-ayat-46.html

Informasi

Surat

القصص (Al-Qasas)

Kisah-Kisah — 88 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

46 dari 88 ayat

Juz

Juz 20

Halaman

Halaman 391

Ruku

Ruku 338

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 78 (156/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3298 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-28