القصص (Al-Qasas)
Per AyatMushaf
وَلَوْلَآ
dan supaya tidak
اَنْ
bahwa/ketika
تُصِيْبَهُمْ
menimpa mereka
مُّصِيْبَةٌ
musibah/azab
ۢبِمَا
dengan apa/sebab
قَدَّمَتْ
mendahulukan/perbuatan
اَيْدِيْهِمْ
tangan-tangan mereka
فَيَقُوْلُوْا
lalu mereka berkata
رَبَّنَا
ya Tuhan kami
لَوْلَآ
mengapa tidak
اَرْسَلْتَ
Engkau mengutus
اِلَيْنَا
kepada kami
رَسُوْلًا
seorang Rasul
فَنَتَّبِعَ
maka kami akan mengikuti
اٰيٰتِكَ
ayat-ayat Engkau
وَنَكُوْنَ
dan adalah/jadilah kami
مِنَ
dari/termasuk
الْمُؤْمِنِيْنَ
orang-orang yang beriman
﴿٤٧﴾
Dan agar mereka tidak mengatakan ketika azab menimpa mereka disebabkan apa yang mereka kerjakan, “Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami, agar kami mengikuti ayat-ayat Engkau dan termasuk orang mukmin.”
3299 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan supaya ketika siksaan menimpa orang-orang kafir itu dikarenakan kekafiran mereka terhadap Tuhan mereka, mereka tidak mengatakan, “Wahai Tuhan Kami, mengapa Engkau tidak mengutus kepada kami seorang rasul sebelumnya lalu kami akan mengikuti ayat-ayatMu yang diturunkan di dalam kitabMu dan kami menjadi orang-orang yang beriman kepadamu?”
Sumber: https://tafsirweb.com/7097-surat-al-qashash-ayat-47.html
Tafsir as-Sa'di
47. “Kalau saja mereka tidak ditimpa azab disebabkan apa yang mereka kerjakan,” yaitu kekafiran dan berbagai maksiat, tentu mereka mengatakan, “Ya Rabb kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami, lalu kami mengikuti ayat-ayatMu dan jadilah kami termasuk orang-orang Mukmin,” maka dari itu Kami mengutusmu wahai Muhammad, untuk menolak alasan mereka dan memotong perkataan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/7097-surat-al-qashash-ayat-47.html
Tafsir Al-Wajiz
47. Jika kaummu tidak ditunjukkan kepada suatu musibah seperti azab dunia dan akhirat, sehingga ketika azab menimpa mereka disebabkan apa yang telah mereka kerjakan, mereka tidak akan mengatakan: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami, lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau dan jadilah kami termasuk orang-orang mukmin". Jika bukan karena itu Kami tidak akan mengutusmu sebagai Rasul untuk menunjukkan hujjah kepada mereka.Maksudnya bahwa pengutusan nabi dan semua rasul sebelumnya adalah untuk menampik hujjah mereka untuk tidak mengutus rasul sebagai pembawa peringatan. Kata lau la adalah berfungsi menunjukkan kecondongan untuk mendapatkan sesuatu yang terkandung dalam kalimat sesudahnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7097-surat-al-qashash-ayat-47.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 44-47 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingatkan tentang bukti kenabian nabi Muhammad ﷺ dimana Nabi ﷺ memberitahukan kisah-kisah masa lalu seakan-akan dia mendengar, dan menyaksikannya sendiri, seperti yang telah disebutkan\. Padahal beliau adalah seorang lelaki yang ummi, yang tidak pandai membaca dan menulis, dan dilahirkan di antara kaum yang tidak mengetahui sesuatupun tentang hal itu. Sebagaimana yang beliau lakukan ketika mengisahkan tentang Maryam dan semua perkaranya.Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), padahal engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan engkau pun tidak bersama mereka ketika mereka bertengkar (44)) (Surah Ali Imran) yaitu kamu tidak menghadiri peristiwa itu, tetapi Allahlah yang mewahyukannya kepadamu.Demikian juga ketika beliau memberitahukan tentang nabi Nuh dan kaumnya, serta penyelamatan Allah terhadapnya, penenggelaman kaumnya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya akhir yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa (49) (Surah Hud) dan Allah سبحانه وتعالى berfirman di akhir surah: (Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad)) (Surah Hud: 100) Allah berfirman di sini setelah memberitahukan kisah nabi Musa dari awal sampai akhir, dan bagaimana permulaan wahyu Allah kepada nabi Musa serta pembicaraanNya dengan nabi Musa (Dan tiadalah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa) yaitu, tidaklah kamu, wahai Muhammad sedang berada di sisi bukit yang berada di sebelah barat tempat Allah berbicara langsung kepada nabi Musa, yaitu di pohon yang terletak di sebelah timur lembah itu (dan tiada pula kamu termasuk orang-orang yang menyaksikan) yaitu menyaksikan hal itu, tetapi Allah mewahyukan kepadamu hal itu, untuk menjadi hujjah dan bukti terhadap generasi-generasi berikutnya yang mana mereka telah melupakan hujjah Allah terhadap mereka, dan apa yang telah diwahyukan Allah kepada para nabi terdahulu.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan tidaklah kamu tinggal bersama-sama penduduk Madyan dengan membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka) yaitu, tidaklahkamu tinggal bersama penduduk Madyan seraya membacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, ketika kamu menceritakan tentang nabi mereka, yaitu nabi Syu'aib dan apa yang dia katakan kepada kaumnya serta apa yang mereka jawab kepadanya (tetapi Kami telah mengutus rasul-rasul) yaitu tetapi Kami mewahyukan hal itu kepadamu dan Kami mengutus kamu kepada manusia sebagai rasul (Dan tiadalah kamu berada di dekat Gunung Thur ketika Kami menyeru (Musa)) Qatadah berkata terkait firmanNya: (Dan tiadalah kamu berada di dekat Gunung Thur ketika Kami menyeru) yaitu, nabi Musa. Pendapat ini (hanya Allah yang lebih Mengetahui) lebih menyerupai firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan tidaklah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa) Kemudian Allah memberitahukan di sini dengan ungkapan lain yang lebih khusus dari hal itu, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa) (Surah Asy-Syu'ara: 10) Firman Allah سبحانه وتعالى: (tetapi (Kami beritahukan itu kepadamu) sebagai rahmat dari Tuhanmu) yaitu kamu tidak menyaksikan sesuatupun dari hal itu, tetapi Allah memberikan wahyu dan memberitahukan kepadamu dengan hal itu sebagai rahmat dariNya kepadamu dan semua hamba yang engkau diutus kepada mereka (supaya kamu memberi peringatan kepada kaum (Quraisy) yang sekali-kali belum datang kepada mereka pemberi peringatan sebelum kamu agar mereka ingat) yaitu, agar mereka mendapat petunjuk dari apa yang kamu sampaikan kepada mereka dari Allah سبحانه وتعالى (Dan agar mereka tidak mengatakan ketika azab menimpa mereka disebabkan apa yang mereka kerjakan,"Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami”) yaitu Kami mengutusmu kepada mereka untuk menegakkan hujjah terhadap mereka dan agar terputuslah alasan mereka saat azab Allah datang menimpa mereka karena kekafiran mereka, sehingga mereka berhujjah bahwa belum pernah datang kepada mereka seorang utusan dan pemberi peringatan.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman setelah menyebutkan bahwa Dia telah menurunkan KitabNya yang diberkahi, yaitu Al-Qur'an: ((Kami turunkan Al-Quran itu) agar kamu (tidak) mengatakan, "Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami (Yahudi dan Nasrani) dan sungguh, kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca" (156) atau agar kamu (tidak) mengatakan, "Jikalau Kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka." Sungguh, telah datang kepadamu penjelasan yang nyata, petunjuk dan rahmat dari Tuhanmu.Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya? Kelak, Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan azab yang keras, karena mereka selalu berpaling (157)) (Surah Al-An’am)
Sumber: https://tafsirweb.com/7097-surat-al-qashash-ayat-47.html
Informasi
Surat
القصص (Al-Qasas)
Kisah-Kisah — 88 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
47 dari 88 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 391
Ruku
Ruku 338
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 78 (156/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3299 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-28