القصص (Al-Qasas)
Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
فَأْتُوْا
maka datangkanlah olehmu
بِكِتٰبٍ
dengan sebuah Kitab
مِّنْ
dari
عِنْدِ
sisi
اللّٰهِ
Allah
هُوَ
ia
اَهْدٰى
lebih memberi petunjuk
مِنْهُمَآ
daripada keduanya
اَتَّبِعْهُ
aku mengikutinya
اِنْ
jika
كُنْتُمْ
kalian adalah
صٰدِقِيْنَ
orang-orang yang benar
﴿٤٩﴾
Katakanlah (Muhammad), “Datangkanlah olehmu sebuah kitab dari sisi Allah yang kitab itu lebih memberi petunjuk daripada keduanya (Taurat dan Al-Qur'an), niscaya aku mengikutinya, jika kamu orang yang benar.”
3301 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
katakanlah (wahai Rasul) kepada mereka, “Datangkanlah oleh kalian satu kitab dari sisi Allah yang lebih lurus petunjuknya daripada Taurat dan al-Qur’an, niscaya aku akan mengikutinya, jika kalian adalah orang-orang yang benar dalam pengakuan kalian.”
Sumber: https://tafsirweb.com/7099-surat-al-qashash-ayat-49.html
Tafsir as-Sa'di
49. Akan tetapi, apakah kekafiran mereka kepada keduanya sebagai upaya untuk mencari kebenaran dan mengikuti perintah yang ada pada mereka itu lebih baik daripada keduanya, ataukah hanya sekedar hawa nafsu? Allah berfirman seraya mengharuskan mereka dengan hal itu, “Katakanlah, ‘Datangkanlah olehmu sebuah kitab dari sisi Allah yang kitab itu lebih (dapat) memberi petunjuk daripada keduanya’,” maksudnya, daripada Taurat dan al-Quran “niscaya aku mengikutinya, jika kamu sungguh orang-orang yang benar,” tidak ada jalan bagi mereka dan bagi selain mereka untuk menghadirkan seperti keduanya, karena sesungguhnya dunia ini semenjak diciptakan oleh Allah belum pernah menyaksikan seperti dua kitab ini sebagai ilmu, petunjuk, penjelasan, dan rahmat untuk manusia.Ini merupakan puncak keadilan dari seorang da’i kalau ia mengatakan, “Tujuanku adalah kebenaran, petunjuk dan jalan yang lurus, dan sesungguhnya aku datang kepada kalian dengan membawa kitab yang mencakup hal-hal itu semua yang sejalan dengan kitab Nabi Musa; maka kita semua wajib mematuhi dan mengikuti keduanya, karena keduanya sebagai petunjuk dan kebenaran. Jika kalian bisa datang kepadaku dengan satu kitab dari sisi Allah yang lebih baik daripada keduanya, niscaya aku mengikutinya, namun jika tidak, maka aku sama sekali tidak akan meninggalkan petunjuk dan kebenaran yang telah aku ketahui disebabkan sesuatu yang bukan petunjuk dan kebenaran.
Sumber: https://tafsirweb.com/7099-surat-al-qashash-ayat-49.html
Tafsir Al-Wajiz
49. Katakanlah wahai Rasul sebagai jawaban atas kekufuran mereka kepada dua kitab ini: "Maka kalian hadirkan saja sebuah kitab dari sisi Allah yang kitab itu lebih bisa leboih bagus dalam rangka memberi petunjuk daripada Alquran dan Taurat Niscaya aku akan mengikutinya, jika kamu memang orang-orang yang benar atas apa yang kalian katakan".
Sumber: https://tafsirweb.com/7099-surat-al-qashash-ayat-49.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 48-51 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang kaum yang seandainya mereka diazab sebelum tegaknya hujjah atas mereka, maka mereka berhujjah bahwa belum pernah datang kepada mereka seorang rasul pun, tetapi ketika datang kebenaran dari sisi Allah سبحانه وتعالى melalui lisan nabi Muhammad ﷺ. Mereka berkata dengan maksud membangkang, mengingkari, kafir, bodoh, dan tidak percaya: (Mengapakah tidak diberikan kepadanya (Muhammad) seperti yang telah diberikan kepada Musa dahulu?) Maksud mereka (hanya Allah yang lebih Mengetahui) mukjizat-mukjizat yang banyak seperti tongkat, tangan, banjir, belalang, kutu, katak, darah, dan paceklik karena kekurangan tanaman dan buah-buahan yang menyulitkan musuh-musuh Allah. Seperti terbelahnya laut, dinaungi oleh awan kemanapun pergi, diturunkannya manna dan salwa dan mukjizat-mukjizat lainnya yang jelas dan hujjah-hujjah yang mengalahkan musuh, yang semuanya itu diberikan Allah سبحانه وتعالى kepada nabi Musa sebagai hujjah dan bukti kebenarannya terhadap Fir'aun dan para pembesarnya, serta Bani Israil.Sekalipun demikian, nabi Musa tidak memperoleh keberhasilan terhadap Fir'aun dan para pembesar kaumnya, bahkan mereka ingkar kepada nabi Musa dan nabi Harun, sebagaimana mereka berkata kepada keduanya: (Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi? Kami tidak akan mempercayai kamu berdua (78)) (Surah Yunus) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (Dan bukankah mereka itu telah ingkar (juga) kepada apa yang diberikan kepada Musa dahulu?) yaitu, bukankah manusia mengingkari ayat-ayat yang besar yang disampaikan nabi Musa (mereka dahulu telah berkata, "Musa dan Harun adalah dua ahli sihir yang bantu-membantu”) yaitu saling membantu (dan mereka berkata (juga), "Sesungguhnya kami tidak mempercayai masing-masing mereka itu”) yaitu terhadap keduanya kami mengingkarinya. karena kedekatan antara nabi Musa dan nabi Harun hingga, maka dengan menyebut salah seorang dari keduanya berarti menyebut lainnya, sebagaimana seorang penyair berkata: “Apabila aku melangkah ke sebuah negeri, aku tidak tahu takdir baik yang akan aku dapatkan ataukah yang lain” yaitu aku tidak tahu takdir baik atau buruk yang akan menimpaku.Mujahid bin Jabar mengatakan bahwa orang-orang Yahudi memerintahkan kepada kaum Quraisy untuk mengatakan kepada nabi Muhammad ﷺ hal itu. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan bukankah mereka itu telah ingkar (juga) kepada apa yang diberikan kepada Musa dahulu?; mereka dahulu telah berkata, "Musa dan Harun adalah dua ahli sihir yang saling membantu") yaitu nabi Musa dan nabi Harun (yang saling membantu) yaitu keduanya saling membantu, saling menolong dan membenarkan satu sama lain. Terkait hal ini Sa'id bin Jubair dan Abu Razin berkata tentang firmanNya, (sahirani) maksud mereka yaitu nabi Musa dan nabi Harun.Pendapat ini adalah pendapat yang baik. Hanya Allah yang lebih mengetahui. Adapun ulama yang membacanya (sihrani tazaahara) Ali bin Abi Thalhah dan Al-Aufi meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa yang mereka maksud adalah Taurat dan Al-Qur'an.Telah diketahui bagi semua orang yang berakal, bahwa Allah سبحانه وتعالى tidak menurunkan suatu kitab dari langit di antara kitab-kitab yang Dia turunkan kepada nabi-nabiNya dalam bentuk yang lebih sempurna, lebih menyeluruh, lebih fasih, lebih agung, dan lebih mulia dari dari Kitab yang diturunkan kepada nabi Muhammad ﷺ, yaitu Al-Qur’an. Setelah itu dalam kemuliaan dan kebesarannya adalah kitab yang Dia turunkan kepada nabi Musa yaitu kitab yang disebutkan Allah dalam firmanNya: (Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya) (Surah Al-Maidah: 44) dan kitab Injil diturunkan hanya untuk menyempurnakan kitab Taurat dan menghalalkan sebagian dari apa yang diharamkan atas Bani Israil.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Datangkanlah olehmu sebuah kitab dari sisi Allah yang kitab itu lebih (dapat) memberi petunjuk daripada keduanya (Taurat dan Al-Qur'an) niscaya aku mengikutinya, jika kalian sungguh orang-orang yang benar (49)) yaitu dalam membela kebenaran dan menentang kebathilan. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu)) yaitu jika mereka tidak menjawab apa yang kamu katakan kepada mereka dan mereka tetap tidak mau mengikuti kebenaran (ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka)) yaitu tanpa dalil dan alasan (Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah) yaitu tanpa alasan yang diambil dari Kitab Allah (Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al-Qur'an) kepada mereka) As-Suddi berkata, Kami menjelaskan perkataan ini kepada mereka. Qatadah berkata bahwa Allah سبحانه وتعالى memberitahukan kepada mereka apa yang telah Dia perbuatterhadap umat terdahulu dan apa yang Dia lakukan sekarang (agar mereka mendapat petunjuk) Mujahid dan lainnya berkata tentang firmanNya: (telah Kami turunkan berturut-turut kepada mereka) yaitu kaum Quraisy dan inilah yang tampak.
Sumber: https://tafsirweb.com/7099-surat-al-qashash-ayat-49.html
Informasi
Surat
القصص (Al-Qasas)
Kisah-Kisah — 88 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
49 dari 88 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 391
Ruku
Ruku 338
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 78 (156/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3301 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-28