القصص (Al-Qasas)

Per AyatMushaf
وَمَآ
dan apa (saja)
اُوْتِيْتُمْ
diberikan kepadamu
مِّنْ
dari
شَيْءٍ
sesuatu
فَمَتَاعُ
maka kesenangan
الْحَيٰوةِ
kehidupan
الدُّنْيَا
duniawi
وَزِيْنَتُهَا
dan perhiasannya
ۚوَمَا
dan apa (saja)
عِنْدَ
disisi
اللّٰهِ
Allah
خَيْرٌ
lebih baik
وَّاَبْقٰىۗ
dan lebih kekal
اَفَلَا
apakah maka tidak
تَعْقِلُوْنَ
kalian menggunakan akal
ࣖ
﴿٦٠﴾
Dan apa saja (kekayaan, jabatan, keturunan) yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kesenangan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Tidakkah kamu mengerti?
3312 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Apa saja yang diberikan kepada kalian (wahai manusia) dari segala sesuatu berupa harta benda dan anak-anak, maka sesungguhnya itu hanyalah merupakan kenikmatan yang kalian bersenang-senang dengannya di kehidupan dunia ini dan merupakan perhiasan yang dijadikan penghias. Sedang apa yang ada di sisi Allah bagi orang-orang yang taat dan loyal kepadaNya adalah lebih baik dan lebih kekal; karena bersifat langgeng tanpa pernah habis. Maka apakah kalian tidak memiliki akal (wahai sekalian kaum) untuk merenung dengannya, sehingga kalian menjadi tahu antara kebaikan dari keburukan?

Sumber: https://tafsirweb.com/7110-surat-al-qashash-ayat-60.html

Tafsir as-Sa'di

60. Ini adalah dorongan dari Allah kepada hamba-hambaNya untuk bersikap zuhud di dunia dan tidak terpedaya dengannya, dan untuk selalu mengharapkan kehidupan akhirat, menjadikannya sebagai tujuan dan dambaan seseorang. Dan Allah mengabarkan kepada mereka bahwa seluruh apa saja yang diberikan kepada manusia, seperti emas, perak, berbagai hewan ternak, harta benda, wanita, anak-anak, berbagai jenis makanan, minuman, dan berbagai kelezatan, semuanya adalah kenikmatan kehidupan dunia dan perhiasannya.Maksudnya, semua itu hanya dinikmati dalam waktu yang relative singkat, kesenangan sementara, penuh dengan kesulitan, bercampur dengan himpatan. Ia hanya bisa dijadikan sebagai perhiasan dalam waktu yang singkat untuk berbangga-bangga dan riya; kemudian ia akan sirna dengan cepat, dan ia akan musnah semuanya, dan pelakunya tidak akan mendapatkan sesuatu kecuali penyesalan, keluh kesah, kegagalan dan tidak mendapatkan kebaikan. “Sedang apa yang di sisi Allah” berupa kenikmatan abadi dan kehidupan yang menyenangkan “adalah lebih baik dan lebih kekal” lebih utama kualitas dan kuantitasnya, dan ia kekal abadi sepanjang masa. “Maka apakah kamu tidak memahaminya?” maksudnya, apakah kalian tidak mempunyai akal untuk mempertimbangkannya, yang mana dari dua perkara itu yang seharusnya diutamakan? Dan negeri yang mana yang lebih berhak untuk dikerahkan amal perbuatan untuknya?Hal ini membuktikan bahwa hal itu sesuai (dengan kadar) kesadaran akal seseorang, maka dia akan lebih mengutamakan akhirat daripada dunia; dan bahwa sebenarnya tidaklah seseorang lebih mengutamakan kehidupan dunia melainkan karena akalnya kurang!

Sumber: https://tafsirweb.com/7110-surat-al-qashash-ayat-60.html

Tafsir Al-Wajiz

60. Dan apa saja yang Kami berikan berupa kanikmatan dunia itu hanya harta benda yang sedikit dan hiasan nyata yang dapat kalian nikmati dalam kehidupan dunia kalian kemudian menghilang dari pandangan kalian. Dan apa yang ada di sisi Allah berupa pahala dan balasan akhirat di surga itu lebih baik daripada harta yang menghilang karena pahala itu abadi.Apakah kalian tidak berpikir bahwa sesuatu yang abadi itu lebih baik daripada suatu kefanaan yang akan hilang?!

Sumber: https://tafsirweb.com/7110-surat-al-qashash-ayat-60.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 60-61 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang kecilnya dunia, perhiasan yang rendah, dan kemewahan yang fana dibandingkan dengan apa yang disediakan Allah kepada hamba-hambaNya yang shalih di akhirat berupa nikmat yang agung dan menetap, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal) (Surah An-Nahl: 96) dan (Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti) (Surah Ali Imran: 198) dan (padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit)) (Surah Ar-Ra'd: 26) serta (Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi (16) Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal (17)) (Surah Al-A'la) Rasulullah ﷺ bersabda:”Demi Allah, tiadalah kehidupan di dunia ini dibandingkan dengan akhirat melainkan sebagaimana seseorang dari kalian mencelupkan jari telunjuknya ke laut, maka hendaknya dia memperhatikan apakah yang dia peroleh darinya?” Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka apakah kamu tidak memahaminya?) yaitu tidakkah orang yang mendahulukan dunia di atas akhirat itu menggunakan akalnya.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga), lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi, kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)? (61)) Allah سبحانه وتعالى berfirman,”Apakah orang yang beriman dan membenarkan apa yang telah dijanjikan Allah atas amal shalih yang dikerjakan berupa pahala yang pasti dia dapatkan, sebagaimana orang kafir dan mendustakan hari pertemuan dengan Allah serta mendustakan janji dan ancamanNya, dan hal itu hanya kenikmatan di dunia yang sangat sebentar. (kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?) Mujahid dan Qatadah berkata bahwa maknanya adalah orang-orang yang diazab Ini sebagaimana Allah سبحانه وتعالى yang memberitahukan tentang orang mukmin itu saat dia lebih mulia kedudukannya di tingkatan yang tinggi daripada temannya yang berada di tingkatan rendah, lalu dia berkata: (jikalau tidaklah karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka) (57)) (Surah Ash-Shaffat: 57)

Sumber: https://tafsirweb.com/7110-surat-al-qashash-ayat-60.html

Informasi

Surat

القصص (Al-Qasas)

Kisah-Kisah — 88 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

60 dari 88 ayat

Juz

Juz 20

Halaman

Halaman 393

Ruku

Ruku 339

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 79 (157/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3312 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-28